• Home
  • Berita Lokal
  • Bocah 13 tahun yang Diduga Dianiaya Ayah Kandungnya, Meninggal Dunia

Lokal
Share this on:

Bocah 13 tahun yang Diduga Dianiaya Ayah Kandungnya, Meninggal Dunia

  • Bocah 13 tahun yang Diduga Dianiaya Ayah Kandungnya, Meninggal Dunia
  • Bocah 13 tahun yang Diduga Dianiaya Ayah Kandungnya, Meninggal Dunia
  • Bocah 13 tahun yang Diduga Dianiaya Ayah Kandungnya, Meninggal Dunia
  • Bocah 13 tahun yang Diduga Dianiaya Ayah Kandungnya, Meninggal Dunia

BREBES - Dugaan kekerasan terhadap anak di bawah unur kembali terulang di Brebes. Kali ini menimpa SA (13), bocah perempuan asal Desa Pesantunan Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes.

Bocah malang itu bahkan meninggal mengenaskan, Minggu (17/3) kemarin, setelah sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD Brebes. SA diduga menjadi korban kekerasan ayah kandungnya, yang telah bercerai dengan ibunya.

“Saya mendapat informasi korban meninggal dunia dari keluarganya, sekitar pukul 04.00 WIB,” ucap Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Anak dan Perempuan DP3KB Kabupaten Brebes Rini Pujiastuti.

Sebelum menghembuskan napas terakhirnya, kondisi SA memang sangat memprihatinkan. Tubuh bocah perempuan 13 tahun itu kurus, seperti tak terurus.

Itu pulalah yang menjadi alasan, SA kemudian langsung dilarikan ke RSID Brebes. Selain lemah dan lemas lemas, SA juga diduga menderita penyakit lainnya.

Ibu SA, Sri Mulyani mengatakan, dia sangat kehilangan anak perempuannya itu. Dia tak pernah menduga, akan bertemu dengan anaknya, justru setelah dia tidak ada. Menurutnya, dia sama sekali tak pernah bertemu, setelah beberapa bulan terakhir SA ikut dengan ayahnya.

“Saya tidak tahu di mana dia tinggal selama ikut dengan ayahnya. Tanya alamat saja tidak boleh,” kata Sri.

Sri sendiri baru tahu keberadaan SA di rumah tantenya, Senin (11/3) malam. Saat itu juga dia langsung menuju rumah tantenya di Pasar Batang.

Nah, ketika bertemu dan melihat langsung kondisi anaknya yang memprihatinkan itulah, Sri memutuskan membawa SA ke rumah sakit. Ironisnya, nyawa anaknya tak bisa diselamatkan, setelah sempat dirawat beberapa hari.

Informasi yang dia terima, SA meninggal akibat penyakit paru-paru yang dideritanya. Hanya saja, Sri menduga anaknya mrninggal karena menjadi korban dugaan penganiayaan ayahnya sendiri. Saat dirawat di rumah sakit, SA sempat bercerita perihal dugaan penganiayaan itu. “Dia cerita ke saya, “Mamah saya dibanting, dipukul, dan ditampar ayah.” Ada rekamannya waktu di rumah sakit,” ujar Sri.

Ayah kandung SA, Insan Nurullah membenarlan SA tinggal bersamannya setahun terakhir. Dia membantah telah menganiaya anaknya. Namun, dia tak memungkiri pernah mendorong SA, sampai terjatuh di kasur.

“Anak saya belum mandi, dan mungkin waktu itu saya lelah baru pulang kerja. Saya suruh cuci muka gak mau, suruh makan gak mau. Terus saya dorong. Itu saja jatuhnya di kasur,” jelas dia.

Jika kemudian kasus dugaan penganiayaan itu berlanjut ke ranah hukum, Insan pun siap menjalaninya. “Pokoknya saya siap. Apapun risikonya,” ungkapnyanya. (far/zul)


Berita Sejenis

Santri dan Muda Mudi Lintas Agama Halalbihalal

Santri dan Muda Mudi Lintas Agama Halalbihalal

Muda-mudi lintas agama yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Nusantara (FSN) dan santri menggelar halalbihalal.


Butuh 4.000 Keping Blangko KTP-El, Kemendagri Hanya Beri 500

Butuh 4.000 Keping Blangko KTP-El, Kemendagri Hanya Beri 500

Warga Kabupaten Tegal yang mengajukan permohonan pembuatan KTP elektronik harus bersabar.


Sudirman : Almarhum Haji Daryono Terkenal sebagai Ahli Sodakoh

Sudirman : Almarhum Haji Daryono Terkenal sebagai Ahli Sodakoh

Bagi masyarakat Dukuh Jeliran RT 1, RW 05 Desa Tarub, sosok almarhum Haji Daryono yang meninggal karena kecelakaan di Tol Cipali sebagai ahli sodakoh.


46 Kades Petahana Tersingkir di Pilkades Serentak

46 Kades Petahana Tersingkir di Pilkades Serentak

Sejumlah kepala desa yang berstatus petahana dalam pilkades serentak, Minggu (16/6) kemarin harus merelakan jabatannya hilang.


Laka Lantas Tol Cipali, 3 Warga Tegal Meninggal dan Dua Lainnya Kritis

Laka Lantas Tol Cipali, 3 Warga Tegal Meninggal dan Dua Lainnya Kritis

Kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Cipali KM 150 telah merenggut tiga nyawa warga Dukuh Jeliran RT 10 RW 05 Desa Tarub.


Tiga Warga Tegal Jadi Korban Kecelakaan Maut di Tol Cipali

Tiga Warga Tegal Jadi Korban Kecelakaan Maut di Tol Cipali

Kecelakaan beruntun yang terjadi di tol Cipali arah Jakarta juga membawa duka bagi keluarga di Desa Tarub Kabupaten Tegal.


Kapolsek : Korban Kecelakaan Tol Cipali Masih Satu Blok di Desa Tarub

Kapolsek : Korban Kecelakaan Tol Cipali Masih Satu Blok di Desa Tarub

Kecelakaan maut yang terjadi di Tol Cipali KM 150+900B arah Jakarta pada Senin (19/6) pukul 01.00 WIB, menelan korban jiwa asal Tarub.


Wow! Empat Pasang Suami Istri Maju Calon Kades

Wow! Empat Pasang Suami Istri Maju Calon Kades

Sebanyak empat pasangan suami istri (pasutri) maju dalam bursa pemilihan kepala desa serentak yang dilangsungkan, Minggu (16/6).


80 Titik di Kota Slawi Bakal Terekam CCTV

80 Titik di Kota Slawi Bakal Terekam CCTV

Sejumlah kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di wilayah Kabupaten Tegal kini tidak hanya memantau perkembangan lalu lintas.


Kakek yang Hilang Ditemukan Lemah Tergeletak di Jalan

Kakek yang Hilang Ditemukan Lemah Tergeletak di Jalan

Sanuri (63), yang sebelumnya dikabarkan hilang di sekitar Kali Sirongge akhirnya ditemukan, Jumat (14/6) sore.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!