Lokal
Share this on:

Balo-Balo Curi Perhatian Warga Tasikmalaya

ATRAKTIF - Wali Kota Tegal didampingi Plt Sekda diiringi rombongan balo-balo tampil atraktif saat Karnaval Budaya Tasik Oktober Festival, kemarin. (humas pemkot tegal for radartegal.com)

TASIKMALAYA - Penampilan kesenian khas Kota Tegal Balo-balo yang tergolong unik, berhasil mencuri perhatian ribuan penonton yang membanjiri Karnaval Budaya dalam rangka Tasik Oktober Festival, Minggu (14/10) lalu. Sebagai bentuk apresiasi Wali Kota Tegal bersama rombongan Kepala OPD Kota Tegal ikut menari menyambut antusiasme masyarakat yang hadir.

Kemeriahan Karnaval Budaya, semakin terlihat saat Wali Kota Tegal Nursholeh didampingi Plt Sekda dan Ketua TP PKK Kota Tegal mengikuti alunan irama yang dimainkan 20 seniman Balo-Balo. Sebab, bersama dengan 16 kota sebagai anggota Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) III Apeksi juga turut berpartisipasi menampilkan kesenian yang bersamaan dengan Hari Jadi (HUT) Kota Tasikmalaya ke 17 tersebut.

Rombongan Kesenian Balo-Balo, tampil setelah Kota Salatiga yang diawali dengan kesenian dari rombongan Kota Yogyakarta sebagai peserta Apeksi. Selain itu, sesampainya di panggung kehormatan Wali Kota Tegal beserta Istri memberikan cindermata kepada Wali Kota Tasikmalaya.

Nursholeh menyampaikan, respon positif masyarakat Tasikmalaya menyaksikan kontingen Kota Tegal terlihat dari banyaknya warga yang ikut bernyanyi hingga berusaha menyalami langsung Wali Kota Tegal saat Kontingen Balo Balo lewat. Menurutnya, partisipasi Kota Tegal dalam karnaval budaya tersebut memang bertujuan untuk semakin menggencarkan promosi kesenian dan kebudayaan khas Kota Tegal.

"Balo-Balo dipilih, karena menjadi ciri khas kesenian Kota Tegal sebagai daerah pesisir di Pantura Barat agar semakin di kenal luas," tegasnya. (syf/ela/zul)


Berita Sejenis

Dukungan Moril untuk Papua Warnai Karnaval Pemalang

Dukungan Moril untuk Papua Warnai Karnaval Pemalang

Dukungan moril untuk warga Papua terus berdatangan dari segala penjuru.


Wanita Muda yang Nikahi Kakek 83 Tahun Itu ternyata Janda

Wanita Muda yang Nikahi Kakek 83 Tahun Itu ternyata Janda

Masih ingat dengan Nuraeni (27), warga Desa Jatilaba Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal yang menikah dengan Sudirgo (83) tahun?


Soal Alih Status, Pemkab Tegal Diminta Jangan Paksakan Kehendak

Soal Alih Status, Pemkab Tegal Diminta Jangan Paksakan Kehendak

Mengambangnya alih status desa menjadi kelurahan di Desa Slawi Kulon, Kecamatan Slawi mendapat perhatian serius


Sakit Hati Dipecat, Kakak Beradik Nekat Curi 31 Laptop

Sakit Hati Dipecat, Kakak Beradik Nekat Curi 31 Laptop

Gara-gara sakit hati dipecat dari pekerjaannya sebagai tukang kebun, tiga orang nekat mencuri sejumlah laptop dan barang elektronik lainnya.


Ramaikan HUT Kemerdekaan, Warga Tanjungsari Bikin Karnaval Bergiliran

Ramaikan HUT Kemerdekaan, Warga Tanjungsari Bikin Karnaval Bergiliran

Warga di dusun Tanjungsari Kelurahan Sugihwaras, Kecamatan Pemalang, punya cara sendiri meramaikan HUT Kemerdekaan.


Gas Elpiji 3 Kg di Tegal Langka, Begini Tanggapan Pertamina

Gas Elpiji 3 Kg di Tegal Langka, Begini Tanggapan Pertamina

Sejumlah warga belakangan kelimpungan, karena kesulitan mencari gas LPG 3 kilogram.


Kenal Singkat, Kakek 83 Tahun di Tegal Nikahi Gadis 27 Tahun

Kenal Singkat, Kakek 83 Tahun di Tegal Nikahi Gadis 27 Tahun

Sudirgo (83), warga warga RT 3 RW 5 Desa Pagerbarang, Pagerbarang Kabupaten Tegal menyunting Nuraeni (22) asal Desa Jatilaba, Margasari Kabupaten Tegal, Minggu


Momen Hari Merdeka, Warga Dukuh Kalisusu Didrop Air Bersih

Momen Hari Merdeka, Warga Dukuh Kalisusu Didrop Air Bersih

Warga Dukuh Kalisusu RT 32 RW 14 Desa Karanganyar, Kecamatan Kedungbanteng, Sabtu (17/8) didroping air bersih oleh BPBD Kabupaten Tegal.


Saat Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Ini Baru Tahu 'Burung'nya Loyo

Saat Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Ini Baru Tahu 'Burung'nya Loyo

Kesepian lama ditinggal setahun istrinya, Daryono (47), warga Dukuh Jubang, Kertasari, Suradadi, Kabupaten Tegal nekat menyetubuhi anak dibawah umur.


Warga Desa Lebaksiu Kidul Dilatih Ecoprint Teknik Pounding

Warga Desa Lebaksiu Kidul Dilatih Ecoprint Teknik Pounding

Tim II KKN Universitas Diponegoro (Undip) Lebaksiu Kidul menggelar Pelatihan Ecoprint dengan Teknik Pounding.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!