• Home
  • Berita Lokal
  • Asyik Berduaan di Kos-kosan, 12 Pasangan Mesum Diamankan Polisi

Lokal
Share this on:

Asyik Berduaan di Kos-kosan, 12 Pasangan Mesum Diamankan Polisi

  • Asyik Berduaan di Kos-kosan, 12 Pasangan Mesum Diamankan Polisi
  • Asyik Berduaan di Kos-kosan, 12 Pasangan Mesum Diamankan Polisi

TEGAL - 12 orang pasangan muda-mudi diamankan polisi dari beberapa tempat kos, Rabu (14/11) pagi. Mereka kedapatan tengah berduaan dalam kamar, tanpa surat keterangan resmi.

Kegiatan dilakukan dengan menyisir sejumlah tempat kos di Kota Tegal. Di antaranya di Jalan Slamet, Randugunting, Debong, dan Pesurungan.

Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto melalui Kasat Sabhara AKP Nasoir mengatakan untuk menekan penyakit masyarakat (pekat), Polres Tegal Kota giat melakukan razia. Kegiatan dilakukan dengan mendatangi sejumlah tempat kos, penginapan, dan hotel.

"Kita lakukan operasi tipiring untuk menekan angka penyakit masyarakat," katanya.

Dari kegiatan itu, kata Nasoir, polisi berhasil mengamankan 12 pasangan tak sah. Mereka diamankan saat tengah berduaan dalam kamar, namun tidak bisa menunjukan surat keterangan yang sah sebagai suami istri.

"Mereka diamankan karena kedapatan berduaan dalam satu kamar di sejumlah tempat kos yang ada," jelasnya.

Ke-12 pasangan itu selanjutnya di bawa ke Kantor Polres Tegal Kota untuk didata. Selanjutnya akan diserahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tegal untuk disidang. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tiga Pembobol ATM Pakai Tusuk Gigi Dibolongi Polisi

Tiga Pembobol ATM Pakai Tusuk Gigi Dibolongi Polisi

Tiga pelaku pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) di Jawa dan Sumatera terpaksa dilumpuhkan polisi dengan timah panas di kakinya, Rabu (12/12).


Tolak Pembongkaran, Perempuan Berhijab Hadang Alat Berat Petugas

Tolak Pembongkaran, Perempuan Berhijab Hadang Alat Berat Petugas

Warga di sepanjang Jalur Pantura Desa Grinting Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes terlibat cekcok dengan polisi, yang mengawal proses pembongkaran jembatan.


Diduga Kelebihan Muatan, Sopir Truk Maut Ditetapkan Jadi Tersangka

Diduga Kelebihan Muatan, Sopir Truk Maut Ditetapkan Jadi Tersangka

Polisi akhirnya menetapkan Wasroni (35), sopir truk maut yang menewaskan lima orang di Bumiayu, Senin (10/12) kemarin.


Kasihan, Bayi 40 Hari Tak Punya Anus

Kasihan, Bayi 40 Hari Tak Punya Anus

Malang nian nasib bayi pasangan Resi Oktaviana (21) dan Manis (25), warga Desa Wlahar Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes ini.


AKBP Siti Rondhijah Siap Tuntaskan Sejumlah PR Polisi

AKBP Siti Rondhijah Siap Tuntaskan Sejumlah PR Polisi

Tampuk pimpinan Polres Tegal Kota resmi berpindah dari AKBP Jon Wesly Arianto kepada AKPB Siti Rondhijah.


Polisi Tunggu Visum Penyebab Kematian Pedagang Pasar Krandon

Polisi Tunggu Visum Penyebab Kematian Pedagang Pasar Krandon

Hingga saat ini jajaran Kepolisian masih berupaya mengungkap kematian Evy Trianto (35) pedagang yang ditemukan tewas di dalam kiosnya.


Hendak Jual 20 Ton Pupuk Bersubsidi, Pengecer Perempuan Digerebek Polisi

Hendak Jual 20 Ton Pupuk Bersubsidi, Pengecer Perempuan Digerebek Polisi

20 ton pupuk bersubsidi yang hendak dijual ke Kendal dengan harga di atas harga eceran tertinggi (HET) diamankan Tim Resmob Satreskrim Polres Tegal.


Dua Laki-laki dan Seorang Perempuan Pembobol ATM Disergap di Jalur Pantura

Dua Laki-laki dan Seorang Perempuan Pembobol ATM Disergap di Jalur Pantura

Sebanyak tiga orang yang diduga kawanan sindikat pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) ditangkap polisi, Rabu (5/12).


Razia di Jalur Pantura, Polisi Tepis terkait Reuni 212

Razia di Jalur Pantura, Polisi Tepis terkait Reuni 212

Menjelang aksi bertajuk Reuni Akbar 212 di Jakarta, jajaran Polres Tegal menggelar razia kendaran yang melintasi jalan pantura Kecamatan Warureja, Sabtu (1/12).


Lima Oknum Wartawan di Pemalang Peras Rp40 Juta Per Kepala Sekolah

Lima Oknum Wartawan di Pemalang Peras Rp40 Juta Per Kepala Sekolah

Polisi alhirnya menetapkan lima oknum wartawan, yakni, Sunardi (48); Sutrisno (46); Riyanto (39); Nawang Elin (43); dan Aris Hadi (36), sebagai tersangka.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!