• Home
  • Berita Lokal
  • Cegah Orang Tertabrak Kereta Api, Dishub Akan Bangun Gardu di Dua Perlintasan Tak Berpalang Pintu

Lokal
Share this on:

Cegah Orang Tertabrak Kereta Api, Dishub Akan Bangun Gardu di Dua Perlintasan Tak Berpalang Pintu

  • Cegah Orang Tertabrak Kereta Api, Dishub Akan Bangun Gardu di Dua Perlintasan Tak Berpalang Pintu
  • Cegah Orang Tertabrak Kereta Api, Dishub Akan Bangun Gardu di Dua Perlintasan Tak Berpalang Pintu

SLAWI - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tegal akan membangun gardu di dua perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu untuk mencegah kembali terjadinya kecelakaan karena ketiadaan palang pintu. Petugas juga akan ditempatkan di perlintasan yang belum dilengkapi palang pintu.

Pembangunan gardu itu setelah Dishub berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyusul terjadinya beberapa kecelakaan di perlintasan KA tanpa palang pintu di wilayah Kabupaten Tegal.

"Saya kemarin menemui Direktur Keselamatan Perkeretaapian Kemenhub terkait pembangunan gardu di perlintasan kereta api," kata Kepala Dishub Kabupaten Tegal, Abdul Ghoni, Selasa (10/7).

‎Ghoni menyebut, ada dua perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang direkomendasikan untuk dibangun gardu. Yakni di Jalan RA Kartini, Slawi atau tak jauh dari SMAN 2 Slawi, dan di dekat Green Teksin, Dampyak, Kecamatan Kramat.

Menurutnya, lalu lintas warga di dua perlintasan itu tergolong ramai, sementara perjalanan kereta api yang melalui perlintasan itu juga cukup padat. "Total, sekitar 15 kali kereta melintas di perlintasan itu," ucap Ghoni.

Ghoni mengakui jumlah perlintasan KA tanpa palang pintu di wilayah Kabupaten Tegal masih cukup banyak. ‎ Ia mengaku perlu berkoordinasi dengan PT KAI untuk memikirkan permasalahan tersebut. "Regulasi memang dari Kemenhub, tapi kewenangan tetap dari KAI," tandasnya.

Selain membangun gardu, Ghoni mengaku berencana menambah jumlah tenaga harian lepas (THL) yang akan ditempatkan di perlintasan tanpa palang pintu.

"Sebenarnya masih banyak perlintasan rel yang belum tercover atau terjaga. Kami berharap bisa bertindak cepat bersama pihak KAI untuk mengurangi angka kecelakaan di perlintasan rel," pungkasnya.

Sebelumnya, berdasarkan data Unit Dikyasa Satlantas Polres Tegal, jumlah perlintasan KA tanpa palang pintu di wilayah Kabupaten Tegal mencapai 27 perlintasan. ‎Selain tak berpalang pintu, kondisi puluhan perlintasan itu juga gelap saat malam hari. (far/zul)

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!