Lokal
Share this on:

Belum Ada Dua Bulan, Talut Tol Pejagan-Pemalang Longsor

  • Belum Ada Dua Bulan, Talut Tol Pejagan-Pemalang Longsor
  • Belum Ada Dua Bulan, Talut Tol Pejagan-Pemalang Longsor
  • Belum Ada Dua Bulan, Talut Tol Pejagan-Pemalang Longsor
  • Belum Ada Dua Bulan, Talut Tol Pejagan-Pemalang Longsor

SURADADI - Talut di jalan tol Pejagan-Pemalang di Desa Gembongdadi Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal mengalami longsor karena tergerus hujan. Meski tak berdampak pada badan jalan, material longsor menutup saluran irigasi sehingga dikeluhkan petani.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Sabtu (5/1), talut yang longsor berada di ruas kilometer 288. Ada lima titik talut yang mengalami longsor. Sebagian titik itu sudah ditutup dengan kain khusus untuk mencegah terjadinya longsor susulan. Satu alat berat backhoe milik PT Waskita Karya juga tampak didatangkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Longsor yang terjadi akibat kondisi tanah yang masih labil dan guyuran hujan dalam beberapa hari terakhir itu belum sampai berdampak pada konstruksi badan jalan tol. Namun material longsor menutup saluran irigasi sehingga dikeluhkan petani setempat.

Menurut salah seorang petani, Khaerudin, material longsor menutup saluran irigasi sehingga menyebabkan banjir di sawah dan jalan desa saat hujan lebat turun.

"Saluran irigasi tertutup jadi banjir. Karena itu kami minta PT Waskita untuk segera memperbaiki saluran irigasi yang tertutup longsoran," ujarnya, Sabtu (5/1).

Kepala Desa Gembongdadi Joni membenarkan kondisi talut yang longsor dikeluhkan petani karena berdampak ada saluran irigasi untuk mengairi sawah mereka.

"Kami sudah sampaikan ke PT Waskita kondisi talut yang longsor sehingga sedang dilakukan penanganan," ujarnya saat dihubungi, Sabtu (5/1).

Sementara itu, belum ada pihak dari PT Waskita Karya selaku kontraktor pembangunan jalan tol Pejagan-Pemalang yang bisa dimintai keterangan terkait penanganan longsor tersebut dan dampaknya. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Empat Uang Kertas yang Tak Berlaku Lagi
Empat Uang Kertas yang Tak Berlaku Lagi

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Hujan Deras, Dua Rumah Warga Tiba-tiba Ambruk

Hujan Deras, Dua Rumah Warga Tiba-tiba Ambruk

Rumah milik Watro, 60, dan Zaenal Abidin, 45, warga RT 1 RW V Desa Sumbaga, Kecamatan Bumijawa, Sabtu (19/1) sekitar pukul 18.30 WIBambruk.


Sembilan Desa di Brebes dan Pemalang Terendam Banjir

Sembilan Desa di Brebes dan Pemalang Terendam Banjir

Curah hujan yang cukup tinggi di mingu-minggu ini perlu menjadi kewaspadaan bagi masyarakat.


Pelantikan 115 Kades Dua Tahap

Pelantikan 115 Kades Dua Tahap

115 kepala desa (kades) terpilih dalam pilkades serentak gelombang II 2018 lalu akan dilantik dalam dua tahap.


Intai Jamaah Salat Jumat, Dua Remaja Ini Nekat Curi Motor

Intai Jamaah Salat Jumat, Dua Remaja Ini Nekat Curi Motor

Tim Resmob Satuan Reserse Kriminal Polres Tegal berhasil menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor yang kerap beraksi di wilayah Kabupaten Tegal.


Sudah Empat Bulan BPJS Kesehatan Nunggak Klaim RSUD Dr Soeselo

Sudah Empat Bulan BPJS Kesehatan Nunggak Klaim RSUD Dr Soeselo

BPJS Kesehatan menunggak pembayaran ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soeselo Slawi Kabupaten Tegal selama empat bulan.


Dua Bulan, 12 Rumah Rusak Diterjang Longsor

Dua Bulan, 12 Rumah Rusak Diterjang Longsor

Warga di Kabupaten Tegal harus mewaspadai ancaman banjir dan tanah longsor seiring meningkatnya intensitas hujan.


Pagi-pagi, Kakek di Pemalang Ditemukan Tergantung di Pohon

Pagi-pagi, Kakek di Pemalang Ditemukan Tergantung di Pohon

Seorang buruh, warga Desa Pesucen RT 10 RW 02 Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang, Danuri (65) ditemukan tewas gantung diri di bawah pohon gayam.


Romantisnya Ayunan Tresno dan Sensasi Kopi Gambuhan di Bukit Kukusan

Romantisnya Ayunan Tresno dan Sensasi Kopi Gambuhan di Bukit Kukusan

Meski sudah dioperasiinalisasikan dan dibuka untuk umum sejak akhir 2016 lalu, Wisata Panorama Bukit Kukusan Desa Gambuhan Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang


Direnovasi, Wakil Bupati Ardie Belum Bisa Tempati Rumah Dinas

Direnovasi, Wakil Bupati Ardie Belum Bisa Tempati Rumah Dinas

Setelah dilantik, Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie ternyata belum bisa menempati rumah dinas yang disediakan untuknya.


Ada Pelanggaran Hukum? Warga Bisa Langsung Lapor dari TKP

Ada Pelanggaran Hukum? Warga Bisa Langsung Lapor dari TKP

Polsek Kramat Kabupaten Tegal kini memiliki mobil pelayanan masyarakat. Keberadaan mobil operasional ini membuat pelayanan bisa diakses warga di mana saja.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!