• Home
  • Berita Lokal
  • Blangko Terbatas, 71 Ribu Warga Harus Sabar Tunggu E-KTP-nya Dicetak

Lokal
Share this on:

Blangko Terbatas, 71 Ribu Warga Harus Sabar Tunggu E-KTP-nya Dicetak

  • Blangko Terbatas, 71 Ribu Warga Harus Sabar Tunggu E-KTP-nya Dicetak
  • Blangko Terbatas, 71 Ribu Warga Harus Sabar Tunggu E-KTP-nya Dicetak

SLAWI - Jumlah warga Kabupaten Tegal yang sudah melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dan datanya siap cetak atau berstatus print ready record (PRR) mencapai 71.000 orang. Namun, jumlah blangko yang tersedia terbatas.

"Yang sudah PRR atau siap cetak jumlahnya 71.000. Ini data sampai 14 November 2018," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) ‎Kabupaten Tegal Salu Panggalo, kemarin.

Meski demikian, Salu menyebut belum semua e-KTP milik 71.000 warga itu bisa dicetak‎. Penyebabnya, jumlah blangko yang tesedia terbatas.

Menurutnya, ketersediaan blangko yang dikirim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hanya mencapai 1.000-1500 keping saja per pekannya.

"Ya mau gimana lagi, dikirim dari pusat segitu. Seringnya dikirim 1.000. Kita tidak bisa apa-apa, kecuali menunggu blangkao dikirim. Blangko datangnya setiap satu minggu sekali," ujarnya.

Untuk itu Salu berharap warga yang e-KTP-nya belum jadi untuk bersabar. ‎Diakuinya, warga harus mengantri karena keterbatasan blangko yang tersedia tersebut.

"Saya memohon untuk warga Kabupaten Tegal bisa bersabar dan menunggu. Sebab, kirimannya tetap tergantung dari pusat," tuturnya.

Salu juga menyebutkan banyaknya warga yang harus dibuatkan surat keterangan (suket) pengganti e-KTP. Rata-rata setiap harinya mencapai 200 orang.

Jika jumlahnya mencapai angka tersebut, kata Salu, para pegawai harus bekereja melebihi jam kerja yang ditentukan.

"Biasanya sampai lebih dari jam 16.00 WIB. Padahal, bayaran mereka tidak seberapa karena jam kerjanya melebihi ketentuan. Apalagi tidak ada uang lembur," tandas Salu.

Salah satu warga yang mengurus administrasi kependudukan di kantor Disdukcapil, Maksum (30), mengaku harus antre untuk sekedar mendapatkan suket.

"Saya dari kemarin (Kamis, 13/12) belum mendapatkan nomer antrean. Baru hari ini saja, saya dapat nomer antrean," ungkap warga Desa Kemanggungan, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal ini. (far/zul)


Berita Sejenis

Butuh 4.000 Keping Blangko KTP-El, Kemendagri Hanya Beri 500

Butuh 4.000 Keping Blangko KTP-El, Kemendagri Hanya Beri 500

Warga Kabupaten Tegal yang mengajukan permohonan pembuatan KTP elektronik harus bersabar.


46 Kades Petahana Tersingkir di Pilkades Serentak

46 Kades Petahana Tersingkir di Pilkades Serentak

Sejumlah kepala desa yang berstatus petahana dalam pilkades serentak, Minggu (16/6) kemarin harus merelakan jabatannya hilang.


Laka Lantas Tol Cipali, 3 Warga Tegal Meninggal dan Dua Lainnya Kritis

Laka Lantas Tol Cipali, 3 Warga Tegal Meninggal dan Dua Lainnya Kritis

Kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Cipali KM 150 telah merenggut tiga nyawa warga Dukuh Jeliran RT 10 RW 05 Desa Tarub.


Ditinggal Pengajian, Dapur dan Petarangan Bawang Ludes Terbakar

Ditinggal Pengajian, Dapur dan Petarangan Bawang Ludes Terbakar

Dapur penyimpanan bawang milik Alpiah,70, warga Desa Kendawa, RT 05, RW 02, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes ludes terbakar, Senin (17/6).


Tiga Warga Tegal Jadi Korban Kecelakaan Maut di Tol Cipali

Tiga Warga Tegal Jadi Korban Kecelakaan Maut di Tol Cipali

Kecelakaan beruntun yang terjadi di tol Cipali arah Jakarta juga membawa duka bagi keluarga di Desa Tarub Kabupaten Tegal.


Rapat Keluarga, Mbah Was'ud Dibawa ke Panti Sosial

Rapat Keluarga, Mbah Was'ud Dibawa ke Panti Sosial

Kedatangan Tim Yayasan Gerak Sedekah Tegal (GST) ke rumah Mbah Was'ud di Desa Kemuning RT 03, RW 11 Kecamatan Kramat, membuat geger warga sekitar.


Kasihan... Mbah Was'ud, Hidup Sebatang Kara

Kasihan... Mbah Was'ud, Hidup Sebatang Kara

Mbah Was'ud, 80, warga Desa Kemuning, RT 03, RW 11 Kecamatan Kramat hidup sebatang kara.


Tragis! Tukang Servis Elektronik Tewas Tersengat Aliran Listrik

Tragis! Tukang Servis Elektronik Tewas Tersengat Aliran Listrik

Wahudin, 47, warga RT 5, RW 2 Desa Klikiran, Kecamatan Jatibarang tewas setelah tersengat aliran listrik.


Lakukan Pelecehan di Guci, ABG Nyaris Dipukuli

Lakukan Pelecehan di Guci, ABG Nyaris Dipukuli

Seorang pengunjung Obyek Wisata Guci harus berurusan dengan polisi.


Brebes Masuk DPS Pilkades, Warga Masih Bisa Mencoblos

Brebes Masuk DPS Pilkades, Warga Masih Bisa Mencoblos

Pemerintah masih memberikan kesempatan bagi warga desa untuk memilih calon kades meski tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!