Lokal
Share this on:

Banyak Penyimpangan Peruntukkan, Dewan Ubah Perda RTRW

  • Banyak Penyimpangan Peruntukkan, Dewan Ubah Perda RTRW
  • Banyak Penyimpangan Peruntukkan, Dewan Ubah Perda RTRW

SLAWI - DPRD Kabupaten Tegal akan merubah isi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2012 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tegal Tahun 2012-2032. Hal ini karena banyaknya wilayah yang sudah berubah peruntukannya dan tidak sesuai dengan perda tersebut.

Perubahan tersebut dibahas di Panitia Khusus (Pansus) X yang sudah dibentuk. Pansus X sudah mulai melakukan pembahasan Senin (8/1). "Terdapat wilayah-wilayah yang peruntukannya sudah menyimpang dari Perda RTRW," kata Ketua Pansus X, Agus Salim, kemarin.

Perubahan peruntukkan itu, Agus melanjutkan, di antaranya terutama pada lahan pertanian yang beralih fungsi menjadi perumahan, dan industri. Karena itu Perda RTRW harus disesuaikan. "Kami mencoba merubah RTRW sesuai dengan kodisi di lapangan," ujar Agus.

Menurut dia, penyimpangan kawasan dengan Perda RTRW merata di 18 kecamatan. Seperti wilayah di sepanjang pantura Kabupaten Tegal, dan di wilayah Kecamatan Pagerbarang.

"Dalam Perda RTRW kawasan di pantura sebagai kawasan hijau, tapi sekarang beberapa kawasan telah berdiri pabrik. Ada juga pabrik yang berdiri di tengah permukian," tandas politisi PKB ini.

Agus mengatakan, kondisi itu harus dirubah menjadi kawasan industri khusus. Sebab, jika tetap dijadikan kawasan pemukiman, maka pabrik tersebut tidak bisa ekspor. "Begitu juga di Pagerbarang. RTRW-nya akan dirubah menjadi kawasan industri non polusi, karena beberapa sudah berdiri indutri di situ," jelasnya.

Meski demikian, Agus menyebut tidak semua kawasan yang peruntukannya menyimpang akan dirubah peruntukannya dalam Perda RTRW. Jika penyimpangan masih di bawah 70 persen dari Perda RTRW, maka kawasan itu tidak akan diubah.

Namun, jika penyimpangan di atas 80 persen dari Perda RTRW, aturan tersebut harus diubah sesuai dengan kondisi riil di lapangan. "Ada beberapa kawasan yang memang harus dipertahankan sebagai daerah hijau. Kawasan itu yang memiliki irigasi dan akses jalan bagus," tandas Agus.

Agus menambahkan, Pansus X juga akan meminta masukan masyarakat dalam penyusunan ulang Perda RTRW agar hasilnya sempurna. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pembangunan Pasar Margasari Molor, Pedagang Tak Mampu Bayar Utang Bank

Pembangunan Pasar Margasari Molor, Pedagang Tak Mampu Bayar Utang Bank

Sejumlah pedagang Pasar Margasari di Desa Margasari Kabupaten Tegal banyak yang terlilit utang di bank.


Keluar dari Moncong Putih, Anggota Dewan Didepak dari Gedung Perlemen

Keluar dari Moncong Putih, Anggota Dewan Didepak dari Gedung Perlemen

Seorang anggota DPRD Kota Tegal dipecat dari partainya karena mendaftarkan diri sebagai calon legislatif dari partai lain pada Pemilu 2019 mendatang.


Sebentar Lagi, Warga Pemalang Dilarang Merokok di Masjid, Sekolah, dan Angkutan Umum

Sebentar Lagi, Warga Pemalang Dilarang Merokok di Masjid, Sekolah, dan Angkutan Umum

Pemkab bersama DPRD Pemalang sedang menyusun sejumlah raperda program pembentukan perda tahun II 2018.


Bikin Bau, Banyak Lalat, dan ganggu Pernagasan Kandang Ayam Diprotes

Bikin Bau, Banyak Lalat, dan ganggu Pernagasan Kandang Ayam Diprotes

Tak tahan dengan bau yang ditimbulkan kotoran ayam, warga mendesak kandang yang dekat dengan pemukiman warga dipindah.


Pemkot Tegal Jangan Asal Gusur PKL Alun-alun, Harus Ditata

Pemkot Tegal Jangan Asal Gusur PKL Alun-alun, Harus Ditata

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal Rachmat Rahardjo memandang penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Alun-alun Tegal.


Dewan Minta Perizinan PT Gojek Ditinjau

Dewan Minta Perizinan PT Gojek Ditinjau

Puluhan driver on line Brebes Tegal Slawi dan Pemalang (Bregaslang) kembali mendatangi gedung DPRD Kota Tegal Kamis (30/8) siang.


Tuntutan Belum Dikabulkan Manjemen, Driver Gocar Ngadu ke Dewan

Tuntutan Belum Dikabulkan Manjemen, Driver Gocar Ngadu ke Dewan

Puluhan massa yang tergabung dalam Driver online Bregaslang mendatangi gedung DPRD Kota Tegal, Senin (27/8) siang.


Perda RT RW Terkendala Banyaknya Pemukiman Warga di Lahan Hijau

Perda RT RW Terkendala Banyaknya Pemukiman Warga di Lahan Hijau

Pembuatan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RT RW) terkendala dengan banyaknya pemukiman warga yang di bangun Dilahan hijau.


Duh, 165,3 Hektare Sawah di KotaTegal Kekeringan

Duh, 165,3 Hektare Sawah di KotaTegal Kekeringan

Ratusan hektare (ha) areal persawahan yang berlokasi di dua kecamatan mulai dilanda kekeringan. Karenanya, banyak lahan yang mulai kesulitan untuk ditanami.


PT. KAI Kukuh Mengggusur, Dewan Sesalkan Tak Ada Koordinasi dari Awal

PT. KAI Kukuh Mengggusur, Dewan Sesalkan Tak Ada Koordinasi dari Awal

Rapat koordinasi terkait rencana penertiban 32 rumah di RT4 dan 19 RW7 Kelurahan Panggung akhirnya digelar di ruang rapat Komisi DPRD Kota Tegal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!