• Home
  • Berita Lokal
  • Cerita Pedagang Siomay yang Selamat dari Truk Maut yang Tewaskan 12 Orang

Lokal
Share this on:

Cerita Pedagang Siomay yang Selamat dari Truk Maut yang Tewaskan 12 Orang

  • Cerita Pedagang Siomay yang Selamat dari Truk Maut yang Tewaskan 12 Orang
  • Cerita Pedagang Siomay yang Selamat dari Truk Maut yang Tewaskan 12 Orang

BUMIAYU - Rudi Hartono (43), masih bisa mengingat dengan samar-samar detik-detik kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Tegal-Purwokerto, tepatnya di Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes, yang menewaskan 12 orang, Minggu (20/5) sore. Nyawa pedagang siomay ini masih tertolong, setelah sempat tertabrak truk kontainer yang remnya blong.

Rudi saat itu tengah mendorong gerobak siomaynya beriringan bersama dengan seorang temannya, sesama pedagang siomay. Keduanya berjalan di tepi jalan dari arah utara.

Tanpa dia duga, dari arah belakang truk kontainer yang lajunya sudah tak terkendali menabraknya. Kerasnya hantaman membuat Rudi terpental hingga beberapa meter, sementara gerobaknya hancur tak berbentuk.

"Saya tidak lihat truk datang, tiba-tiba langsung darr, nabrak saya. Kenceng. Saya langsung terpental dan setelah itu tak sadar," tuturnya saat ditemui di RSUD Bumiayu.

‎Nyawa Rudi masih tertolong meski mengalami luka di kepala, tangan, dan kaki. Namun temannya, Roni (48) yang juga tertabrak ikut menjadi salah satu dari 11 korban tewas.

"Teman saya yang lagi mendorong gerobak juga di depan saya, meninggal. Gerobaknya juga ancur," tutur warga Desa Majasari Kecamatan Legong Kabupaten Majalengka, Jabar itu.

Sebelum tak sadarkan diri dan dilarikan ke RSUD Bumiayu, Rudi juga sempat melihat seorang perempuan dan seorang anak kecil ikut dihantam truk yang diduga mengalami rem blong. "Mereka pas itu di depan saya, ada tiga orang, ikut tertabrak," ungkapnya.‎ (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

H+3, Arus Mudik Masih Terlihat di Tol Brebes-Semarang

H+3, Arus Mudik Masih Terlihat di Tol Brebes-Semarang

Jalan tol fungsional Brebes-Semarang masih dipadati pemudik yang hendak pulang ke kampung halamannya.


Tiga Penyeberang Tertabrak Motor, Seorang Tewas

Tiga Penyeberang Tertabrak Motor, Seorang Tewas

Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Raya Ketanggungan-Sitanggal Desa Dukuhturi Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, Sabtu (16/6) malam


Jalur Pantura Mulai Disesaki Pemudik Malam Ini

Jalur Pantura Mulai Disesaki Pemudik Malam Ini

Jumlah kendaraan yang melintas di jalur pantura menunjukan adanya peningkatan yang cukup signifikan


Kurangi Antrean, Pembelian BBM di Tol Brebes-Semarang Dibatasi

Kurangi Antrean, Pembelian BBM di Tol Brebes-Semarang Dibatasi

Pertamina membatasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kios Pertamax yang ada di ruas tol fungsional Brebes-Semarang.


Pertigaan Flyover Dermoleng Ketanggungan Mulai Padat dan Sesak

Pertigaan Flyover Dermoleng Ketanggungan Mulai Padat dan Sesak

Hingga H-3 jumlah kendaraan di Exit Pejagan mengalami keniakan jumlah kendaraan pemudik yang keluar di Exit tol tersebut.


Cenderung Turun, Puncak Arus Mudik Jalur Pantura Diprediksi Besok

Cenderung Turun, Puncak Arus Mudik Jalur Pantura Diprediksi Besok

Arus kendaraan pemudik yang melintasi wilayah Kota Tegal memang mulai menunjukan peningkatan pada H-3, Selasa (12/6) kemarin.


H-3 Lebaran, Pantura Malah Lengang

H-3 Lebaran, Pantura Malah Lengang

Dioperasionalisasikannya jalur Tol Pejagan- Pemalang membuat arus lalu lintas yang melintasi jalur pantura mengalami penurunan.


Pemudik Mulai Padati Stasiun Kereta Api Tegal

Pemudik Mulai Padati Stasiun Kereta Api Tegal

Sejumlah pemudik yang menggunakan jasa transportasi kereta api mulai berdatangan di Stasiun Tegal pada H-3, Selasa (12/6) siang.


Begini saat Tentara Evakuasi Pemudik yang Sesak Nafas di Tol

Begini saat Tentara Evakuasi Pemudik yang Sesak Nafas di Tol

Komitmen dukungan terhadap Polri dalam menyukseskan Operasi Ketupat Candi (OKC) 2018 ditempuh prajurit Yonif 407/Padmakusuma.


Pjs Wali Kota Minta Warganya Jangan Golput

Pjs Wali Kota Minta Warganya Jangan Golput

Pemkot Tegal meminta masyarakat yang sudah memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!