Lokal
Share this on:

Begini Asal Usul Desa Cawet: Cawetku, Cawetmu, Cawet Kita

  • Begini Asal Usul Desa Cawet: Cawetku, Cawetmu, Cawet Kita
  • Begini Asal Usul Desa Cawet: Cawetku, Cawetmu, Cawet Kita

ESTAFET - Serah terima jabatan kades Cawet, Watukumpul, Pemalang, kemarin. (sulung p/radar pemalang)

WATUKUMPUL - Kepala Desa (Kades) Cawet terpilih Taufik Saleh sudah resmi dilantik di Pendapa Kabupaten Pemalang bersama 82 kades terpilih lainnya. Sedangkan serah terima jabatan kades lama dan baru digelar, Minggu (9/12) lalu, di Balai Desa Cawet.

Nah, usai serijab itulah terdengar slogan cawetku, cawermu, cawet kita. Sekilas slogan itu terdengar menggelitik, saru, dan mengundang senyum. Itulah slogan yang diusung Taufik Saleh.

Cawet merupakan salah satu desa di Kecamatan Watukumpul, hanya saja namanya memamg persis dengan pakaian dalam. Dari keterangan website desa tersebut, nama Cawet diambil dari kata cawing tali, yang artinya tali ikat celana.

Nama itu juga merupakan nama pemimpin pertama desa itu. Dinamai cawing tali, karena saat ditunjuk menjadi pemimpin oleh Adipati Pemalang Kanjeng Pontang, dia memakai kain yang hanya menutupi bagian bawah tubuhnya dengan ikat pinggang menggunakan seutas tali.

Taufik Saleh mengaku tidak serta merta menciptakan slogan tersebut. Dia mencetuskannya dengan membawa harapan besar untuk satu perubahan. Setidaknya dia ingin melihat warganya guyub, sehingga ikatan persaudaraan semua warga di desanya bisa semakin erat.

"Selama ini pemuda antar dukuh memang kurang bersinergi, maka kemudian saya berfikir bagaimana cara agar orang terpanggil peduli sama kebersamaan tapi dengan cara yang unik," kata Taufik dalam obrolan WA-nya dengan Radar Pemalang, kemarin.

Hasilnya, slogan tersebut mendapat respon baik, terlebih karena memang terdengar unik. Slogan itu juga tersebar di media sosial.

Taufik menyebut, yang pertama akan dilakukan sebagai kepala desa, selain mendekatkan seluruh warganya, juga akan melakukan penataan intern pemerintahan dalam memberi pelayaanan publik.

"Perangkat adalah pelayan masyarakat dan harus benar-benar bisa jadi pelayan yang bisa melayani semaksimal mungkin," jelasnya. (sul/adi/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Waduk Penjalin

Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Waduk Penjalin

Muhammad Nuriman Bin Rokiman (9), warga RT3 RW5 Dukuh Patuguran Desa Winduaji Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes ditemukan tewas di Waduk Penjalin, Sabtu (23


Menikmati Eksotika Kaindahan Curug Sibedil di Tengah Perkampungan Warga

Menikmati Eksotika Kaindahan Curug Sibedil di Tengah Perkampungan Warga

Ketika mendengar kata curug, pasti ingatan kita akan menerawang keindahan alamiah daerah pegunungan yang dipenuhi hutan-hutan perawan.


Pendarahan Serius, Istri yang Selingkuh di Kamar Mandi Harus Dirujuk

Pendarahan Serius, Istri yang Selingkuh di Kamar Mandi Harus Dirujuk

Rokhani (25), istri yang dibacok suaminya di Desa Limbangan Kecamatan Losari Kabupaten Brebes masih dirawat intensif di RS Bhakti Asih.


Kasihan, Empat Kakak Beradik di Pemalang Ini Lumpuh Sejak Kecil

Kasihan, Empat Kakak Beradik di Pemalang Ini Lumpuh Sejak Kecil

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Itulah kiasan yang pas untuk menggambarkan nasib empat bersaudara asal Pemalang.


Istri Saya Tak Pakai Celana Dalam, dan Anunya Basah

Istri Saya Tak Pakai Celana Dalam, dan Anunya Basah

Yonang alias Nanang (29), warga Desa Limbangan RT 3 RW 4 Kecamatan Losari Kabupaten Brebes, mengakui emosinya memuncak saat mengetahui istrinya selingkuh.


Malam-malam, Subkhan yang Viral dengan Sandiaga Uno Ditahan

Malam-malam, Subkhan yang Viral dengan Sandiaga Uno Ditahan

Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Brebes M. Subkhan, warga Desa Tegalglagah Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, Selasa (19/3) malam, resmi ditahan


Ketahuan Berhubungan Intim di Kamar Mandi Rumahnya, Istri Dibacok Suami

Ketahuan Berhubungan Intim di Kamar Mandi Rumahnya, Istri Dibacok Suami

Yonang alias Nanang (29), warga Desa Limbangan Kecamatan Losari Kabupaten Brebes nekat membacok istrinya.


Ada Desa Terindikasi Salahgunakan Dana Desa

Ada Desa Terindikasi Salahgunakan Dana Desa

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Slawi Iyus Hendayana SH mengatakan, ada satu desa yang terindikasi melakukan penyelewengan dana desa.


Dicari-cari Polisi se-Jawa Tengah, Pelaku Curanmor Takluk di Brebes

Dicari-cari Polisi se-Jawa Tengah, Pelaku Curanmor Takluk di Brebes

Berakhir sudah petualangan Fajar Setiawan (30), pemuda asal Cinde, Kota Semarang, Jawa Tengah ini.


Bocah 13 tahun yang Diduga Dianiaya Ayah Kandungnya, Meninggal Dunia

Bocah 13 tahun yang Diduga Dianiaya Ayah Kandungnya, Meninggal Dunia

Dugaan kekerasan terhadap anak di bawah unur kembali terulang di Brebes. Kali ini menimpa SA (13), bocah perempuan asal Desa Pesantunan Kecamatan Wanasari Kabup



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!