Lokal
Share this on:

Bencana Kekeringan Melanda Empat Desa di Brebes

  • Bencana Kekeringan Melanda Empat Desa di Brebes
  • Bencana Kekeringan Melanda Empat Desa di Brebes

ANTRE - Warga Desa Malahayu, Kecamatan Banjarharjo, mengantre untuk mendapatkan air bersih yang dikirim oleh BPBD Brebes.

BREBES - Bencana kekeringan mulai melanda pemukiman warga di beberapa desa di Kabupaten Brebes. Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes, telah ada permintaan air bersih dari 4 desa di 2 kecamatan.

Hal itu diungkapkan Kepala BPBD Kabupaten Brebes Nushy Mansur.

Dia mengatakan, tiga desa tersebut yaitu Desa Karang Lo, Kecamatan Jatibarang, Desa Malahayu dan Karangbale, Kecamatan Banjarharjo.

Ketiganya telah dilakukan dropping air bersih Selasa (16/7) kemarin.

"Total sudah ada 4 desa di 2 kecamatan yang kesulitan air bersih. Hari ini (Rabu-red), kami distribusikan air bersih ke Desa Cigadung, Kecamatan Banjarharjo," kata Nushy, Rabu (17/7).

Nushy menuturkan, sudah ada 4 tangki air bersih yang didistribusikan ke warga dari kantor BPBD. Distribusi air bersih tersebut sebagai penanganan kekeringan sementara, dengan tujuan untuk meringankan beban warga.

"Kami berharap warga dapat memanfaatkan air bersih dengan sebaik-baiknya. Misal untuk konsumsi, memasak. Tidak menghamburkannya untuk keperluan yang tidak penting, seperti mencuci motor atau mobil," harapnya.

Jumlah desa yang mengalami kekeringan diperkirakan masih bertambah. Dari pemetaan yang dilakukan BPBD, terdapat 41 desa yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Brebes yang rawan mengalami kekeringan.

"Dari data kami, kemarau ini yang rawan kekurangan air bersih karena kekeringan ada 41 desa di 12 kecamatan. Itu yang berdasarkan pengalaman tahun tahun sebelumnya," paparnya.

Dia menyebutkan, 12 kecamatan dari total 17 kecamatan di Brebes yang rawan kekurangan air bersih karena kekeringan yaitu Tanjung, Bulakamba, Brebes, Kersana, Bantarkawung, Bumiayu, Sirampog, Tonjong, Losari, Larangan, Ketanggungan dan Banjarharjo. Menurutnya, kemarau tahun ini akan berlangsung mulai Juni-Oktober.

Kemarau berlangsung lebih cepat dibanding tahun lalu yang terjadi Agustus-November.

"Untuk permintaan dropping air bersih, warga melalui desa cukup mengirim surat permohonan bantuan distribusi air bersih ke BPBD saja. Nanti kami langsung kirim," pungkasnya. (fid/ima*)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ditinggal Petik Cengkeh, Rumah di Pemalang Ludes Terbakar

Ditinggal Petik Cengkeh, Rumah di Pemalang Ludes Terbakar

Sebuah rumah milik Sadi (58) di Desa Banyumudal, RT 05, RW 06 Kecamatan Moga, ludes dilalap api, Rabu (21/8) sekitar pukul 07.30.


Kawasan Hutan Sengon Terbakar

Kawasan Hutan Sengon Terbakar

Kawasan hutan albasia atau sengon milik PTP Semugih di Blok Semakir, Desa Semaya, Randudongkal terbakar.


Kakak Ipar Kades Incumbent Jadi Ketua Panitia Pilkades, Kok Bisa?

Kakak Ipar Kades Incumbent Jadi Ketua Panitia Pilkades, Kok Bisa?

Di Desa Kertayasa, Kecamatan Kramat, kakak ipar kades incumbent yang akan maju kembali di pilkades serentak terpilih menjadi ketua panitia.


Proyek Gardu Pandang Dinilai Lamban

Proyek Gardu Pandang Dinilai Lamban

Proyek pembangunan Gardu Pandang Gunung Slamet senilai Rp15,8 miliar di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari dinilai lamban.


Kenal Singkat, Kakek 83 Tahun di Tegal Nikahi Gadis 27 Tahun

Kenal Singkat, Kakek 83 Tahun di Tegal Nikahi Gadis 27 Tahun

Sudirgo (83), warga warga RT 3 RW 5 Desa Pagerbarang, Pagerbarang Kabupaten Tegal menyunting Nuraeni (22) asal Desa Jatilaba, Margasari Kabupaten Tegal, Minggu


Momen Hari Merdeka, Warga Dukuh Kalisusu Didrop Air Bersih

Momen Hari Merdeka, Warga Dukuh Kalisusu Didrop Air Bersih

Warga Dukuh Kalisusu RT 32 RW 14 Desa Karanganyar, Kecamatan Kedungbanteng, Sabtu (17/8) didroping air bersih oleh BPBD Kabupaten Tegal.


Desa Kendaldoyong Makin Hijau dengan Gerakan Tanam 100 Pohon

Desa Kendaldoyong Makin Hijau dengan Gerakan Tanam 100 Pohon

Jumat (16/8) tepat satu hari sebelum Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-74 tahun, mahasiswa dari Tim 2 KKN (Kuliah Kerja Nyata)


Jaringan Air Baku Diharapkan Jadi Solusi Permanen Atasi Kekeringan

Jaringan Air Baku Diharapkan Jadi Solusi Permanen Atasi Kekeringan

Jaringan air baku yang akan dibangun di Kecamatan Pulosari diharapkan bisa menjadi solusi permanen mengatasi persoalan air bersih


Aquaponic Jadi Solusi untuk Pesarean

Aquaponic Jadi Solusi untuk Pesarean

Sampah merupakan masalah terbesar yang masih menjadi tugas utama bagi semua unsur masyarakat yang ada di Desa Pesarean.


Warga Desa Lebaksiu Kidul Dilatih Ecoprint Teknik Pounding

Warga Desa Lebaksiu Kidul Dilatih Ecoprint Teknik Pounding

Tim II KKN Universitas Diponegoro (Undip) Lebaksiu Kidul menggelar Pelatihan Ecoprint dengan Teknik Pounding.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!