Lokal
Share this on:

Berbahaya, Lampu Penerang Jalur Pantura Kerap Usil Dimatikan

  • Berbahaya, Lampu Penerang Jalur Pantura Kerap Usil Dimatikan
  • Berbahaya, Lampu Penerang Jalur Pantura Kerap Usil Dimatikan

PERBAIKI- Petugas Dishub tengah melakukan perawatan PJU di Jalur Pantura, beberapa hari lalu. (dok. radar brebes)

BREBES - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Brebes meminta masyarakat sadar dengan fasilitas layanan masyarakat. Ini menyusul maraknya penerangan jalan umum (PJU) di Jalur pantura yang sengaja dimatikan pihakl uyang tak bertanggung jawab.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Brebes, Budi Setio mengungkapkan, saat ini tengah marak saluran PJU yang sengaja dimatikan oleh masyarakat di sejumlah titik. Selain di Jalan Pantura wilayah Kota Brebes, PJU di Alun-alun Brebes juga kerap sengaja dimatikan.

"Sekarang itu banyak tangan-tangan jahil. Beberapa titik PJU sengaja sering dimatikan. Di alun-alun Brebes juga, apakah ini supaya suasananya remang-remang atau agak gelap atau gimana untuk mojok orang pacaran," katanya, kemarin.

Budi mengaku, petugas Dishub selalu melakukan pengecekan PJU di wilayah Kota Brebes, termasuk sekitar alun-alun. Saat pengecekan, mini circuit breaker (MCB) atau tombol saklar selalu dalam posisi off. Namun saat kembali dinyalakan PJU itu tidak mengalami kerusakan.

Geram dengan tangan jahil itu, Dishub pun melayangkan surat kepada Satpol PP Brebes. "Kami sudah menyurati Satpol PP agar turut mengawasi fasilitas untuk masyarakat ini. Kami minta bantuan kepada Satpol PP agar ikut menjaga ketertiban umum terkait dengan maraknya tangan jahil yang sengaja mematikan PJU," tambahnya.

Pihaknya harus kerja ekstra, karena masyarakat yang sengaja mematikan saklar listrik semakin marak dan sering terjadi. Saklar itu terdapat pada tiang dan terkoneksi ke beberapa PJU. Hal itu diketahui saat petugas saat menerima pengaduan bahwa PJU mati, namun setelah diperbaiki tidak ada kerusakan.

"Aduan itu banyak sekali, bahkan kami itu dikatakan kerjanya lelet karena banyak PJU mati. Tiap ada pengaduan kami langsung cek dan tidak ada kerusakan. Posisi MCB itu off. Berarti sengaja ada yang mematikan. Itu PJU yang ada di beberapa titik di wilayah Kota Brebes, di Jalan Jenderal Sudirman dan di depan RSUD Brebes," katanya.

Dia menjelaskan tindakan oknum masyarakat mematikan PJU itu sangat membahayakan pengendara saat melintas pada malam hari. Sebab, di jalur Pantura banyak lubang dan dapat mrmicu terjadinya kecelakaan karena tidak ada penerangan. Mestinya, masyarakat harus menyadari bahwa PJU itu merupakan fasilitas publik.

"Ini masya Allah sekali. Sudah sering soalnya. Kami cek dan kembali nyalakan tombol dan hidup lagi, besoknya di titik lain ada yang mati. Begitu seterusnya. Padahal tombol itu ada penutupnya, rapat," tambahnya.

Dia berharap, Satpol PP bisa menindak tegas masyarakat yang sengaja mematikan saklar listrik PJU. Dishub juga akan terus melakukan pengecekan di sejumlah titik yang penerangan jalannya kerap mati karena tangan usil masyarakat. Pasalnya keberadaan PJU sangat penting dan sangat membantu masyarakat.

"Kami akan terus melakukan pengecekan. Kalau kami melihat oknum yang sengaja mematikan, maka kami akan tindak tegas," tandasnya. (fid/ism/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Diseruduk Avanza, Elf Nyelong Tabrak Rumah

Diseruduk Avanza, Elf Nyelong Tabrak Rumah

Kecelakaan beruntun terjadi di Jalur Pantura di Jalan Dr. Ciptomangunkusumo, Selasa (18/6).


Hari Terakhir Arus Balik, Pantura Dipadati Pemotor dan Kendaraan Pribadi

Hari Terakhir Arus Balik, Pantura Dipadati Pemotor dan Kendaraan Pribadi

Memasuki H+5 Idul Fitri 2019 jalur Pantura masih dipadati pemudik mengarah ke Jakarta, Senin (10/6) pagi.


Pemudik Masih Padati Jalur Pantura Brebes

Pemudik Masih Padati Jalur Pantura Brebes

Kendaraan dari arah timur di ruas pantura Brebes merayap. Banyaknya kendaraan yang melintas menyebabkan di sejumlah titik tersendat.


Jalur Selatan Mulai Dipadati Kendaraan Pemudik

Jalur Selatan Mulai Dipadati Kendaraan Pemudik

Memasuki H+4 Idul Fitri, volume kendaraan yang melewati jalur Purwokerto-Tegal, Sabtu (8/6) siang hingga sore hari, mengalami peningkatan.


Pantura Sepi, Hanya 43.847 Kendraan yang Lewat

Pantura Sepi, Hanya 43.847 Kendraan yang Lewat

Jumlah kendaraan pemudik yang melintas di jalur Pantura Kota Tegal mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.


Sistem One Way Masih Diberlakuan

Sistem One Way Masih Diberlakuan

Pemberlakukan sistem one way di ruas jalur tol yang sebelumnya direncanakan hanya akan berlangsung hingga 2 Juni 2019, hingga Senin (3/6) pagi masih diberlakuan


Arus Mudik Meningkat, Contra Flow di Tol Mulai Disiapkan

Arus Mudik Meningkat, Contra Flow di Tol Mulai Disiapkan

Arus mudik di jalur Tol Jakarta-Brebes diprediksi bakal kembali meningkat, Jumat (31/5) sore ini.



Sidak Pasar dan Mal, Bupati Dapati Sagu dan Terasi Berbahaya

Sidak Pasar dan Mal, Bupati Dapati Sagu dan Terasi Berbahaya

Jelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Tegal Umi Azizah melakukan inspeksi mendadak ditemani tim sistem keamanan terpadu.


Limbah Industri Dibuang di Saluran, Warga Ngeluh Mual dan Pusing

Limbah Industri Dibuang di Saluran, Warga Ngeluh Mual dan Pusing

Warga di sekitar wilayah RW 14 Kelurahan Panggung Kota Tegal mengeluhkan kerap merasakan pusing pada jam-jam tertentu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!