Lokal
Share this on:

Dana Kampanye Paslon Dibatasi Maksimal Rp6,5 Miliar

  • Dana Kampanye Paslon Dibatasi Maksimal Rp6,5 Miliar
  • Dana Kampanye Paslon Dibatasi Maksimal Rp6,5 Miliar

SLAWI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal membatasi jumlah dana kampanye tiap pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati di Pilbup Tegal maksimal Rp6,5 miliar.

Pembatasan dana kampanye tersebut berdasarkan asumsi Rancangan Pembatasan Dana Kampanye dalam Pilbup Tegal 2018 yang sudah disepakati dan ditandatangani Ketua KPU Kabupaten Tegal dengan seluruh pasangan calon bupati-wakil bupati.

"Masing-masing pasangan calon batasan maksimal dana kampanye sebesar Rp6.590.545.150. Ini hasil kesepakatan dengan semua paslon kemarin (Rabu)," kata Ketua KPU Kabupaten Tegal Sukartono, Kamis (15/2).

Sukartono menjelaskan, pembatasan dana kampanye meliputi dana untuk menggelar rapat umum, pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog, pembuatan bahan kampanye, jasa manajemen atau konsultan, pembuatan alat peraga kampanye dan pembuatan bahan kampanye.

Menurut Sukartono, selain batas maksimal jumlah dana kampanye, KPU dan seluruh paslon juga sudah menyepakati jumlah batasan kegiatan kampanye dalam bentuk pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog.

‎"Kesepakatannya paslon maksimal 20 kali dalam kegiatan pertemuan terbatas. Sedangkan untuk pertemuan tatap muka dan dialog masing-masing paslon maksimal 60 kali kegiatan," ungkapnya.

Kesepakatan itu mengacu pada Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017. Dalam aturan tersebut kampanye dalam bentuk rapat umum atau kampanye terbuka hanya digelar satu kali. Sedangkan pertemuan terbatas atau ampanye tertutup tidak diatur secara khusus.

"Masa kampanye dalam pemilihan bupati dan wakil Bupati Tegal 2018 dilaksanakan mulai tanggal 15 Februari-23 Juni mendatang. Ketertiban, keamanan dan kondusivitas wajib kita jaga oleh semua yang terlibat dan berpartisipasi. Beda pilihan sing penting brayan," kata Sukartono menambahkan. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Guru Non-PNS di Kabupaten Tegal Terima Bansos Rp100 Ribu Per Bulan

Guru Non-PNS di Kabupaten Tegal Terima Bansos Rp100 Ribu Per Bulan

Pemkab Tegal mengalokasikan anggaran Bantuan Sosial (Bansos) untuk Guru non Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar Rp6,6 miliar pada tahun depan.


Banyak yang Bodong, Pendapatan Reklame Hanya Rp3,7 Miliar

Banyak yang Bodong, Pendapatan Reklame Hanya Rp3,7 Miliar

KomisiI II DPRD Kota Tegal mempertanyakan maraknya pemasangan reklame tidak berizin saat Rapat Pembahasan Rancangan APBD 2019.


Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Tegal Rp12,1 Miliar

Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Tegal Rp12,1 Miliar

Kesadaran masyarakat Kabupaten Tegal untuk membayar pajak kendaraan bermotornya masih rendah.


Galang Dana Gempa Palu, Seniman Tegal Gelar Tabuh Drum 24 Jam

Galang Dana Gempa Palu, Seniman Tegal Gelar Tabuh Drum 24 Jam

Hingga saat ini proses penanggulangan bencana di Palu dan Donggala masih terus berlangsung.


Pimen Kiye... 11 Kegiatan yang Gagal Lelang Setara Rp38 Miliar Lebih

Pimen Kiye... 11 Kegiatan yang Gagal Lelang Setara Rp38 Miliar Lebih

Sejumlah kegiatan yang dianggarkan di tahun 2018 batal dilaksanakan. Itu dikarenakan gagalnya lelang proyek yang nilainya mencapai Rp38 miliar.


Kendalikan Banjir, Pemkot Tegal Siagakan Rp18 Miliar

Kendalikan Banjir, Pemkot Tegal Siagakan Rp18 Miliar

Untuk mengendalikan banjir pada daerah tangkapan air dan badan-badan sungai, Pemkot Tegal mengalokasikan anggaran Rp18 miliar di 2019 mendatang.


Kinerja Pejabatnya Tak Maksimal, Plt Bupati Tegal Marah

Kinerja Pejabatnya Tak Maksimal, Plt Bupati Tegal Marah

Plt Bupati Tegal Umi Azizah tampak marah saat coffe morning di Pendapa Amangkurat Komplel Pemkab Tegal, Jumat (26/10) lalu.


58 Desa Belum Cairkan Dana Desa

58 Desa Belum Cairkan Dana Desa

Penyerapan dana desa (DD) di Kabupaten Tegal masih tersendat.


Diduga Korupsi Dana BOS Rp2,53 Miliar, Kepala SMK dan Wakilnya Ditahan

Diduga Korupsi Dana BOS Rp2,53 Miliar, Kepala SMK dan Wakilnya Ditahan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes menahan Kepala Sekolah (Kasek) dan Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SMK Kerabat Kita Bumiayu, Senin (15/10).


Caleg Petahana Diwanti-wanti Tak Kampanye dengan Fasilitas Pemerintah

Caleg Petahana Diwanti-wanti Tak Kampanye dengan Fasilitas Pemerintah

Calon anggota legislatif (caleg) petahana dilarang untuk menggunakan kendaraan dinas dan fasilitas milik pemerintah lainnya saat berkampanye.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!