• Home
  • Berita Lokal
  • Bikin Resah, Karlak atau Pemungut Ikan di Pelabuhan Tegal Bekerja Tiga Shift

Lokal
Share this on:

Bikin Resah, Karlak atau Pemungut Ikan di Pelabuhan Tegal Bekerja Tiga Shift

  • Bikin Resah, Karlak atau Pemungut Ikan di Pelabuhan Tegal Bekerja Tiga Shift
  • Bikin Resah, Karlak atau Pemungut Ikan di Pelabuhan Tegal Bekerja Tiga Shift

TEGAL - Semakin banyaknya para pemungut ikan (karlak) di pelabuhan Jongor Tegalsari Kota Tegal mulai membuat resah nelayan. Pasalnya, keberadaan mereka yang didominasi para wanita itu kerap mengganggu aktivitas bongkar muat disana.

Bahkan, sesekali ada kesempatan untuk mengambil ikan dalam keranjang. Karenanya, nelayan berharap ada perhatian dari otoritas pelabuhan untuk mengatasi kondisi itu.

Ketua DPC HNSI Kota Tegal mengatakan kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai Tegal Sari (PPP) sebagai pusat perputaran perekonomian masyarakat khususnya nelayan yang aktivitasnya mulai ramai sejak pukul 21.00 WIB. Hingga menjelang siang hari, nelayan maupun anak buah kapal (ABK), memulai pembongkaran ikan.

"Namun ada beberapa permasalahan yang perlu mendapat perhatian dari otoritas," katanya.

Permasalahan itu antara lain semakin banyaknya para pelaku pemungut ikan atau biasa disebut karlak ikan. Mereka setiap harinya selalu keluar masuk dengan bebas kedalam pelabuhan yang tidak semestinya ada dalam kawasan itu. Kelompok yang didominasi para wanita ini datang dari berbagai luar Kota Tegal.

" Selain keberadaanya sangat mengganggu aktifitas bongkar ikan juga meresahkan. Karena sesekali ada kesempatan kemungut ikan yang ada dalam keranjang yang siap dijual. Mereka bergerak ada shift malam dan pagi," ungkap Riswanto.

Menurutnya, karlak ikan ini berjumlah sekitar 50-100 orang. Hasil yang mereka dapatkan dijual ke penadah dengan harga Rp5.000-15.000 per ember.

"Dan ini dilakukan berulang-ulang setiap waktu dan kesempatan. Karenanya, pelaku usaha perikanan berharap ini bisa menjadi perhatian otoritas pemerintah daerah pengelolaan kawasan pelabuhan agar tercipta susana kawasan yang tertib, aman dan kondusif," jelasnya.

Selain itu, imbuh Ruswanto, sudah banyaknya bolder pengikat tali untuk tambat kapal yang sudah rusak, kerap membuat kapal yang ditambatkan lepas. Sehingga kapal akan bergeser bahkan berpindah tempat.

"Beberapa fasilitas yang rusak lainnya yakni rubber fender untuk pengaman dermaga dari benturan kapal secara langsung," pungkasnya. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Gladi Ubaloka, Tiga Peserta Pilih Mundur

Gladi Ubaloka, Tiga Peserta Pilih Mundur

Gladi Ubaloka yang diikuti peserta selama 5 hari dapat berjalan sesuai dengan jadual.


Kereen... Pria di Tegal Berhasil Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

Kereen... Pria di Tegal Berhasil Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

Seorang pria di Kota Tegal mampu menyulap sampah plastik yang berada di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) menjadi bahan bakar minyak (BBM).


Kontainer Srempet Tiga Motor, Seorang Pengendara Tewas, Lima Terluka

Kontainer Srempet Tiga Motor, Seorang Pengendara Tewas, Lima Terluka

Kecelakaan kembali terjadi Jalan Raya Tegal-Bumiayu, tepatnya di alas jati Balapulang Kabupaten Tegal, Rabu (19/6).


KPU Digugat Caleg Partai Golkar

KPU Digugat Caleg Partai Golkar

Masyarakat Kecamatan Tarub yang juga calon anggota legislatif dari Partai Golkar, H Sururi menggugat KPU Kabupaten Tegal.


Bangga Pernah Jadi Dosen IAIBN, Alumninya Banyak Menjadi ASN

Bangga Pernah Jadi Dosen IAIBN, Alumninya Banyak Menjadi ASN

Bupati Tegal Umi Azizah menghadiri acara halalbihalal Fakultas Syariah dan Ushuludin di komplek MI Raden Fatah Desa Grobog Wetan, Kecamatan Pangkah.


Kejaksaan Panggil Badan Usaha yang Belum Menjadi Peserta BPJS TK

Kejaksaan Panggil Badan Usaha yang Belum Menjadi Peserta BPJS TK

Kejari kota Tegal memanggil 300 badan usaha yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan yg dibagi menjadi 5 kali pemanggilan dalam 5 hari kerja.


Butuh 4.000 Keping Blangko KTP-El, Kemendagri Hanya Beri 500

Butuh 4.000 Keping Blangko KTP-El, Kemendagri Hanya Beri 500

Warga Kabupaten Tegal yang mengajukan permohonan pembuatan KTP elektronik harus bersabar.


Bawa 75 Pil Koplo, Pemuda Tanggung Dibekuk Polisi

Bawa 75 Pil Koplo, Pemuda Tanggung Dibekuk Polisi

STA (24) seorang pemuda warga Desa Grobogkulon Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal harus berurusan dengan polisi.


Bawaslu Mulai Supervisi Kesiapan Jajaran di Bawahnya

Bawaslu Mulai Supervisi Kesiapan Jajaran di Bawahnya

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI melakukan supervisi di Kota Tegal, Senin (17/6) siang.


Laka Lantas Tol Cipali, 3 Warga Tegal Meninggal dan Dua Lainnya Kritis

Laka Lantas Tol Cipali, 3 Warga Tegal Meninggal dan Dua Lainnya Kritis

Kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Cipali KM 150 telah merenggut tiga nyawa warga Dukuh Jeliran RT 10 RW 05 Desa Tarub.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!