• Home
  • Berita Lokal
  • Begini Berbahayanya Jembatan Plompong di Perbatasan Tegal dan Brebes

Lokal
Share this on:

Begini Berbahayanya Jembatan Plompong di Perbatasan Tegal dan Brebes

  • Begini Berbahayanya Jembatan Plompong di Perbatasan Tegal dan Brebes
  • Begini Berbahayanya Jembatan Plompong di Perbatasan Tegal dan Brebes

MEMBAHAYAKAN – Salah satu bagian badan Jembatan Sungai Keruh di Desa Plompong, Sirampog, Brebes sangat membahayakan penggunanya, kemarin. (teguh supriyanto/radarbrebes)

SIRAMPOG - Jembatan Sungai Keruh di Desa Plompong Kecamatan Sirampog sangat mengkhawatirkan kondisinya. Padahal, jembatan itu menjadi satu-satunya akses untuk warga sekitar berhubungan dengan wilayah lainnya.

Hingga kini bagian lantai dan oprit jembatan rusak parah. Lantai jembatan dari konstruksi plat baja lepas di beberpa titik. Kondsinya diperparah munculnya retakan tanah di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) sekitar jembatan hingga pemukiman warga.

"Tinggal nunggu ambruknya saja, jika terjadi hujan dan banjir di sungai keruh ini," kata Mujito (42), warga Plompong, kemarin.

Dikatakan Mujito, jembatan yang memiliki panjang sekitar 75 meter dengn lebar 2,5 meter tersebut, sebelumnya putus setelah sayap badan jembatan bagian utara dihantam terjangan banjir Sungai Keruh Desember 2010 silam.

"Terjangan arus sungai mengakibatkan robohnya bangunan sayap beserta badan jalan sepanjang lebih kurang 19 meter, hingga jembatan putus total," ungkap Mujito.

Dikatakan, warga menyambut baik dengan pembangunan jembatan baru yang ada di sisi barat jembatan lama. Namun dalam pengerjaannya terhenti akibat bencana alam, sehingga jembatan lama kembali menjadi tumpuan warga.

"Dari musim kemarau kemarin, sampai dengan kondisi mulai hujan sekaran ini, pembangunan jembatan baru belum juga terlaksana. Padahal kami sangat membutuhkannya," tandas Mujito.

Kepala Desa Plompong Fatoni membenarkan kondisi Jembatan Plompong di desanya itu. Dikatakannya, ribuan kepala keluarga (KK) yang tinggal di wilayah Desa Plompong sangat mengandalkan jembatan tersebut untuk menuju luar daerah sembari menunggu upaya kelanjutan pembangunan jembatan baru.

"Kondisinya cukup mengkhawatirkan, sebab plat baja sebagai lantai jembatan permukaannya sudah tidak rata dan terlepas di beberapa bagian. Selain itu juga pilar utama jembatan mengalami pengikisan akibat tergerus arus sungai," terangnya.

Dari informasi yang didapat lanjut dia, pembangunan jembatan baru akan kembali dilaksanakan menunggu perubahan cuaca sehingga dapat meminimalisir terjadinya banjir Sungai Keruh. (pri/ism/zul)


Berita Sejenis

80 Titik di Kota Slawi Bakal Terekam CCTV

80 Titik di Kota Slawi Bakal Terekam CCTV

Sejumlah kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di wilayah Kabupaten Tegal kini tidak hanya memantau perkembangan lalu lintas.


Soal Kasus Pelecehan Seksual Wisatawan, Pengawasan di BKSDA

Soal Kasus Pelecehan Seksual Wisatawan, Pengawasan di BKSDA

Kasus pelecehan seksual wisatawan saat mandi di Pancuran 13 Obyek Wisata Guci mendapat respon dari Pemkab Tegal.


33 SMP Negeri Serentak Gelar Pendaftaran Online

33 SMP Negeri Serentak Gelar Pendaftaran Online

Sedikitnya 33 SMP Negeri di Kabupaten Tegal menggelar pendaftaran penerimaan peserta didik baru secara online.


Material SIM Kosong

Material SIM Kosong

Libur pasca-Lebaran dimanfaatkan sebagian pemudik asal Brebes untuk mengurus surat izin berkendara.


Korban MD Nihil, Lakalantas Meningkat

Korban MD Nihil, Lakalantas Meningkat

Kepolisian Resort Brebes mengklaim tidak ada korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas selama berlangsungnya arus mudik


Arus Mudik, Korban Meninggal Naik 233 Persen

Arus Mudik, Korban Meninggal Naik 233 Persen

Arus mudik Lebaran tahun ini untuk wilayah Jateng berjalan lancar, aman dan kondusif.


Duh... Pemkab Tegal Alami Defisit Rp 33 Miliar

Duh... Pemkab Tegal Alami Defisit Rp 33 Miliar

Kabupaten Tegal kembali mengalami defisit anggaran di APBD tahun 2019 sebesar Rp 33 miliar.


Jika Masih Ditinggal di Alun-alun, Gerobak PKL Akan Disita

Jika Masih Ditinggal di Alun-alun, Gerobak PKL Akan Disita

Pedagang kaki lima (PKL) diminta tidak meninggalkan gerobaknya, setelah berdagang di Alun-alun Tegal.


Ada Mayat Perempuan Tergeletak di Bawah Jembatan Kereta Api

Ada Mayat Perempuan Tergeletak di Bawah Jembatan Kereta Api

Mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di bawah kolong jembatan rel kereta api di Kelurahan Kalinyamat Kulon, Jumat (14/6) pagi.


Sertijab Direktur RSUD, Sekda Minta Ada Peningkatan Pelayanan

Sertijab Direktur RSUD, Sekda Minta Ada Peningkatan Pelayanan

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono menghadiri proses serah terima jabatan Direktur RSUD dr Soeselo Slawi, Kamis (13/6) siang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!