• Home
  • Berita Lokal
  • Berduaan Hingga Larut Malam, Kades Limbangan Digerebek Warganya

Lokal
Share this on:

Berduaan Hingga Larut Malam, Kades Limbangan Digerebek Warganya

  • Berduaan Hingga Larut Malam, Kades Limbangan Digerebek Warganya
  • Berduaan Hingga Larut Malam, Kades Limbangan Digerebek Warganya

AUDIENSI - Sejumlah warga Desa Limbangan, Kecamatan Losari saat beraudensi terkait penggerebekan Kades Limbangan, Rabu (3/1) malam, lalu. (dedi sulastro/radar brebes)

LOSARI - Kepala Desa Limbangan Kecamatan Losari Kabupaten Brebes digerebek warganya, rabu (3/1) malam, lalu. Tindakan warga itu dilakukan, lantaran sang kades kepergok sedang berudaan dengan seorang wanita hingga larut malam.

Beruntung kedua pasangan yang bukan muhrim ini selamat dari amukan massa. Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan aksi warga, segera datang ke lokasi dan mengamankan keduanya.

Kapolres Brebes AKBP Sugiarto melalui Kapolsek Losari AKP Suraedi mengungkapkan pihaknya mendapatkan laporan bahwa telah terjadi dugaan perzinahan yang dilakukan oleh Kades Limbangan, K (53) dengan warganya R (46). Kejadian sekitar pukul 23.00 WIB itu terjadi di rumah R di RT 5 RW 4.

"Memang telah terjadi penggerebekan oleh masyarakat Desa Limbangan. Di mana yang digerebek adalah seorang kepala desa, keduanya kami amankan ke kantor" jelasnya.

Meski sudah dibawa ke mapolsek, ternyata masih banyak warga yang ikut mendatangi mapolsek. Namun, malam itu karena warga banyak berdatangan ke polsek, demi keamanan keduanya pun dibawa ke Mapolres Brebes untuk menghindari kemungkinan amuk massa.

Dia melanjutkan, warga masih menuntut agar tindakan Kades Limbangan yang diduga melakukan perzinaan diusut tuntas. "Lantaran banyak masyarakat yang berdatangan, kedua pelaku kita bawa ke Polres Brebes untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Kepala Dusun I Desa Limbangan Nurudin telah meminta keterangan R terkait dugaan perzinaan tersebut. Dia mengatakan, kejadian tersebut atas dasar suka sama suka dan tidak ada paksaan.

Di tempat yang sama, Abdul Kholif, salah seorang warga, kecewa dengan perilaku pimpinannya. Menurutnya, Desa Limbangan yang terkenal dengan para ulama tercoreng akibat peristiwa tersebut.

"Secara tidak langsung perbuatan mereka mencoreng nama baik para ulama dan desa. Dan harapannya kades diturnkan dari jabatannya," katanya.

Camat Losari Imam T menyayangkan terjadinya peristiwa tersebut. Dia berharap tidak ada lagi kejadian serupa yang terjadi di Kecamatan Losari. Mengenai mekanisme jabatan, kata dia, secara administrasi jabatan kades tidak bisa dipecat.

Sebab, saat ini belum ada yang melaporkan terkait dugaan perzinaan tersebut. "Kalaupun ada, nanti ada pejabat sementara. Kalau secara administrasi itu tadi jabatannya tidak bisa dipecat. Kecuali kades itu mengundurkan diri," pungkasnya saat dihubungi melalui sambungan telpon genggamnya. (ded/ism/zul)

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!