• Home
  • Berita Lokal
  • Berjualan di Atas Trotoar, Puluhan PKL di Kota Brebes Ditertibkan

Lokal
Share this on:

Berjualan di Atas Trotoar, Puluhan PKL di Kota Brebes Ditertibkan

  • Berjualan di Atas Trotoar, Puluhan PKL di Kota Brebes Ditertibkan
  • Berjualan di Atas Trotoar, Puluhan PKL di Kota Brebes Ditertibkan
  • Berjualan di Atas Trotoar, Puluhan PKL di Kota Brebes Ditertibkan
  • Berjualan di Atas Trotoar, Puluhan PKL di Kota Brebes Ditertibkan

BREBES - Satpol PP Brebes melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah titik, termasuk PKL yang berjualan di atas trotoar depan RSUD Brebes, Selasa (15/10). Para PKL-PKL langsung diminta untuk pindah ke lokasi yang sudah ditentukan, yakni di dalam kantin RSUD dan kawasan Taman Makam Pahlahan Kusuma Tama.

Tindakan tegas Satpol PP merupakan tindak lanjut ditetapkannya kawasan tertib di wilayah Kota Brebes di enam titik. Penetapan kawasan tertib ini diawali dengan penandatanganan pakta integritas terkait kawasan tertib, yaitu bebas PKL, pengamen, gelandangan, dan orang telantar (PGOT), serta spanduk, dan parkir liar.

Pakta integritas itu ditandatangani usai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober lalu, dipimpin Wakil Bupati Brebes Narjo. Ada enam titik yang menjadi sasaran penertiban, di antaranya kawasan Taman Edukasi, Taman Juang, Taman Pulosari. Selain taman, juga sepanjang Jalan Gajahmada, Jalan Sudirman, dan Jalan Pemuda.

"Kawasan di enam titik itu harus bebas dari PKL, PGOT, parkir lian, dan spanduk. Harus tertib," kata Kepala Sarpol PP Brebes Budi Darmawan, Selasa (15/10).

Budi meminta para PKL yang biasa mangkal di trotoar depan RSUD Brebes segera pindah lokasi ke TMP. Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan pihak RSUD agar sebagian dari mereka diberi tempat di kantin RSUD. Sebab, selain karena ditetapkan sebagai kawasan tertib, RSUD Brebes juga akan dilakukan akreditasi. Sehingga, lingkungan RSUD harus bersih dan bebas PKL.

"Di depan RSUD itu ada 17 pedagang. Tapi berdasarkan kesepakatan dengan RSUD, yang diperbolehkan masuk ke kantin RSUD itu pedagang yang berjualan di atas 10 tahun. Kalau di bawah 10 tahun berjualan, dipindahkan ke TMP. Tapi RSUD hanya memperbolehkan 2 pedagang yang masuk," tambahnya.

Kepala Bidang Penegakan Perda dan Ketertibam Umum, Edi Hermawan menambahkan, saat ini, penertiban PKL, PGOT, parkir liar, pengamen dan spanduk masih dilakukan dengan tindakan persuasif. Namun, jika di antara mereka masih ada yang membandel, Satpol PP Brebes akan bertindak tegas dengan melakukan penertiban secara represif.

"Ke depan akan akreditasi, sehingga harus bersih. Kawasan ini tidak boleh ada orang yang berjualan di trotoar," pungkasnya. (fid/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ini Solusi bagi Pendaftar CPNS di Tegal yang Kesulitan Memasukan NIK

Ini Solusi bagi Pendaftar CPNS di Tegal yang Kesulitan Memasukan NIK

Disdukcapil Kota Tegal membantu pendaftar yang mengalami kesulitan memasukan NIK ke sistem pendaftaran CPNS atau SSCN.


Tergolong Rendah, Pemkot Tegal Harus Perhatikan Kesejahteraan Guru Swasta

Tergolong Rendah, Pemkot Tegal Harus Perhatikan Kesejahteraan Guru Swasta

Pemerintah Kota Tegal diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan guru swasta. Sebab, honor yang diterima setiap bulannya masih tergolong rendah.


Pemkot Tegal Buka Lowongan 205 Formasi CPNS

Pemkot Tegal Buka Lowongan 205 Formasi CPNS

Pemerintah Kota Tegal mulai membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019, Senin (11/11).


Wali Kota Tegal wanti-wanti Pedagang Tak Gunakan Jasa Rentenir

Wali Kota Tegal wanti-wanti Pedagang Tak Gunakan Jasa Rentenir

Para pedagang dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Tegal diminta untuk tidak lagi menggunakan jasa rentenir untuk mendapatkan permodalannya.


Terbukti Palsukan SKL, Pelawak Qomar Divonis 1 Tahun 5 Bulan

Terbukti Palsukan SKL, Pelawak Qomar Divonis 1 Tahun 5 Bulan

Pelawak senior Nurul Qomar divonis penjara oleh oleh majelis hukum selama 1 tahun lima bulan, Senin (11/11), di PN Brebes.


Kunker Dibayar Harian, Anggota Dewan Merasa Kerja Serabutan

Kunker Dibayar Harian, Anggota Dewan Merasa Kerja Serabutan

Kebijakan baru yang diterapkan sekretariat dewan atas persetujuan pimpinan DPRD terkait honor kunjungan kerja mulai disoal.


BPJamsostek melindungi GTT dan PTT di Kabupaten Brebes

BPJamsostek melindungi GTT dan PTT di Kabupaten Brebes

Kabar duka hadir dari dunia pendidikan Kabupaten Brebes, dalam satu tahun terakhir terdapat 8 tenaga kerja di dunia pendidikan yang tutup usia.


Tiga Hari Truk dan Bus Dilarang Lewat Pantura Brebes

Tiga Hari Truk dan Bus Dilarang Lewat Pantura Brebes

Satlantas Polres Brebes, Jumat (8/11) hari ini, akan mulai melakukan rekayasa lalulintas.


Siswa SMA Negeri 2 Tegal Saling Lempar Bubuk Warna, Ada Apa?

Siswa SMA Negeri 2 Tegal Saling Lempar Bubuk Warna, Ada Apa?

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri (N) 2 Tegal memperingati puncak Hari Ulang Tahun ke- 39 di Lapangan SMA Negeri 2 Tegal, Kota Tegal.


Hendak Tawuran, 22 Pelajar SMP Bawa Sajam Digelandang Polisi

Hendak Tawuran, 22 Pelajar SMP Bawa Sajam Digelandang Polisi

22 pelajar dari sejumlah SMP di Kabupaten Brebes digelandang ke Mapolres Brebes, Kamis (7/11) petang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!