Lokal
Share this on:

Caleg Belum Dibolehkan Beriklan di Media Massa

  • Caleg Belum Dibolehkan Beriklan di Media Massa
  • Caleg Belum Dibolehkan Beriklan di Media Massa

TEGAL - Partai politik (parpol) dan calon legislatif (caleg)-nya belum diperkenankan memasang iklan di media massa baik cetak maupun elektronik. Pemasangan iklan di media massa, baru bisa dilakukan setelah masa kampanye terbuka nanti.

Ketua Bawaslu Kota Tegal Akbar Kusharyanto mengatakan setelah ditetapkan parpol dan calegnya dibolehkan untuk melakukan kampanye. Metode yang dimaksud yakni dengan pertemuan terbatas, tertutup, tatap muka, menyebar brosur, dan lainnya.

"Itu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7/2017 dan PKPU tentang Kampanye Pemilu 2019," katanya.

Terkait pemasangan iklan, Akbar menegaskan, hal itu belum dibolehkan. Sebab, ketentuan pemasangan iklan di media massa baru bisa dilakukan 24 Maret-13 April 2019 mendatang. "Rentang waktunya 21 hari. Jadi saat ini belum dibolehkan," jelas Akbar.

Meski begitu, kata Akbar, untuk pemberitaan masih diperbolehkan. Hanya saja harus proporsional dan berimbang. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pembuktian Lemah, KPU Menangkan Sidang Sengketa Caleg

Pembuktian Lemah, KPU Menangkan Sidang Sengketa Caleg

Sidang sengketa pemilihan calon anggota legislatif Kabupaten Tegal dengan terlapor Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah selesai.


Peserta Belum Mengeksplorasi Keluasan Budaya di Jawa Tengah

Peserta Belum Mengeksplorasi Keluasan Budaya di Jawa Tengah

Sastrawan muda di Jawa Tengah membuktikan kualitasnya di Festival Sastra Jawa Tengah 2019 di Semarang, Sabtu (22/6).


Status Tanah Sekolah Belum Jelas

Status Tanah Sekolah Belum Jelas

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Brebes Dr Tahroni MPd mengatakan, hingga kini masih banyak persoalan.


KPU Digugat Caleg Partai Golkar

KPU Digugat Caleg Partai Golkar

Masyarakat Kecamatan Tarub yang juga calon anggota legislatif dari Partai Golkar, H Sururi menggugat KPU Kabupaten Tegal.


Kejaksaan Panggil Badan Usaha yang Belum Menjadi Peserta BPJS TK

Kejaksaan Panggil Badan Usaha yang Belum Menjadi Peserta BPJS TK

Kejari kota Tegal memanggil 300 badan usaha yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan yg dibagi menjadi 5 kali pemanggilan dalam 5 hari kerja.


Sistem E-Ticketing Obyek Wisata Guci Belum Maksimal

Sistem E-Ticketing Obyek Wisata Guci Belum Maksimal

Pengelola Obyek Wisata Guci mengakui sistem e-ticketing yang diterapkan belum dapat berjalan maksimal.


Viral Parkir Mahal, Guci Tetap Ramai dan Disesaki Wisatawan

Viral Parkir Mahal, Guci Tetap Ramai dan Disesaki Wisatawan

Kendati sempat viral di media sosial soal tarif parkir yang dinilai mahal, pengunjung Obyek Wisata Guci pada libur lebaran keempat justru tambah ramai.


Ditegur Satpol PP, Warung Lesehan Bu Ani yang Sempat Viral Tutup

Ditegur Satpol PP, Warung Lesehan Bu Ani yang Sempat Viral Tutup

Setelah sempat viral di media sosial, Warung Lamongan Indah Lesehan Bu Anny di depan Kantor Kecamatan Slawi, Kamis (30/5) lalu, tutup.


Datangu KPU, Peserta Aksi Tolak People Power

Datangu KPU, Peserta Aksi Tolak People Power

Puluhan massa yang mengatasnamakan warga kabupaten Tegal menggeruduk KPU Kabupaten Tegal, Jumat (17/5) siang.


Tokoh Agama di Kota Tegal Imbau Jamaah Tak Terprovokasi

Tokoh Agama di Kota Tegal Imbau Jamaah Tak Terprovokasi

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tegal KH. Abuchaer Anur menolak ajakan people power atau pengerahan massa yang bertujuan untuk hal-hal negatif.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!