• Home
  • Berita Lokal
  • Baru Kali Ini Korban Hanyut 15 Kilometer di Kali Keruh Selamat tanpa Luka

Lokal
Share this on:

Baru Kali Ini Korban Hanyut 15 Kilometer di Kali Keruh Selamat tanpa Luka

  • Baru Kali Ini Korban Hanyut 15 Kilometer di Kali Keruh Selamat tanpa Luka
  • Baru Kali Ini Korban Hanyut 15 Kilometer di Kali Keruh Selamat tanpa Luka

BUMIAYU - Dutemukannya Joko Purnomo (19), pelajar Madrasah Aliyah Alhikmah Benda Kabupaten Brebes yang sebelumnya dikabarkan hanyut di Sungai Keruh, masih menjadi pembicaraan warga. Pasalnya, baru kali ini ada korban hanyut di sungai tersebut ditemukan dalam kondisi hidup-hidup.

Apalagi saat ditemukan, korban tidak menderita luka sedikit pun dengan pakaiannya yang masih utuh. Padahal korban-korban sebelumnya selalu ditemukan tewas dengan luka mengenaskan, karena sungai yang berbatu dan berarus deras.

Zulfikar (18), kerabat korban, menuturkan saudaranya tersebut dikabarkan hilang pada Jumat (13/1) kemarin. Sepeda motornya ditemukan tergeletak di atas jembatan dengan kondisi kontak dalam posisi on.

"Dua hari kemudian ada warga sekitar yang menemukan dirinya dalam kondisi selamat. Setelah mendapatkan kabar tersebut dari pihak kepolisian, kami sekeluarga langsung ke lokasi," katanya.

Baca:

Siswa Madrasah Aliyah yang Diduga Hanyut Dua Hari, Ditemukan di Bawah Jembatan

Menurutnya, warga sempat heran dengan ditemukannya Joko yang selamat dan tanpa luka serta lecet sedikitpun di badannya itu, bahkan pakaiannya utuh, tidak robek sedikitpun. Ia hanya lemas dan saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif di Ruang UGD RSUD Bumiayu.

"Saya hampir tidak percaya Joko masih hidup. Padahal sungai yang menghanyutkan Joko mengalir deras dan banyak bebatuan besar," ungkapnya.

Meski demikian Zulfikar merasa bersyukur saudaranya masih hidup dan berkumpul kembali bersama keluarga.

Kepala Desa Plompong Fatoni yang mendampingi keluarga korban mengatakan dirinya sempat ragu warga yanh ditemukan tersangkut di bebatuan sungai sekitar adalah Joko, warganya yang hilang dua hari silam. Namun, setelah memastikannya langsung, dia meyakini kalau yang ditemukan adalah benar Joko warganya.

"Logikanya, kalau Joko jatuh dari jembatan setinggi 15 meter, dengan sungai penuh batu, pasti langsung akan tewas. Meskipun saat jatuh tidak mengenai batu, pasti akan terseret arus sungai, itu juga logikanya tidak akan selamat," paparnya

Menurut Fatoni, sudah beberapa kali kasus terjadi, orang hanyut ditemukan tidak jauh dari jembatan dan sudah tewas. Tapi kali ini ada korban yang sudah hilang selama dua hari dan ditemukan 15 kilometer dari lokasi hanyutnya dalam kondisi selamat.

"Memang kejadian ganjil sering terjadi di jembatan dimana motor Joko ditemukan. Hal tersebut tidak lepas dari kisah misteri yang menyelimuti jembatan tersebut," paparnya.

Sementara, Kapolsek Sirampog, AKP Widiaspo membenarkan adanya penemuan warga selamat di sungai Keruh Desa Plompong. Saat ditemukan korban tersangkut pada bebatuan besar yang ada di sungai tersebut. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jangan Buang Sampah di Tempat Ini Jika Tak Ingin Mati Mengenaskan

Jangan Buang Sampah di Tempat Ini Jika Tak Ingin Mati Mengenaskan

Warga yang tinggal di sekitar Jalan Sumbodro, RT 01 RW IV, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, rupanya sudah sangat geram.


Anggota PPK Kelelahan, Rapat Pleno Terbuka Mundur

Anggota PPK Kelelahan, Rapat Pleno Terbuka Mundur

Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Slawi, Jumat (19/4) pukul 14.30, baru menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019.


Galau Pilih Tempat Wisata? Yuk, ke Pantai Kejawanan Cirebon

Galau Pilih Tempat Wisata? Yuk, ke Pantai Kejawanan Cirebon

Saat liburan seperti sekarang, banyak orang bingung mau berwisata kemana. Eits, jangan galau! Kali ini radartegal.com akan mengajak Anda melihat pesona wisata P


Fasihin: Gerakan Ini Masif, Terjadi Juga di Brebes

Fasihin: Gerakan Ini Masif, Terjadi Juga di Brebes

Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal mengakui ada gerakan masif yang dilakukan oknum tertentu untuk menggunakan hak pilihnya secara paksa.


Gawat, DAS Rusak Picu Perubahan Alur Sungai Keruh

Gawat, DAS Rusak Picu Perubahan Alur Sungai Keruh

Sungai Keruh yang melintasi wilayah Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes belakangan mengalami perubahan alur menyusul terjadinya beberapa kali banjir di sungai te


Dewan Kesenian Lima Tahun Mati Suri

Dewan Kesenian Lima Tahun Mati Suri

Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Tegal mengaku sudah lima tahun ini mati suri. Seluruh kegiatan yang digelar Dewan Kesenian semua patungan dari para pengurus.


Masa Tenang, Sebagian APK Masih Terpasang

Masa Tenang, Sebagian APK Masih Terpasang

Sejumlah baliho bergambar pasangan calon presiden dan wakil presiden serta caleg hingga saat ini masih terpasang di sejumlah titik.


Ngeri, di Kota Tegal Banyak Korban Narkoba Belum Direhabilitasi

Ngeri, di Kota Tegal Banyak Korban Narkoba Belum Direhabilitasi

Dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, puluhan orang telah menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Mereka harus menjalani proses rehabilitasi yang dilakukan BNN.


Hari Ini, Polisi Mulai Disebar ke Desa

Hari Ini, Polisi Mulai Disebar ke Desa

Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto saat apel pergeseran pasukan di Lapangan Aspol Kalibliruk menegaskan, anggotanya mulai disebar ke desa terhitung hari ini.


Terlalu! Baterai Lampu Merah Dicuri, Arus Jalan Mataram dan Simpang KUD Karya Mina Semrawut

Terlalu! Baterai Lampu Merah Dicuri, Arus Jalan Mataram dan Simpang KUD Karya Mina Semrawut

Kelakuan maling yang satu ini sungguh terlalu! Aki atau baterai lampu merah dicuri.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!