• Home
  • Berita Lokal
  • Beraksi Tak Sampai 5 Menit, Komplotan Begal Bobol 21 Minimarket

Lokal
Share this on:

Beraksi Tak Sampai 5 Menit, Komplotan Begal Bobol 21 Minimarket

  • Beraksi Tak Sampai 5 Menit, Komplotan Begal Bobol 21 Minimarket
  • Beraksi Tak Sampai 5 Menit, Komplotan Begal Bobol 21 Minimarket
  • Beraksi Tak Sampai 5 Menit, Komplotan Begal Bobol 21 Minimarket
  • Beraksi Tak Sampai 5 Menit, Komplotan Begal Bobol 21 Minimarket

DIRINGKUS - Pelaku pencurian dengan sasaran minimarket saat ditunjukkan kepada wartawan di Mapolres Tegal, Selasa (14/8). (farid firdaus/radartegal.com)

SLAWI - Satuan Reserse Kriminal Polres Tegal berhasil membekuk komplotan pembobol minimarket‎ yang beroperasi lintas kota. Mereka sudah beraksi di 21 lokasi.

Komplotan yang dibekuk terdiri dari ‎Rustam Safari (38), warga Cilegon, Banten, Henri Sunardi (37), warga Kota Bekasi, Jawa Barat, dan Sahat Parsaulian (24), warga Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut. Mereka diringkus‎ di sejumlah tempat di wilayah Cilegon Bantargebang, dan Bekasi.

Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto mengungkapkan, para pelaku sudah melakukan tindak kejahatan di 21 minimarket sejak selama satu tahun terakhir.

"Dari 21 TKP (tempat kejadian perkara), lima di antaranya ada di wilayah Kabupaten Tegal, yaitu di alfamart Bojong, ‎alfamart Suradadi, alfamart Talang, dan Indomaret Balapulang," ungkap Dwi‎ kepada wartawan, Selasa (14/8).

Dwi membeberkan, sebelum beraksi, para pelaku lebih dulu mencari minimarket yang sudah tutup dan kondisinya sepi. Setelah menemukan sasaran‎, salah satu pelaku kemudian masuk dengan cara merusak rantai dan gembok pintu minimarket dengan menggunakan gunting pemotong besi dan linggis.

Setelah berhasil masuk ke dalam minimarket, pelaku langsung mengambil barang-barang yang berharga mahal. Untuk menghilangkan jejak, pelaku juga mengambil memori CCTV.

‎"Pelaku ini sudah cukup profesional. Alat-alatnya lengkap. Tidak sampai lima menit pintu minimarket sudah bisa dibuka. Dalam satu malam mereka bisa beraksi di beberapa TKP,"‎ beber Dwi.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk melakukan pencurian. Di antaranya satu buah linggis, obeng, dan gunting besi. "Untuk barang-barang yang diambil dari minimarket dilempar (dijual) di Jakarta," terang Dwi.

‎Dwi menambahkan, para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. "Ancaman hukumannya kurungan penjara 7 tahun," pungkas Dwi. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Geger, Pria Tak Dikenal Ditemukan Tewas di Dekat Pintu Tol

Geger, Pria Tak Dikenal Ditemukan Tewas di Dekat Pintu Tol

Seorang pria tak dikenal ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di sisi jalur pantura, tidak jauh dari akses pintu Tol Gandulan Kecamatan Taman, Pemalang.


Layanan Berangsur Normal, Mandiri Minta Nasabah Tak Kuatir

Layanan Berangsur Normal, Mandiri Minta Nasabah Tak Kuatir

Tidak bisa diaksesnya sejumlah layanan perbankan di Bank Mandiri, Sabtu (20/7), membuat nasabahnya di Slawi, Brebes, dan Tegal panik.


Gelombang Tinggi, Nelayan Takut Melaut dan Pilih Banting Setir

Gelombang Tinggi, Nelayan Takut Melaut dan Pilih Banting Setir

Sejumlah nelayan di perairan Tanjursari Pemalang memilih tak melaut karena gelombang tinggi.


Nasabah Juga Tak Bisa Cek Saldo dari Buku Rekening

Nasabah Juga Tak Bisa Cek Saldo dari Buku Rekening

Kepanikan nasabah mandiri semakin bertambah. Pasalnya, selain tak bisa mengecek saldo lewat ATM, mereka juga tak bisa melakukannya menggunakan buku rekening.


Rampas HP, Dua Remaja Ini Juga Palu Kepala Korbannya

Rampas HP, Dua Remaja Ini Juga Palu Kepala Korbannya

Tak Butuh waktu lama, Satreskrim Polres Tegal Kota berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan .


Ditabrak Avanza, Ibu Hamil Meninggal Setelah Sempat Dirawat

Ditabrak Avanza, Ibu Hamil Meninggal Setelah Sempat Dirawat

Malang tak dapat ditolak. Untung tak dapat diraih. Nasib naas menimpa Indah Fauziah, 35, warga Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari.


Ibu Kecelakaan, Gadis Ini Tak Bisa Daftar SMA karena Ijazahnya Ditahan

Ibu Kecelakaan, Gadis Ini Tak Bisa Daftar SMA karena Ijazahnya Ditahan

Diah Repelita (43), warga Jalan Tanjung RT 2 RW 4 Kelurahan Kejambon Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal merupakan gambaran sosok wanita yang kuat.


Naas, Mau Selfi, Ibnu Safa Tersengat Listrik Tegangan Tinggi

Naas, Mau Selfi, Ibnu Safa Tersengat Listrik Tegangan Tinggi

Hati-hati kalau mau swafoto. Apalagi kalau sampai memanjat jembatan, bisa-bisa mencelakai diri sendiri.


Tak Penuhi Persyaratan, 940 KK Dicoret dari Program Keluarga Harapan

Tak Penuhi Persyaratan, 940 KK Dicoret dari Program Keluarga Harapan

Dinas Sosial Kota Tegal mencatat ada 1.882 keluarga penerima manfaat (KPM) dicoret sebagai peserta PKH sejak awal 2019.


Waspada, Jambret Beraksi di Jatirokeh-Songgom

Waspada, Jambret Beraksi di Jatirokeh-Songgom

Bagi kalian yang hendak bepergian di malam hari harus lebih waspada.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!