Lokal
Share this on:

Banjir di Brebes, 19.751 Warga Masih Ngungsi

  • Banjir di Brebes, 19.751 Warga Masih Ngungsi
  • Banjir di Brebes, 19.751 Warga Masih Ngungsi

BREBES - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes mencatat sedikitnya ada 19.751 jiwa dari sejumlah wilayah di Kabupaten Brebes terpaksa mengungsi akibat rumah mereka masih tergenang banjir, Senin (12/2) lalu.

Sejumlah pengungsi menyempatkan pulang ke rumah untuk membersihkan usai banjir mulai surut, kemarin. Meski demikian, ratusan rumah dan areal pertanian masih tergenang banjir. Sebagian wilayah yang masih terendam banjir tersebar di Kecamatan Brebes, Jatibarang dan Kecamatan Wanasari.

"Untuk pengungsi saat ini sudah ditempatkan di beberapa titik. Beberapa kembali ke rumah tapi masih ada yang bertahan karena rumahnya masih tergenang," ungkap Kepala BPBD Kabupaten Brebes Eko Andalas.

Eko mengungkapkan saat ini pihaknya masih menyiapkan tempat pengungsian untuk warga yang rumahnya masih tergenang. Hingga kemarin siang, jumlah pengungsi sudah berkurang tinggal ratusan orang. "Seperti di gedung DPRD sedikitnya ada 200-an pengungsi dan di kantor Dinas Pengairan sekitar 300-an," ujarnya.

"Jumlah tersebut berangsur berkurang, karena warga memilih kembali ke rumah untuk membersihkan rumah dari sisa-sisa banjir kemarin. Seperti di GOR jumlah pengungsi sudah tidak ada," lanjutnya.

Meski pengungsi sudah berangsur kembali ke rumah masing-masing, namun pihaknya tetap siaga mengingat potensi banjir masih bisa terjadi sewaktu-waktu seiring dengan masih tingginya hujan di wilayah selatan.

Apalagi, meski saat ini sudah ada beberapa rumah yang mulai surut. Namun, ada sekitar puluhan rumah yang masih tergenang banjir. Misalnya di Desa Sidamulya. "Di Sidamulya misalnya, masih ada yang tergenang banjir. Sebab aliran airnya kurang memadai, sehinga menyebabkan genangan air," jelasnya.

Saat ditanya berapa jumlah kerugian, Eko menjelaskan pihaknya saat ini masih fokus dalam tahap penanganan pascabanjir. Dengan artian, saat ini pihaknya masih menghitung kerugian materil pascabanjir Brebes.

"Belum, jumlah kerugian belum kita ketahui. Yang jelas kita fokus pada penanganan korban banjir bagaimana bisa tersalurkan bantuan," ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Brebes Budhiarso mengungkapkan hal yang sama. Pihaknya saat ini masih fokus dalam pemberian bantuan kepada para korban banjir. Meski demikian, pihaknya sudah menyurul PPL untuk turun langsung ke lapangan.

"Yang jelas kita fokus penanganan pascabanjir dulu. Untuk lahan yang terkena banjir kita sudah turunkan PPL," pungkasnya. (ded/ism/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Di Brebes, Bikin KTP Elektronik Tak Perlu Pakai Surat Pengantar RT/RW

Di Brebes, Bikin KTP Elektronik Tak Perlu Pakai Surat Pengantar RT/RW

Warga di Kabupaten Brebes menyambut positif aturan baru terkait pembuatan TKP-el yang tidak lagi membutuhkan surat pengantar dari RT/RW.


Iseng Sebar Berita Hoaks soal Gempa, Facebooker Ditangkap Polisi

Iseng Sebar Berita Hoaks soal Gempa, Facebooker Ditangkap Polisi

Iseng posting berita gempa di Pulau Jawa, DP (25), seorang Facebooker, warga Kelurahan Keturen Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal ditangkap polisi.


Jalan Rusak Dibiarkan, Warga Ancam Demo Jalan Tol

Jalan Rusak Dibiarkan, Warga Ancam Demo Jalan Tol

Warga Desa Penarukan Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal mengancam bakal melakukan unjuk rasa di tengah-tengah Jalan Tol Trans Jawa Brebes Timur-Pemalang.


Istri yang Tewas Dipalu Kepalanya oleh Suaminya, ternyata Orang Brebes

Istri yang Tewas Dipalu Kepalanya oleh Suaminya, ternyata Orang Brebes

Tangis histeris pecah saat jenazah Junisah, 37, tiba di kampung halamannya di Dukuh Kalenpandan Desa Jatimakmur Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes.


Masuki Musim Hujan, Waspadai Angin Kencang

Masuki Musim Hujan, Waspadai Angin Kencang

Warga di wilayah Kabupaten Tegal dan sekitarnya diminta mewaspadai potensi terjadinya angin kencang setiap saat hingga memasuki musim penghujan pada akhir Novem


Dirazia, Pemilik Gubuk-gubuk Liar di Sungai Kemiri Bukan Warga Tegal

Dirazia, Pemilik Gubuk-gubuk Liar di Sungai Kemiri Bukan Warga Tegal

Dinas Sosial Kota Tegal kembali menggelar razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial, Rabu (14/11).


BPBD Mulai Antisipasi Bencana Banjir dan Longsor

BPBD Mulai Antisipasi Bencana Banjir dan Longsor

Potensi terjadinya banjir dan longsor di Kabupaten Tegal meningkat seiring mulai memasuki musim hujan.


Duh, 47 Ribu Keluarga Miskin di Kabupaten Tegal Masih BAB Sembarangan

Duh, 47 Ribu Keluarga Miskin di Kabupaten Tegal Masih BAB Sembarangan

Sebanyak 47.000 rumah tangga tidak mampu di Kabupaten Tegal masih belum memiliki jamban hingga akhir tahun ini.


Sawangan Ingin Gabung Brebes Selatan, Bupati: Hanya Candaan Warga

Sawangan Ingin Gabung Brebes Selatan, Bupati: Hanya Candaan Warga

Keinginan untuk bergabung dengan Kabupaten Brebes Selatan hasil pemekaran disebut muncul di kalangan warga Dukuh Sawangan Desa Sigedong Kecamatan Bumijawa.


Temani Ibunya Beli Bakso, Bocah Tujuh Tahun Dicabuli Pekerja Warung

Temani Ibunya Beli Bakso, Bocah Tujuh Tahun Dicabuli Pekerja Warung

Sungguh biadab apa yang dilakukan Kosid (27), warga Desa Jipang Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes ini.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!