• Home
  • Berita Lokal
  • Bersandal Jepit, Dua Eksekutor Mayat Dalam Karung Dihukum 5 Tahun Penjara

Lokal
Share this on:

Bersandal Jepit, Dua Eksekutor Mayat Dalam Karung Dihukum 5 Tahun Penjara

  • Bersandal Jepit, Dua Eksekutor Mayat Dalam Karung Dihukum 5 Tahun Penjara
  • Bersandal Jepit, Dua Eksekutor Mayat Dalam Karung Dihukum 5 Tahun Penjara

SLAWI - Dua pelaku pembunuhan Nurhikmah (16), yang mayatnya ditemukan terikat dalam karung di sebuah rumah kosong di Desa Cerih Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal menjalani sidang putusan di pengadilan negeri Slawi, Selasa (10/9) siang. Dalam sidang itu, pelaku masing-masing NL (17) dan AI (15) mendapatkan hukuman lima tahun penjara.

Vonis yang dibacakan majelis hakim itu lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Meski begitu, kuasa hukum terdakwa menerima keputusan majelis hakim tersebut.

Dalam amar putusannya, Ketua Majelis Hakim, Indirawati mengatakan memperhatikan pasal 80 ayat (3) Jo pasal 76 C UU RI no 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomer 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, UU RI Nomer 11 tahun 2012 tentang sistem peradilam pidana anak, dan UU RI nomer 8 tahun 1981 tentang hukum acara pidana. Karenanya, perkara ini dilakukan pemisahan berkas antara perkara anak dan dewasa.

"Menghukum keduanya dengan vonis penjara lima tahun dan ikut program pelatihan kerja selama 4 bulan di LPKA Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah," katanya.

Usai membacakan putusan itu, majelis hakim juga sempat memberikan kesempatan kepada kuasa hukum untuk mengajukan keberatan. Namun, hukum masing-masing terdakwa memilih menerima putusan itu.

Pengacara NL Harnawan Sukma Mardian mengatakan dia telah berupaya mengajukan pledoi atas tuntutan jaksa sebelumnya. Sehingga, menerima putusan yang diberikan oleh majelis hakim.

"Jadi, kami menerima keputusan itu. Kami sudah mengajukan pembelaan terhadap tuntutan dari JPU lalu," ungkap Harnawan

Sementara dalam sidang sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) menyebut, pasal utama yang dipakai adalah Pasal 80 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukumannya 15 tahun penjara. Namun karena pelaku masih di bawah umur, maka ancamannya bisa setengahnya. Pertimbangannya terkait usia dan keduanya bukan pelaku utama. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Diterjang Angin Puting Beliung, Dua Atap Rumah Terseret 50 Meter

Diterjang Angin Puting Beliung, Dua Atap Rumah Terseret 50 Meter

Bencana alam angin puting beliung melanda Desa Dermasuci, Kecamatan Pangkah, Jumat (20/9) pukul 10.45 WIB.


Tak Terlihat Tiga Hari, ABG Tewas di Rumahnya yang Terkunci

Tak Terlihat Tiga Hari, ABG Tewas di Rumahnya yang Terkunci

Nurlia Amanda Saputri (15), warga Desa Kramat, Jatibarang, Brebes ditemukan tewas di dalam rumahnya, Kamis (19/9) malam.


Khojin Kembali Pimpin Perbarindo DPK Tegal

Khojin Kembali Pimpin Perbarindo DPK Tegal

H Khojin SH MM kembali terpilih sebagai Ketua Perbarindo DPK Tegal dalam Musyawarah Komisariat (Muskom) VII DPK Tegal


Motif Tawuran Brutal Pakai Celurit Terus Didalami

Motif Tawuran Brutal Pakai Celurit Terus Didalami

Sejumlah orang dimintai keterangan terkait tawuran dua kelompok remaja, Minggu (15/9) dinihari WIB..


PKB Jatah Dua, PDI-P dan Gerindra Dapat Satu Ketua Komisi

PKB Jatah Dua, PDI-P dan Gerindra Dapat Satu Ketua Komisi

Teka-teki siapa yang akan mendapat jatah ketua komisi di DPRD Kabupaten Tegal mulai terjawab.


Peringati Tahun Baru Islam, Ribuan Santri Gelar Pawai Obor

Peringati Tahun Baru Islam, Ribuan Santri Gelar Pawai Obor

Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Tegal memperingati tahun baru Islam dengan menggelar pawai obor.


Tawuran Pakai Celurit di Tegal Sudah Disiapkan, Lima ABG Diamankan

Tawuran Pakai Celurit di Tegal Sudah Disiapkan, Lima ABG Diamankan

Duel tawuran yang melibatkan dua kelompok remaja di Jalan Kapten Sudibyo Tegal, Minggu (15/9) dinihari, ternyata sudah direncanakan sebelumnya.


Sebelum Tawuran Brutal, Kedua Kelompok Saling Ejek di Medsos

Sebelum Tawuran Brutal, Kedua Kelompok Saling Ejek di Medsos

Polisi terus melakukan penyelidikan intensif tawuran antar dua kelompok di Jalan Kapten Sudibyo Kota Tegal, Minggu (15/9) dinihari WIB.


Suporter Persab Brebes dan Persip Pekalongan Bentrok, Empat Orang Dilarikan ke RSUD Brebes

Suporter Persab Brebes dan Persip Pekalongan Bentrok, Empat Orang Dilarikan ke RSUD Brebes

Laga kandang Persab Brebes di stadion Karangbirahi dalam lanjutan Liga 3 Regional Jateng berhadapan dengan Persip Pekalongan, Minggu (15/9), berakhir ricuh.


Tawuran di Tegal Diduga karena Saling Geber Sepeda Motor

Tawuran di Tegal Diduga karena Saling Geber Sepeda Motor

Tawuran dua kelompok remaja di Jalan Kapten Sudibyo Tegal, Minggu (14/9) dinihari diduga dipicu hal sepele.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!