Lokal
Share this on:

Berisik, Alasan Pelaku Tembak Dua ABG di Pos Ronda

  • Berisik, Alasan Pelaku Tembak Dua ABG di Pos Ronda
  • Berisik, Alasan Pelaku Tembak Dua ABG di Pos Ronda
  • Berisik, Alasan Pelaku Tembak Dua ABG di Pos Ronda
  • Berisik, Alasan Pelaku Tembak Dua ABG di Pos Ronda

TEGAL - Penembakan yang mengakibatkan dua remaja, Arif Syawaludin Hanafi (16), warga Debong Lor, dan Zidni Ilman Muhammad (15), warga Jalan Arjuna Slerok berhasil diungkap Tim Vajra Polres Tegal Kota. Seorang pelaku beserta barang bukti berupa senapan angin laras panjang yang diduga digunakan untuk melakukan penembakan pun sudah diamankan polisi.

Pelaku adalah SN (40), warga Kelurahan Randugunting Kota Tegal. SN mengaku terpaksa melepaskan tembakan, lantaran terganggu dengan suara berisik yang ditimbulkan kedua korban dan rekan-rekannya.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah, Senin (13/5) sore, mengatakan penembakan terjadi, Selasa (7/5) dinihari WIB, sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Arjuna Slerok. Selanjutnya, jajarannya pun langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan atas kejadian itu.

"Dari hasil proses penyelidikan, dugaan mengerucut pada pelaku. Sehingga dengan sejumlah barang bukti, pelaku kita amankan," katanya.

Kapolres menyebutkan, barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya sepucuk senapan angin laras panjang, satu tabung gas co2 beserta regulatornya, dan 68 butir peluru senapan angin dengan tempatnya. Selain itu, juga ikut dijadikan barang bukti proyektil peluru senapan angin yang diangkat dari bagian kaki korban yang terkena tembakan.

Sementara itu, SN mengaku, tidak bermaksud menembak korban. Dia hanya bermaksud memperingatkan kedua korban dan rekan-rekannya untuk tidak berisik. "Saya punya anak balita. Saat itu mau memperingatkan korban agar tidak menggangu," ujarnya.

Akibat perbuatannya itu, pelaku dijerat pasal 80 UURI No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman tiga tahun penjara. SN juga disangkakan pasal 351 KUHPidana tentang Penembakan dengan ancaman hukuman dua tahun penjara. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Awas, Kebakaran Hutan Masuk ke Guci, Dua Kilometer Permukiman Warga

Awas, Kebakaran Hutan Masuk ke Guci, Dua Kilometer Permukiman Warga

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Lereng Gunung Slamet mulai masuk ke Guci.


Diterjang Angin Puting Beliung, Dua Atap Rumah Terseret 50 Meter

Diterjang Angin Puting Beliung, Dua Atap Rumah Terseret 50 Meter

Bencana alam angin puting beliung melanda Desa Dermasuci, Kecamatan Pangkah, Jumat (20/9) pukul 10.45 WIB.


Tak Terlihat Tiga Hari, ABG Tewas di Rumahnya yang Terkunci

Tak Terlihat Tiga Hari, ABG Tewas di Rumahnya yang Terkunci

Nurlia Amanda Saputri (15), warga Desa Kramat, Jatibarang, Brebes ditemukan tewas di dalam rumahnya, Kamis (19/9) malam.


Pelaku Pembunuhan Pengantin Baru di Pemalang, Terancam Hukuman Seumur Hidup

Pelaku Pembunuhan Pengantin Baru di Pemalang, Terancam Hukuman Seumur Hidup

Rekontruksi pembunuhan pegantin baru di Desa Mendelelem, Kecamatan Belik, menemukan fakta baru.


Motif Tawuran Brutal Pakai Celurit Terus Didalami

Motif Tawuran Brutal Pakai Celurit Terus Didalami

Sejumlah orang dimintai keterangan terkait tawuran dua kelompok remaja, Minggu (15/9) dinihari WIB..


PKB Jatah Dua, PDI-P dan Gerindra Dapat Satu Ketua Komisi

PKB Jatah Dua, PDI-P dan Gerindra Dapat Satu Ketua Komisi

Teka-teki siapa yang akan mendapat jatah ketua komisi di DPRD Kabupaten Tegal mulai terjawab.


Tawuran Pakai Celurit di Tegal Sudah Disiapkan, Lima ABG Diamankan

Tawuran Pakai Celurit di Tegal Sudah Disiapkan, Lima ABG Diamankan

Duel tawuran yang melibatkan dua kelompok remaja di Jalan Kapten Sudibyo Tegal, Minggu (15/9) dinihari, ternyata sudah direncanakan sebelumnya.


Sebelum Tawuran Brutal, Kedua Kelompok Saling Ejek di Medsos

Sebelum Tawuran Brutal, Kedua Kelompok Saling Ejek di Medsos

Polisi terus melakukan penyelidikan intensif tawuran antar dua kelompok di Jalan Kapten Sudibyo Kota Tegal, Minggu (15/9) dinihari WIB.


Tawuran di Tegal Diduga karena Saling Geber Sepeda Motor

Tawuran di Tegal Diduga karena Saling Geber Sepeda Motor

Tawuran dua kelompok remaja di Jalan Kapten Sudibyo Tegal, Minggu (14/9) dinihari diduga dipicu hal sepele.


Tawuran, Dua ABG Kena Sabetan Celurit, Satu Masih Tertancap di Kakinya

Tawuran, Dua ABG Kena Sabetan Celurit, Satu Masih Tertancap di Kakinya

Dua kelompok remaja yang diduga berasal dari Kelurahan Slerok dan Randugunting terlibat tawuran di Jalan Kapten Sudibyo, Minggu (14/9) dinihari.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!