• Home
  • Berita Lokal
  • Banyak Diprotes, Pengumuman Penerimaan Siswa SML di Pemalang Diundur

Lokal
Share this on:

Banyak Diprotes, Pengumuman Penerimaan Siswa SML di Pemalang Diundur

  • Banyak Diprotes, Pengumuman Penerimaan Siswa SML di Pemalang Diundur
  • Banyak Diprotes, Pengumuman Penerimaan Siswa SML di Pemalang Diundur

MENGADU - Para wali murid mengadu kepada panitia PPDB di SMK Negeri 1 Pemalang, kemarin. (sulung pamanggih/radar pemalang)

PEMALANG - Puluhan wali siswa di SMK Negeri 1 Pemalang mengadu lantaran pengumuman penerimaan peserta didik baru diundur. Mereka mengadu dan mempertanyakan peluang anaknya masuk di sekolah tersebut. Mengingat pendaftaran di sekolah negeri lain sudah ditutup.

Salah satu wali murid yang mendaftarkan anaknya dengan mengandalkan prestasi, kala itu bahkan mengaku bingung bilamana anaknya tidak diterima dan akhirnya tidak mendapat sekolah. Anaknya yang bernama Astias Nafiah merupakan siswa berprestasi terutama dalam bidang olahraga voli, namun menurutnya memiliki peluang tersingkir karena banyaknya peserta SKTM.

Dia mengaku sudah menanyakan peluang anaknya sejak hari Jumat (6/7) pukul 11.00 sekalian menarik berkasnya, bila tidak diterima. Namun, kata pihak sekolah, sudah tidak bisa diakses. Dia lalu datang lagi hari Senin dan diundur hari Rabu.

"Giliran sekarang hari Rabu diundur lagi sedangkan berkas belum diambil. Terus kalau anak saya kapiran nggak dapat sekolah bagaimana? Siapa yang mau nanggung?" katanya.

Hal yang sama juga disampaikan para wali murid yang lain. Rata-rata mereka kawatir anaknya tidak diterima karena mendaftar dengan jalur reguler.

Bidang kesiswaan SMK Negeri 1 Pemalang Untung Supriyadi mengatakan, terkait semua pengaduan akan ditampung dan disampaikan kepada kepala sekolah, yang hari itu kebetulan sedang tidak berada di tempatnya. "Semua pengaduan ini tetap kami terima, dan kami sampaikan kepada Kepala Sekolah," katanya.

Menurut Untung, jadwal pengumuman sebenarnya dilangsungkan Rabu (11/7). Namun hingga pukul 06.00 tadi, pihaknya belum menerima data resmi. Sehingga akan diundur hari Kamis (12/7), dan bisa dibuka secara online mulai pukul 00.00 WIB

Mundurnya pengumuman diduga karena pihak sekolah belum selesai melakukan kroscek verifikasi kebenaran SKTM. Namun, Untung mengaku, sama sekali tidak tahu, karena pengumuman tersebut wewenang provinsi. (sul/har/jpg)


Berita Sejenis

Tak Kunjung Pulang, ternyata Meninggal Jatuh dari Tebing Setinggi 4 Meter

Tak Kunjung Pulang, ternyata Meninggal Jatuh dari Tebing Setinggi 4 Meter

Tirah (55), warga Desa Tundagan Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang ditemukan meninggal dunia, jatuh dari tebing setinggi sekitar 4 meter.


Tiga Ruang Kelas Ambruk, Siswa MTs di Danawarih Ngungsi

Tiga Ruang Kelas Ambruk, Siswa MTs di Danawarih Ngungsi

Ruang kelas Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Huda Al Hasyimiyah Desa Danawarih Kecamatan Balapuang Kabupaten Tegal ambruk.


Punya Istri Tiga, Pelaku Penipuan Uang Ghoib Ajak Ritual Korbannya di Gunung dan Pantai

Punya Istri Tiga, Pelaku Penipuan Uang Ghoib Ajak Ritual Korbannya di Gunung dan Pantai

Kholis (sebelumnya ditulis Rokhim), warga Desa Sikasur Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang diringkus Unit Reskrim Polsek Adiwerna.


Lilin Jatuh, Nenek di Pemalang Tewas Terpangang Hidup-hidup

Lilin Jatuh, Nenek di Pemalang Tewas Terpangang Hidup-hidup

Karsem (90), warga Desa Randudongkal Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang meninggal dengan cara yang tragis.


Deklarasi Solo, Bupati dan Wabup Pemalang Diklarifikasi Bawaslu

Deklarasi Solo, Bupati dan Wabup Pemalang Diklarifikasi Bawaslu

Bupati Pemalang H. Junaedi dan Wakil Bupati H. Martono diperiksa Bawaslu Pemalang, Kamis (7/2).


Salah Jalur, Empat Siswa SD Terpelest dan Jatuh dari Gunung Anjing

Salah Jalur, Empat Siswa SD Terpelest dan Jatuh dari Gunung Anjing

Empat siswa SD terjatuh dari bukit Gunung Anjing di Desa Batunyana Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal.


2,6 Persen Warga Kota Tegal Derita Kanker, Paling Banyak Serviks dan Mamae

2,6 Persen Warga Kota Tegal Derita Kanker, Paling Banyak Serviks dan Mamae

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal menyebutkan 2,6 persen warga Kota Bahari merupakan penderita penyakit kanker berbahaya.


Dipublikasikan, Dua Tersangka Pembacokan Sadis Siswa di Tegal Menangis

Dipublikasikan, Dua Tersangka Pembacokan Sadis Siswa di Tegal Menangis

Polisi sudah menetapkan dua tersangka pengeroyokan dan pembacokan terhadap tiga remaja di Desa Setu Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal.


Temannya Meninggal Dibacok, Siswa SMK Peristek Diminta Tak Simpan Dendam

Temannya Meninggal Dibacok, Siswa SMK Peristek Diminta Tak Simpan Dendam

Guru, dan siswa SMK Peristek Pangkah Kabupaten Tegal menggelar doa bersama menyusul meninggalnya Dimas Nur Afandi (16).


Sempat Buron, Pelaku Pembacokan yang Tewaskan Siswa SMK Akhirnya Ditangkap

Sempat Buron, Pelaku Pembacokan yang Tewaskan Siswa SMK Akhirnya Ditangkap

DP (15), salah seorang pelaku pembacokan terhadap tiga remaja yang menewaskan salah seorang korbannya, akhirnya berhasil ditangkap, kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!