Lokal
Share this on:

Banjir Akibat Kali Jembangan Meluap Mulai Surut

  • Banjir Akibat Kali Jembangan Meluap Mulai Surut
  • Banjir Akibat Kali Jembangan Meluap Mulai Surut

SURUT - Banjir di Desa Ujungrusi akibat meluapnya Kali Jembangan kondisinya kini mulai surut. (Iman Teguh S/radartegal.com)

SLAWI - Dampak meluapnya Kali Jembangan di Desa Ujungrusi Kecamatan Adiwerna, Senin (8/4) semalam, membuat puluhan rumah warga yang berada di wiayah RT 27 RW 03 Desa Ujungrusi terendam.

Warga RT 27 RW 03 Desa Ujungrusi, Awaludin, Selasa (9/4) mengatakan, akibat meluapnya Kali Jembangan membuat rumah warga yang berada di sepanjang bibir sungai terendam. Namun khusus warga di RT 27, kata dia, luapan air Kali Jembangan tidak merasakan dampak yang begitu parah. Hanya bagian belakang rumah saja yang sedikit terendam.

"Bagi warga RT 27 kejadian seperti itu sudah biasa. Jika air Kali Jembangan meluap pasti airnya masuk ke rumah. Tapi nanti surut sendiri," katanya.

Warga yang tinggal di sepanjang Kali Jembangan, imbuh Awaludin, sudah terbiasa dengan kondisi seperti itu. Karena sering terjadi. Bagi warga, sudah dianggap seperti ‘agenda rutin tahunan’. Sayangnya, kejadian rutin ini penangannya tidak segera dilakukan pemerintah.

Kali Jembangan sendiri terhubung dengan Kali Jetis Singkil. Kali Jetis Singkil sudah berulang kali diusulkan agar dilakukan pengerukan. Tapi hingga saat ini belum ada realisasinya.

"Warga sudah bosan mengusulkan ke Pemkab supaya segera dilakukan normalisasi. Tapi nyatanya hingga kini belum ada tanggapan positif. Makanya warga hanya bisa pasrah, sambil menunggu pemerintah melakukan normalisasi," ujarnya.

Saat banjir semalam, sejumlah barang elektronik milik warga juga banyak yang rusak. (guh/wan)

Berita Sebelumnya

Kota Tegal Kembali Dikepung Banjir
Kota Tegal Kembali Dikepung Banjir

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Banyak Pengendara Tak Tahu Penerapan Ruang Henti Khusus

Banyak Pengendara Tak Tahu Penerapan Ruang Henti Khusus

Dinas Perhubungan (Dishub) Pemalang mulai menerapkan Ruang henti khusus (RHK) bagi roda dua di sejumlah traffic light di kawasan perkotaan.


Aliran Listrik Diputus Sementara, Alun-alun Tegal 'Gelap Gulita'

Aliran Listrik Diputus Sementara, Alun-alun Tegal 'Gelap Gulita'

Alun-alun Tegal mulai, Jumat (11/10) malam ini, digelapkan sementara.


Ingin Makan Daging Landak, Dua Warga Malah Terancam 6 Tahun Penjara

Ingin Makan Daging Landak, Dua Warga Malah Terancam 6 Tahun Penjara

Peristiwa terbakarnya hutan pinus di Petak 4A Bukit Clirit Desa Kalibakung Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal, Minggu (6/10) mulai terkuak.


Simpati untuk Endri Terus Berdatangan

Simpati untuk Endri Terus Berdatangan

Atas kegigihannya membantu ekonomi keluarga dengan berjualan kue keliling, Endianto Asep Sunoto mulai mendapatkan banyak simpati dari masyarakat.


Dimodusi Nyari Jangkrik, Kakek di Brebes Cabuli Siswa SD Dua Kali

Dimodusi Nyari Jangkrik, Kakek di Brebes Cabuli Siswa SD Dua Kali

Tindakan kakek di Kabupaten Brebes ini sungguh biadab dan tak patut dicontoh.


Penurunan Pondasi, Usia Jembatan Kali Putih Diprediksi Tinggal 2-3 Tahun

Penurunan Pondasi, Usia Jembatan Kali Putih Diprediksi Tinggal 2-3 Tahun

Komisi III DPRD Kabupaten Tegal melakukan inspeksi mendadak ke proyek-proyek pemerintah.


66 Rumah di Tanah PT. KAI Dekat Stasiun Tegal Dirobohkan

66 Rumah di Tanah PT. KAI Dekat Stasiun Tegal Dirobohkan

66 bangunan di 3 RT RW VII Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal yang dibangun di atas tanah milik PT KAI mulai dibongkar.


Kebakaran Gunung Slamet Mulai Padam, Relawan Masih Siaga

Kebakaran Gunung Slamet Mulai Padam, Relawan Masih Siaga

Meski sejumlah titik api yang membakar kawasan hutan di lereng gunung Slamet mulai padam, namun para relawan masih terus waspada di lokasi.


Soal Fasilitas GOR, Dewan Minta Bupati Serius Lakukan Pembenahan

Soal Fasilitas GOR, Dewan Minta Bupati Serius Lakukan Pembenahan

Pecinta olahraga sepakbola mulai keluhkan soal fasilitas GOR Trisanja yang dinilai minim.


Awas, Kebakaran Hutan Masuk ke Guci, Dua Kilometer Permukiman Warga

Awas, Kebakaran Hutan Masuk ke Guci, Dua Kilometer Permukiman Warga

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Lereng Gunung Slamet mulai masuk ke Guci.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!