• Home
  • Berita Lokal
  • Buruh Tani Ngaku Polisi untuk Pikat Gadis Incaran, Lalu Dibawa Kabur

Lokal
Share this on:

Buruh Tani Ngaku Polisi untuk Pikat Gadis Incaran, Lalu Dibawa Kabur

  • Buruh Tani Ngaku Polisi untuk Pikat Gadis Incaran, Lalu Dibawa Kabur
  • Buruh Tani Ngaku Polisi untuk Pikat Gadis Incaran, Lalu Dibawa Kabur

PEMALANG - Polisi gadungan yang membawa kabur gadis Pemalang, Sari, ternyata kesehariannya berprofesi sebagai buruh tani. Dia bernama Tasima (28) alias Gendut, seorang duda beranak satu warga Cirebon.

Untuk memuluskan penyamarannya, tersangka bahkan sudah menyiapkan KTP palsu, namanya diubah menjadi Adi Frastyo dengan pekerjaan polisi.

KTP palsu itu dia bikin hanya di bagian depan dan ditempel di kartu yang asli, baru dilaminting sehingga tampak seperti asli. Selain itu kemana-mana tersangka ini juga membawa pistol korek api lengkap dengan sarungnya.

"Korek api pistol ini yang dia bawa kemana-mana," kata Kapolres Pemalang AKBP Kristanto Yoga Darmawan, didampingi Kasat Reskrimnya AKP Suhadi, Kamis (19/9) di Mapolres Pemalang.

AKBP Kristanto menerangkan, sebelum mengajak pergi tersangka sudah berkenalan dengan korban selama satu minggu melalui aplikasi Tantan. Selama itu tersangka intens menjalin komunikasi.

Tersangka mengakui, perbuatannya berpura-pura menjadi anggota polisi supaya dapat memikat gadis incarannya. Kaos polisi dia beli di jalan, termasuk pistol korek.

"Mengaku polisi biar mereka (korban) mau," katanya.

Selama membawa kabur korbannya, dia juga menjual barang-barang milik korbannya.

Atas perbuatannya itu dia dikenai pasal berlapis, 328 KUHP tentang Penculikan dan Pasal 378 dan 372 tentang Penipuan dan Penggelapan.

Penculikannya maksimal 12 tahun penjara, sedangkan penipuan dan penggelapan 5 tahun. (sul/ima)

Berita Sebelumnya

Panitia Pilkades Gumayun Diduga Teledor
Panitia Pilkades Gumayun Diduga Teledor

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kosek Lima Toko, Polisi Sita 11 Dus Minuman Keras

Kosek Lima Toko, Polisi Sita 11 Dus Minuman Keras

Belasan dus minuman kerss berbagai merek dan ukuran, disita petugas kepolisian dari Polres Tegal Kota, Minggu (13/10) dinihari, kemarin.


Proses Perizinan Ribet, Calon Investor Pilih Hengkang

Proses Perizinan Ribet, Calon Investor Pilih Hengkang

Ketua DPRD Kabupaten Tegal mengingatkan pemerintah daerah untuk membenahi sektor perizinan.


Selama Kemarau, BPBD Siapkan 700 Tangki Air Bersih

Selama Kemarau, BPBD Siapkan 700 Tangki Air Bersih

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang menyiapkan sedikitnya 700 tangki air untuk menyetok kebutuhan air bersih selama musim kemarau.


Komisi III Warning Pemkab Tegal Soal Pembelian Lahan TPA di Cenggini

Komisi III Warning Pemkab Tegal Soal Pembelian Lahan TPA di Cenggini

Rencana pembelian lahan untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Cenggini, Kecamatan Balapulang ditentang Komisi III.


BPJS Ketenagakerjaan Tegal Teken Kerjasama dengan Dinas Pendidikan & Kebudayaan Tegal

BPJS Ketenagakerjaan Tegal Teken Kerjasama dengan Dinas Pendidikan & Kebudayaan Tegal

Dalam rangka meningkatkan perlindungan resiko sosial ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal melaksanakan Perjanjian Kerjasama untuk kesekian kalinya


Tak Hanya Demo, Mahasiswa Tegal Juga Galang Dana untuk Papua dan Ambon

Tak Hanya Demo, Mahasiswa Tegal Juga Galang Dana untuk Papua dan Ambon

Hal berbeda dilakukan puluhan massa yang berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Tegal dalam menyikapi tragedi Wamena Papua.


Simpati untuk Endri Terus Berdatangan

Simpati untuk Endri Terus Berdatangan

Atas kegigihannya membantu ekonomi keluarga dengan berjualan kue keliling, Endianto Asep Sunoto mulai mendapatkan banyak simpati dari masyarakat.


Cafe Rakyat, Gratis untuk Anggota Dewan dan Masyarakat

Cafe Rakyat, Gratis untuk Anggota Dewan dan Masyarakat

KetuaDPRD Kabupaten Tegal, Selasa (8/10) meresmikan Cafe Rakyat yang berada di lingkungan kantor sekretariat dewan.


Kios Terbakar, MWC NU Slawi Bantu Korban

Kios Terbakar, MWC NU Slawi Bantu Korban

Musibah kebakaran menimpa kios dagang di wilayah Kelurahan Kudaile, Kecamatan Slawi beberapa hari lalu.


Domiri, ABK Korban Ambruknya Jembatan di Taiwan Berencana Pulang Bulan Ini untuk Menikah

Domiri, ABK Korban Ambruknya Jembatan di Taiwan Berencana Pulang Bulan Ini untuk Menikah

Salah satu ABK asal Pemalang, Domiri, berencana pulang pada Oktober ini untuk mengurus keperluan pernikahan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!