Lokal
Share this on:

BPJS Kesehatan Nunggak Klaim, RSUD Kardinah Ditagih Utang

  • BPJS Kesehatan Nunggak Klaim, RSUD Kardinah Ditagih Utang
  • BPJS Kesehatan Nunggak Klaim, RSUD Kardinah Ditagih Utang

TEGAL - Belum dibayarkannya piutang BPJS berdampak pada terganggunya cash flow RSUD Kardinah. Itu diperparah dengan adanya regulasi online berjenjang yang diberlakukan saat ini.

Akibatnya, pembayaran hutang rumah sakit kelas B itu kepada rekanan menjadi terganggu. Karenanya, RSUD diminta mengoptimalkan dan fokus pada peningkatan pelayanan melebihi rumah sakit swasta.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tegal Nurfitriani mengatakan piutang BPJS yang belum terbayar sejak Juni 2018 sudah mencapai sekitar Rp45 miliar. Itu membuat terganggunya cashflow RSUD Kardinah.

"Melihat kondisi itu, saya prediksikan, di 2018 RSUD Kardinah akan jauh dari pencapaian target pendapatan yang ditargetkan di anggaran 2018. Ini ditambah lagi piutang BPJS yang belum terbayar,"katanya.

Akibat cashflow yang terganggu, kata Nurfitriani, rumah sakit juga saat ini belum dapat membayar beberapa rekanan terkait belum berjalannya realisasi tagihan BPJS yang ada di RSUD Kardinah. Dampak yang baru-baru ini muncul, adanya surat somasi pihak ketiga.

Terlebih lagi adanya regulasi BPJS Kesehatan tentang rujukan online berjenjang yang mengharuskan pasien harus ke rumah sakit tipe C terlebih dahulu. Sedangkan kardinah merupakan rumah sakit tipe B.

"Maka otomatis menambah menurunnya laju pendapatan Kardinah. Apabila keadaan seperti ini terus dibiarkan kami mengkhawatirkan akan banyak yang akan gulung tikar. Karenanya, kami berharap semoga Ada solusi terbaik untuk permasalahan tersebut dari pemerintah pusat," tandasnya.

Kemudian, jelas Fitriani, dengan adanya regulasi online berjenjang, pihaknya menghimbau kepada manajement RSUD Kardinah agar lebih mengoptimalkan peningkatan dan fokus kepada pelayanan umum. Sebab, jika Kardinah maksimal dalam pelayanan dan fasilitas.

"Terutama kebersihan dan suasana yang baik dan terasa mewah, maka masyarakat yang akan berobat dengan fasilitas umum akan lebih memilih ke Kardinah. Ingat tidak sedikit masyarakat yang lebih mempriorutaskan itu, maka pelayanan dan fasilitasnya harus melebihi rumah sakit swasta," pungkasnya.

Terpisah, Direktur RSUD Kardinah dr. Hery Susanto saat dikonfirmasi salah satu wartawan mengatakan selama pelayanan Juli-Oktober 2018 tagihan sekitar Rp35 miliar. Dari jumlah itu, yang jatuh tempo sekitar Rp8,5 miliar.

"Untuk rekanan obat dibayar kalau klaim BPJS Kesehatan cair,"tandas Hery. (muj/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Hingga Pertengahan Februari, Sudah Ada 31 Kasus Demam Berdarah

Hingga Pertengahan Februari, Sudah Ada 31 Kasus Demam Berdarah

Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal mencatat sudah 31 kasus demam berdarah (DB) terjadi hingga awal tahun ini.


2,6 Persen Warga Kota Tegal Derita Kanker, Paling Banyak Serviks dan Mamae

2,6 Persen Warga Kota Tegal Derita Kanker, Paling Banyak Serviks dan Mamae

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal menyebutkan 2,6 persen warga Kota Bahari merupakan penderita penyakit kanker berbahaya.


Januari, Gigitan Nyamuk Aedes Aegypti Renggut Enam Anak-anak di Brebes

Januari, Gigitan Nyamuk Aedes Aegypti Renggut Enam Anak-anak di Brebes

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes mencatat enam orang meninggal dunia akibat terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD).


Wajib Daftarkan Pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan

Wajib Daftarkan Pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal mensosialisasikan sektor jasa konstruksi bagi pejabat pembuat komitmen (PPK) Kabupaten Tegal.


Sudah Empat Bulan BPJS Kesehatan Nunggak Klaim RSUD Dr Soeselo

Sudah Empat Bulan BPJS Kesehatan Nunggak Klaim RSUD Dr Soeselo

BPJS Kesehatan menunggak pembayaran ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soeselo Slawi Kabupaten Tegal selama empat bulan.


Hati-hati, Penderita Demam Berdarah Mulai Meningkat

Hati-hati, Penderita Demam Berdarah Mulai Meningkat

Pasien penderita demam berdarah di RSUD Dr Soesilo Slawi Kabupaten Tegal mengalami peningkatan. Peningkatan terjadi sejak memasuki musim hujan.


BPJS Ketenagakerjaan Tegal Sosialisasikan Program ke Sekolah Dasar

BPJS Ketenagakerjaan Tegal Sosialisasikan Program ke Sekolah Dasar

BPJS Ketenagakerjaan Kota Tegal menggelar kegiatan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan Kepada sekitar 600 Sekolah Dasar se-Kabupaten Tegal.


Di Kota Tegal Empat Ibu Hamil Tertular Sifilis, Dua Lainnya Positif Terpapar HIV

Di Kota Tegal Empat Ibu Hamil Tertular Sifilis, Dua Lainnya Positif Terpapar HIV

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal mengungkapkan empat ibu hamil (bumil) di wilayahnya positif tertular penyakit sifilis.


3 Persen Iuran BPJS Kesehatan Kades dan Pamong Ditanggung Pemerintah

3 Persen Iuran BPJS Kesehatan Kades dan Pamong Ditanggung Pemerintah

Terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 membawa angin segar bagi implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-K


BPJS Kesehatan Intensifkan Pendaftaran Peserta JKN-KIS

BPJS Kesehatan Intensifkan Pendaftaran Peserta JKN-KIS

BPJS Kesehatan terus mengintensifkan pendaftaran kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!