• Home
  • Berita Lokal
  • Camping Massal di Bukit Tangkeban Menunggu Sunrise dari Balik Gunung Slamet

Lokal
Share this on:

Camping Massal di Bukit Tangkeban Menunggu Sunrise dari Balik Gunung Slamet

  • Camping Massal di Bukit Tangkeban Menunggu Sunrise dari Balik Gunung Slamet
  • Camping Massal di Bukit Tangkeban Menunggu Sunrise dari Balik Gunung Slamet
  • Camping Massal di Bukit Tangkeban Menunggu Sunrise dari Balik Gunung Slamet
  • Camping Massal di Bukit Tangkeban Menunggu Sunrise dari Balik Gunung Slamet
  • Camping Massal di Bukit Tangkeban Menunggu Sunrise dari Balik Gunung Slamet
  • Camping Massal di Bukit Tangkeban Menunggu Sunrise dari Balik Gunung Slamet

CAMPING - Ratusan tenda dengan variasi warna milik peserta camping massal semakin mempercantik pemandangan Bukit Tangkeban. (siti maftukhah/radar pemalang)

PULOSARI - Pesona Bukit Tangkeban di Desa Nyalembeng Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang kian masyhur. Saat ulang tahunnya yang bertepatan dengan Tahun Baru 1 Januari lalu misalnya, sejumlah pengunjung dari berbagai daerah ngecamp untuk menghabiskan malam pergantian tahun.

Destinasi wisata alam di Pemalang Selatan yang berada di ketinggian sekitar 1.250 mdpl ini, tak hanya menyajikan keindahan alam pegunungan. Selain memburu sunrise dan sunset dari balik Gunung Slamet, pengunjung juga mempunyai banyak pilihan spot foto yang tentu saja instagenic.

Nah, terkait camping massal, oleh pengelola memang dijadikan agenda khusus tahunan. Tidaklah mengherankan kefiatan inipun diikuti ratusan peserta, yang datang dari sejumlah daerah di Jawa Tengah dan sekitarnya.

Menurut Ketua Panitia Camping Massal Rizal, peserta dari berbagai daerah itu terdiri dari perorangan maupun kelompok. Mereka membawa perlengkapan camping sendiri-sendiri, selain untuk mengikuti agenda pengelola juga berniat menghabiskan malam pegantian tahun di salah satu perbukitan di kaki Gunung Slamet itu.

Ditambahkan Rizal, berbagai acara disiapkan jauh-jauh hari untuk menghibur peserta camping massal dan pengunjung. Ada live musik, api unggun, dan lepas lampion. "Puncak acaranya bertepatan dengan malam tahun baru 2019, kita menerbangkan ratusan lampion."

Pengelola Obyek Wisata Bukit Tangkeban, Azis mengatakan, potensi Bukit Tangkeban akan terus dikembangkan. "Alhamdulillah sekarang sudah ada kafe, camping ground, dan area untuk acara-acara terbuka," katanya.

Sedangkan sarana pendukungnya pun masih terus dilengkapi demi kenyamanan para pengunjung. "Sudah ada toilet, musala, tempat parkir, dan beberapa kios yang menjual aneka makanan," tambahnya.

Hal tersebut menjadikan Bukit Tangkeban menjadi tempat wisata alam di Pemalang selatan yang paling banyak dikunjungi, juga diguakan untuk berbagai acara massal seperti senam, outbond, dan camping massal. (maf/adi/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Kondisi PAI Masih Kumuh
Kondisi PAI Masih Kumuh

Berita Sejenis

Proyek Gardu Pandang Dinilai Lamban

Proyek Gardu Pandang Dinilai Lamban

Proyek pembangunan Gardu Pandang Gunung Slamet senilai Rp15,8 miliar di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari dinilai lamban.


Furnitur dari Botol Plastik Ramaikan Lomba Ecobrick

Furnitur dari Botol Plastik Ramaikan Lomba Ecobrick

Ecobrick atau batu bata ramah lingkungan dipandang menjadi solusi efektif mengurangi pencemaran sampah plastik.


Desa Kendaldoyong Makin Hijau dengan Gerakan Tanam 100 Pohon

Desa Kendaldoyong Makin Hijau dengan Gerakan Tanam 100 Pohon

Jumat (16/8) tepat satu hari sebelum Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-74 tahun, mahasiswa dari Tim 2 KKN (Kuliah Kerja Nyata)


Status Waspada, Tradisi Rayakan HUT RI di Puncak Gunung Slamet Sementara Ditutup

Status Waspada, Tradisi Rayakan HUT RI di Puncak Gunung Slamet Sementara Ditutup

Sudah menjadi tradisi bagi komunitas pecinta alam merayakan hari ulang tahun kemerdekaan RI di puncak Gunung Slamet.


Merapi Luncurkan Awan Panas, Gunung Slamet Masih Waspada

Merapi Luncurkan Awan Panas, Gunung Slamet Masih Waspada

Gunung Merapi dikabarkan kembali meluncurkan awan panas.


Bolos Sekolah, Delapan Pelajar Diamankan Anggota Satpol PP

Bolos Sekolah, Delapan Pelajar Diamankan Anggota Satpol PP

Delapan pelajar dari SMP dan SMK swasta di Kabupaten Tegal diamankan anggota Satpol PP.


Babi Hutan Turun Gunung, Rusak Lahan Pertanian dan Rumah Warga Kabupaten Tegal

Babi Hutan Turun Gunung, Rusak Lahan Pertanian dan Rumah Warga Kabupaten Tegal

Kemarau tak hanya membuat hutan menjadi rawan kebakaran, akhir-akhir ini banyak babi hutan alias celeng yang turun gunung masuk ke perkampungan penduduk.


Harga Burung Love Bird Anjlok dari Rp30 Juta, Sekarang Rp3 Juta

Harga Burung Love Bird Anjlok dari Rp30 Juta, Sekarang Rp3 Juta

Burung Love Bird berasal dari Afrika. Tubuhnya mungil dan warna bulunya beragam.


Waspada! Aktivitas Vulkanik Gunung Slamet Terus Meningkat

Waspada! Aktivitas Vulkanik Gunung Slamet Terus Meningkat

Sejak dinaikkan statusnya dari level satu menjadi dua atau waspada, aktivitas vulkanik gunung api Slamet cenderung terus mengalami peningkatan.


Status Gunung Slamet Naik, Warga Dilarang Beraktivitas 2 Kilometer dari Puncak

Status Gunung Slamet Naik, Warga Dilarang Beraktivitas 2 Kilometer dari Puncak

Meski status Gunung Slamet sudah dinaikkan dari normal menjadi waspada, namun warga dan masyarakat diminta tidak panik dan tetap tenang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!