Lokal
Share this on:

Belum Perpanjang Sewa Lahan, Hotel Lestari Ditutup Paksa

  • Belum Perpanjang Sewa Lahan, Hotel Lestari Ditutup Paksa
  • Belum Perpanjang Sewa Lahan, Hotel Lestari Ditutup Paksa

SURADADI - Hotel Lestari yang berada di kawasan Obyek Wisata (OW) Purwahamba Indah (Purin) Suradadi Kabupaten Tegal, terpaksa ditutup oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal. Pasalnya, hotel yang disewa oleh warga Kota Tegal itu sudah berakhir masa kontraknya sejak November 2016 silam.

Penyegelan bangunan disaksikan oleh penyewa dan pengelola OW Purin. Selain menyegel dengan menempelkan pengumuman, para petugas Satpol PP ini juga membentangkan pita kuning yang bertuliskan bangunan belum berizin.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal Zaenal Arifin melalui Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Tomy mengatakan, penyegelan ini mendasari Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tegal Nomor 7 Tahun 2011 tentang Ketertiban Umum dan Perda Nomor 2 Tahun 2012 tentang Retribusi Daerah.

Sebelum disegel, pihaknya mengaku sudah memberikan surat peringatan sebanyak 3 kali. Mestinya, jika mendasari surat keputusan sewa, hotel ini sudah berakhir sejak November 2016. Tapi, hingga April ini, pihak penyewa belum melakukan pembongkaran.

"Walaupun belum dibongkar, tapi penyewa kooperatif. Dia (penyewa) berjanji akan segera membongkar bangunan (hotel) di bulan ini. Tapi jika tidak dibongkar, terpaksa kami (Satpol PP) yang akan mengeksekusi," tegasnya.

Tomy menambahkan, sewa tanah milik Pemkab Tegal itu sudah berlangsung selama 30 tahun. Sampai waktu yang ditentukan, pihak penyewa tidak memperpanjang kontraknya. Sehingga Satpol PP melakukan penyegelan. Dalam penyegelan itu, pihaknya melibatkan 26 personel.

"Tidak ada perlawanan, penyegelan berjalan lancar dan kondusif," tandasnya. (yer/ima/zul)


Berita Sejenis

Duh, 165,3 Hektare Sawah di KotaTegal Kekeringan

Duh, 165,3 Hektare Sawah di KotaTegal Kekeringan

Ratusan hektare (ha) areal persawahan yang berlokasi di dua kecamatan mulai dilanda kekeringan. Karenanya, banyak lahan yang mulai kesulitan untuk ditanami.


Pimen Kiye, 70.344 Orang di Kota Tegal Belum Terdaftar JKN

Pimen Kiye, 70.344 Orang di Kota Tegal Belum Terdaftar JKN

Dinas Kesehatan Kota Tegal mencatat 70.344 jiwa yang berstatus warga Kota Bahari belum terdaftar sebagai peserta jaminan kesehatan nasional (JKN).


Cegah Puso, Dinas Pertanian Kerahkan 30 Pompa Air

Cegah Puso, Dinas Pertanian Kerahkan 30 Pompa Air

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tegal mengerahkan 30 pompa air menyusul kekeringan yang melanda lahan pertanian.


32 Rumah yang Terancam Digusur Korban Ketidaktertiban PT KAI Kelola Asetnya

32 Rumah yang Terancam Digusur Korban Ketidaktertiban PT KAI Kelola Asetnya

Rapat koordinasi antara DPRD Kota Tegal dan PT KAI terkait rencana penertiban lahan di Kelurahan Panggung belum menemui titik temu.


Sasar Sekolah, Disdukcapil Siapkan 35.000 Blanko KIA

Sasar Sekolah, Disdukcapil Siapkan 35.000 Blanko KIA

Masih banyaknya anak yang belum memiliki Kartu Identitas Anak (KIA), membuat Diadukcapil mengambil langkah jemput bola dengan menyasar sejumlah sekolah.


Belum Kantongi Izin, Galian C Disegel

Belum Kantongi Izin, Galian C Disegel

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Brebes melakukan penghentian aktivitas sementara (penyegelan) penambangan atau Galian C.


Piben Kiye? 39.707 Anak Belum Punya KIA

Piben Kiye? 39.707 Anak Belum Punya KIA

Puluhan ribu anak hingga saat ini belum memiliki Kartu Identitas Anak (KIA).


Pemkot Tegal Butuh 2.062 PNS, Formasi CPNS Belum Turun

Pemkot Tegal Butuh 2.062 PNS, Formasi CPNS Belum Turun

Hingga pertengahan 2018, BKPPD Kota Tegal memastikan formasi PNS yang menjadi kewenangan penuh dari Kemenpan RB) belum turun ke daerah, termasuk Kota Tegal.


Pimen Kiye, Kos dan Hotel Mulai Resahkan Warga

Pimen Kiye, Kos dan Hotel Mulai Resahkan Warga

Saat ini mulai banyak usaha kos dan hotel (kostel) yang berlokasi di sekitar perkampungan.


Proyek Pasar Belum Dikerjakan, Dewan Ingatkan Deadline Waktu

Proyek Pasar Belum Dikerjakan, Dewan Ingatkan Deadline Waktu

Anggota DPRD Kabupaten Tegal mengingatkan pemerintah soal pembangunan pasar tradisional yang belum dikerjakan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!