Lokal
Share this on:

Begini Kumuhnya Sungai Kluwut di Pinggiran Brebes

  • Begini Kumuhnya Sungai Kluwut di Pinggiran Brebes
  • Begini Kumuhnya Sungai Kluwut di Pinggiran Brebes
  • Begini Kumuhnya Sungai Kluwut di Pinggiran Brebes
  • Begini Kumuhnya Sungai Kluwut di Pinggiran Brebes

BREBES - Kondisi sungai di Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes semakin memprihatinkan, Senin (29/7). Selain keruh akibat limbah aktivitas nelayan, air sungai juga banyak ditumpuki sampah yang mengotori dan mencemari airnya hingga ke bantaran sungai.

Mirisnya, kondisi ini dianggap lumrah oleh masyarakat setempat. Parahnya lagi, masih banyak masyarakat yang membuang sampah di bantaran sungai. Mereka bisa membuang sampah kapan saja, baik sampah rumah tangga, usaha, maupun sampah-sampah dari aktivitas masyarakat nelayan di Pelabuhan Kluwut.

Kondisi kian diperparah dengan tidak adanya tempat pembuangan sampah (TPS) di desa itu. Itulah sebabnya Desa Kluwut dikenal sebagai desa terkumuh, dengan jumlah penduduk yang cukup padat, namun minim kesadaran.

Hal ini pun ditanggapi aktivis lingkungan Kabupaten Brebes, Mashadi. Minimnya kesadaran masyarakat di sekitar sungai sangat disayangkannya. "Sekarang memang orang menganggap sungai sebagai tong sampah terpanjang. Sehingga perilaku yang kurang bijak sering membuang sampah dan menghanyutkan ke sungai. Bukan hanya lumpur, sampah juga hanyut dan saat hujan akan bermuara ke laut dan merusak ekosistem pesisir," katanya.

Dia menjelaskan, sungai jika tidak dikelola dengan baik untuk kegiatan, maka daya rusak sungai akan berdampak kepada masyarakat yang akhirnya memanggil bencana. Hal ini butuh regulasi yang efektif untuk pengelolaan sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Menurutnya hal ini perlu diawali dari pribadi masing-masing masyarakat.

"Sampai sekarang masih rendah kesadarannya, dan kami berpesan kepada masyarakat Kluwut untuk menjaga dan mengelola sungai dengan baik," pesan pejuang lingkungan yang memperoleh penghargaan kalpataru dari Presiden Jokowi pada 2015 itu.

Tak hanya sebatas itu, pola hidup masyarakat Desa Kluwut untuk menuju hidup sehat pun sangat rendah. Hal ini terbukti dengan masih banyaknya masyarakat yang membuang air besar (BAB) di sungai. Hampir di sepanjang tepian sungai Desa Kluwut hingga kini masih terjejer "panggok" sebagai tempat BAB di atas sungai.

Menanggapi hal itu, Pemerintrah Desa Kluwut mengaku akan mulai melakukan upaya penyadaran terhadap masyarakatnya. Sekretaris Desa Kluwut, Bambang Kusworo saat dikonfirmasi mengungkapkan, saat ini pemerintah desa tengah berupaya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di sungai.

"Kami sedang berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan kesadaran terhadap masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Sudah ada petugas kebersihan yang mengambil sampah di rumah-rumah warga," pungkasnya. (fid/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Suporter Persab Brebes dan Persip Pekalongan Bentrok, Empat Orang Dilarikan ke RSUD Brebes

Suporter Persab Brebes dan Persip Pekalongan Bentrok, Empat Orang Dilarikan ke RSUD Brebes

Laga kandang Persab Brebes di stadion Karangbirahi dalam lanjutan Liga 3 Regional Jateng berhadapan dengan Persip Pekalongan, Minggu (15/9), berakhir ricuh.


Tak Yakin Meninggal Bunuh Diri, Makam Ibu Muda Dibongkar

Tak Yakin Meninggal Bunuh Diri, Makam Ibu Muda Dibongkar

Diduga menjadi korban pembunuhan, makam Deni Purwanti (27), warga Dukuh Cikokol RT 05 RW 06 Desa Jipang Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes dibongkar, Jumat


14 Hari Razia Ada 4.080 Pelanggaran, 1.051 Dilakukan Milenial

14 Hari Razia Ada 4.080 Pelanggaran, 1.051 Dilakukan Milenial

4.080 pelanggran lalu lintas ditemukan selama Operasi Patuh Candi Satlantas Polres Brebes selama 14 hari sejak 29 Agustus hingga 11 September lalu.


ABG di Brebes Nekat Hendak Terjun dari Jembatan Tol Pejagan-Pemalang

ABG di Brebes Nekat Hendak Terjun dari Jembatan Tol Pejagan-Pemalang

Kangen dengan almarhum mbahnya, seorang pelajar SMK di Brebes berinisial RN (17) mencoba bunuh diri dengan nekat hendak terjun dari Jembatan Penyeberangan Orang


71 Kilometer Jalan di Kabupaten Brebes Rusak

71 Kilometer Jalan di Kabupaten Brebes Rusak

Hingga kini 71 kilometer (KM) jalan milik Kabupaten Brebes rusak dan memprihatinkan.


Empat Perampok Nasabah Bank Ditangkap, Tiga Didor

Empat Perampok Nasabah Bank Ditangkap, Tiga Didor

Empat pelaku perampokan dengan target nasabah bank berhasil ditangkap oleh Tim Resmob Satreskrim Polres Brebes, Jumat (6/9).


Mayat Lansia Tanpa Identitas Tergeletak di Dekat Gudang Rongsokan

Mayat Lansia Tanpa Identitas Tergeletak di Dekat Gudang Rongsokan

Warga Desa Dukuhturi Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes digegerkan penemuan mayat, Kamis (5/8) petang.


Ibu Bupati Brebes, Ini Lho Mobil Damkarnya Sering Mogok?

Ibu Bupati Brebes, Ini Lho Mobil Damkarnya Sering Mogok?

Armada pemadam kebakaran (damkar) yang dimiliki Pemkab Brebes mogok saat hendak melakukan pemadaman kebakaran di Desa Larangan Kecamatan Larangan Kabupaten Breb


833 Orang di Brebes Kena HIV/AIDS, 86 Persennya Gay

833 Orang di Brebes Kena HIV/AIDS, 86 Persennya Gay

Jumlah penderita penyakit menular seksual HIV/AIDS di tiap daerah dari tahun ke tahun terus bertambah.




Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!