Lokal
Share this on:

Belum Kantongi Izin, Galian C Disegel

  • Belum Kantongi Izin, Galian C Disegel
  • Belum Kantongi Izin, Galian C Disegel

SEGEL- Petugas Satpol-PP Brebes melakukan penyegelan sementara aktivitas penambangan Galian C di Desa Cikuya Kecamatan Banjarharjo dengan pemasangan plang. (eko fidiyanto/radar brebes)

BANJARHARJO - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Brebes melakukan penghentian aktivitas sementara (penyegelan) penambangan atau Galian C di Gunung Bendera yang terletak di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, kemarin.

Penyegelan itu mendasari surat pemberitahuan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang menyatakan penambangan tersebut belum mengantongi izin operasional. Penyegelan sementara ini baru akan dihentikan jika pihak perusahaan atau pemodal melengkapi dokumen perizinan.

"Kami melakukan penyegelan itu mendasari surat dari KPPT (sekarang DPMPTSP-red) terkait dengan legalitas aktivitas penambangan itu. Karena masih ada perizinan yang harus diproses di Provinsi. Izin Operasional belum turun, sehingga dilakukan penyegelan sementara sampai perizinannya lengkap," kata salah seorang petugas Satpol-PP saat dikonfirmasi, Kamis (2/8).

Namun demikian, meskipun Satpol-PP melakukan penyegelan dengan surat dari DPMPTSP yang bernomor 503/573/2018 dengan tembusan Bupati Brebes, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan sejumlah pihak lain, tak membuat warga merasa puas.

Satpol PP melakukan penyegelan dengan memasang stiker (plang) penghentian sementara aktivitas penambangan itu. Sebab, aktivitas penambangan Galian C di desa tersebut sebelumnya mendapatkan penolakan dari warga setempat.

Penolakan terjadi lantaran warga merasa khawatir dengan dampak yang akan terjadi dengan aktivitas Galian C di Gunung Bendera yang terletak tidak jauh dari pemukiman warga. Sehingga warga berharap aktivitas penambangan tersebut ditutup permanen. Yang menjadi kekhawatiran warga ialah terkait dengan dampak banjir yang sudah dipastikan akan terjadi jika turun hujan.

Pasalnya, sebelum ada Galian C tersebut, tahun lalu sekitar 200 rumah warga terendam banjir. Apalagi, jika aktivitas penambangan itu terus berlanjut.

Salah seorang warga Desa Cikuya, Eko, berharap Pemkab Brebes menindak tegas dengan menutup penambangan tersebut itu secara permanen. Sebab selama melakukan penolakan, warga setempat hingga kini masih melakukan istighosah.

Menurutnya, dengan cara seperti itu akan lebih santun dalam melakukan penolakan. Karena mengetahui aka nada aktivitas penambangan, sekitar sebulan lalu warga sudah membuat tanggul di sungai yang dipastikan terdampak dari adanya Galian C itu.

"Warga melakukan penolakan sudah lama, tapi kami baru melakukan aksi penolakan kemarin," katanya.

Warga lain, Warno, melakukan penolakan karena lebih melihat sisi sejarahnya. Menurutnya, Gunung Bendera menyimpan sejarah perjuangan warga Desa Cikuya dalam melawan penjajah. "Gunung Bendera itu menyimpan sejarah perjuangan Warga Cikuya dalam merebut kemerdekaan, oleh karena itu kami tidak rela Gunung Bendera dikeruk" tandasnya. (fid/ism/zul)

Berita Sebelumnya

Disereng Celeng, 600 Hektare Kebun Rusak
Disereng Celeng, 600 Hektare Kebun Rusak

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pimen Kiye, 6.309 Warga Kabupaten Tegal Masih Belum Perekaman e-KTP

Pimen Kiye, 6.309 Warga Kabupaten Tegal Masih Belum Perekaman e-KTP

Dua bulan menjelang pemilu serentak 2019, ribuan warga Kabupaten Tegal masih belum melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).


Antisipasi Pelanggaran, Rekomendasi Izin Minimarket di Kota Tegal Dihentikan

Antisipasi Pelanggaran, Rekomendasi Izin Minimarket di Kota Tegal Dihentikan

Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal menghentikan sementara pengajuan rekomendasi izin pembangunan minimarket di Kota Tegal.


Pemkot Tegal Dideadline Seminggu Eksekusi Karaoke Tak Berizin

Pemkot Tegal Dideadline Seminggu Eksekusi Karaoke Tak Berizin

Izin sejumlah tempat hiburan karaoke di Kota Tegal diketahui habis sejak Desember 2018 lalu.


Bocah Delapan Tahun Tewas Tersambar KA

Bocah Delapan Tahun Tewas Tersambar KA

Belum genap sehari, kecelakaan mengenaskan akibat tertabrak kereta api (KA) kembali terjadi di Kabupaten Brebes.


Dituding Salah Gunakan Dana Desa Rp1,3 Miliar, Balai Desa Disegel

Dituding Salah Gunakan Dana Desa Rp1,3 Miliar, Balai Desa Disegel

Warga Desa Sigentong Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes menyegel balai desa setempat, Selasa (15/1) kemarin.


Direnovasi, Wakil Bupati Ardie Belum Bisa Tempati Rumah Dinas

Direnovasi, Wakil Bupati Ardie Belum Bisa Tempati Rumah Dinas

Setelah dilantik, Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie ternyata belum bisa menempati rumah dinas yang disediakan untuknya.


Digaji Tak Sesuai UMK Rp1,7 Juta, Pekerja Harus Laporkan Perusahaannya

Digaji Tak Sesuai UMK Rp1,7 Juta, Pekerja Harus Laporkan Perusahaannya

Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Tegal meminta pekerja maupun karyawan swasta mellapor, jika ada perusahaan yang belum menerapkan UMK per Januari 2019.


Belum Lunasi Tunggakan PBB, Tower Seluler Disegel

Belum Lunasi Tunggakan PBB, Tower Seluler Disegel

Salah satu tower seluler di Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal disegel.


Belum Ada Dua Bulan, Talut Tol Pejagan-Pemalang Longsor

Belum Ada Dua Bulan, Talut Tol Pejagan-Pemalang Longsor

Talut di jalan tol Pejagan-Pemalang di Desa Gembongdadi Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal mengalami longsor karena tergerus hujan.


Angka Kriminalitas Meningkat, 14 Kasus Curat Belum Terungkap

Angka Kriminalitas Meningkat, 14 Kasus Curat Belum Terungkap

Angka kriminalitas di Kabupaten Tegal sepanjang 2018 lalu, menunjukan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!