Lokal
Share this on:

Belum Capai Target, Realiasi PAD Terus Digenjot

  • Belum Capai Target, Realiasi PAD Terus Digenjot
  • Belum Capai Target, Realiasi PAD Terus Digenjot

SLAWI - Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal diminta melakukan terobosan untuk menggenjot pendapatan daerah dari retribusi dan pajak. Realisasi pendapatan daerah hingga triwulan II tahun ini belum mencapai target.

Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Tegal Eko Jati Suntoro saat rapat Pengendalian Operasional Pendapatan Triwulan III, di Ruang kantor Setda, Rabu (24/10), mengatakan, SKPD pengampu pendapatan daerah yang realisasinya masih di bawah 75 persen harus meningkatkan kinerjanya dalam pencapaian target pendapatan daerah.

"Berkali-kali saya tekankan, harus ada terobosan untuk menangkap setiap peluang seperti pemberlakuan transaksi pembayaran elektronik atau non tunai. Sebagai kesempatan yang baik pula bagi kita guna meminimalisir kebocoran penerimaan pendapatan," katanya.

Realisasi pendapatan daerah Kabupaten Tegal tahun 2018 sampai dengan triwulan dua mencapai Rp1.844 triliun atau mencapai 70,51 persen dari target tahun ini sebesar Rp 2.615 triliun. Perolehan pendapatan tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Menurut Eko, di antara sejumlah jenis penerimaan PAD, penerimaan dari sektor pajak daerah dan retribusi daerah merupakan jenis penerimaan PAD yang dapat ditentukan dan pencapaiannya bisa diupayakan. Sehingga SKPD terkait harus meningkatkan kinerjanya agar pencapaian penerimaan bisa memenuhi target.

"Pencapaian target dari kedua jenis PAD ini sangat ditentukan oleh ketepatan SKPD pemungut pajak. Dalam menganalisis pemasukan dan memacu kinerja para pejabat atau petugas yang diberi kewenangan," ujarnya.

Begitu juga dengan para camat, kata Eko, juga agar mendorong kades dan lurah untuk mempercepat realisasi PBB di wilayahnya masing-masing. "Seluruhnya harus melakuan upaya-upaya inovatif untuk mengoptimalkan pendapatan," tandasnya. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pimen Kiye, 6.309 Warga Kabupaten Tegal Masih Belum Perekaman e-KTP

Pimen Kiye, 6.309 Warga Kabupaten Tegal Masih Belum Perekaman e-KTP

Dua bulan menjelang pemilu serentak 2019, ribuan warga Kabupaten Tegal masih belum melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).


Pasien DBD di Brebes Tembus 100 Orang, Tujuh Meninggal

Pasien DBD di Brebes Tembus 100 Orang, Tujuh Meninggal

Jumlah penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Brebes terus bertambah.


Gugah Kesadaran Buruh Teh Tertib Berlalu Lintas

Gugah Kesadaran Buruh Teh Tertib Berlalu Lintas

Upaya memberi penyadaran akan pentingnya budaya tertib berlalulintas, terus dilakukan korps Satlantas Polres Tegal di semua lini.


Bocah Delapan Tahun Tewas Tersambar KA

Bocah Delapan Tahun Tewas Tersambar KA

Belum genap sehari, kecelakaan mengenaskan akibat tertabrak kereta api (KA) kembali terjadi di Kabupaten Brebes.


Himpun Zakat Profesi, Polres Tegal Bagi Bingkisan untuk Warga Tak Mampu

Himpun Zakat Profesi, Polres Tegal Bagi Bingkisan untuk Warga Tak Mampu

Langkah nyata membangun jejaring silaturahmi sekaligus menumbuhkan citra positif warga kepada jajaran Polri terus dilakukan Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto


Hati-hati, Empat Hari Nanti Ombak Pantura Bisa Capai 4 Meter

Hati-hati, Empat Hari Nanti Ombak Pantura Bisa Capai 4 Meter

Fernomena supermoon dikhawatirkan memperparah kondisi banjir rob di pesisir utara Jawa Tengah dan Timur.


Industri Baru di Selatan Kabupaten Tegal Bisa Serap 13 Ribu Pekerja

Industri Baru di Selatan Kabupaten Tegal Bisa Serap 13 Ribu Pekerja

Kawasan industri di wilayah selatan Kabupaten Tegal terus dikembangkan.


Direnovasi, Wakil Bupati Ardie Belum Bisa Tempati Rumah Dinas

Direnovasi, Wakil Bupati Ardie Belum Bisa Tempati Rumah Dinas

Setelah dilantik, Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie ternyata belum bisa menempati rumah dinas yang disediakan untuknya.


Ketahuan Tak Disiplin, Siap-siap PNS Minta Maaf di Depan Forum Terbuka

Ketahuan Tak Disiplin, Siap-siap PNS Minta Maaf di Depan Forum Terbuka

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Tegal terus menggencarkan imbauan kepada seluruh PNS agar tidak melanggar kode etik.


Digaji Tak Sesuai UMK Rp1,7 Juta, Pekerja Harus Laporkan Perusahaannya

Digaji Tak Sesuai UMK Rp1,7 Juta, Pekerja Harus Laporkan Perusahaannya

Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Tegal meminta pekerja maupun karyawan swasta mellapor, jika ada perusahaan yang belum menerapkan UMK per Januari 2019.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!