• Home
  • Berita Lokal
  • Dari 322 Siswa Pendaftar SMA dengan SKTM, Hanya Satu yang Benar

Lokal
Share this on:

Dari 322 Siswa Pendaftar SMA dengan SKTM, Hanya Satu yang Benar

  • Dari 322 Siswa Pendaftar SMA dengan SKTM, Hanya Satu yang Benar
  • Dari 322 Siswa Pendaftar SMA dengan SKTM, Hanya Satu yang Benar

PPDB ONLINE – Warga melihat perkembangan PPDB melalui layar komputernya, Rabu (11/7). (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - SMA Negeri 5 Kota Tegal memastikan pendaftar dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang setelah diverifikasi ternyata tidak valid didiskualifikasi dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018/2019 di SMA Negeri 5. Yang bersangkutan juga dipastikan tidak diterima di SMA Negeri 5, karena nilainya di bawah nilai terendah pendaftar.

“Sistem dari operator sudah mendiskualifikasi. Kewenangan sepenuhnya Provinsi yang menentukan,” kata Waka Kesiswaan SMA Negeri 5 Handi Altemes, kemarin.

Sebelumnya, yang bersangkutan dinilai tergolong keluarga mampu karena tinggal di rumah mewah. Orang tuanya diketahui memiliki kontrakan dan berbisnis perkapalan.

Penggunaan SKTM dalam PPDB kali ini memang menyita banyak perhatian masyarakat. Secara keseluruhan, jumlah pendaftar dengan SKTM di Kota Tegal mencapai 322 siswa. Yakni, 26 di SMA Negeri 1, 116 di SMA Negeri 2, 73 di SMA Negeri 3, 45 di SMA Negeri 4, dan 62 di SMA Negeri 5. Daya tampung keseluruhan di lima SMA tersebut 1.536.

Rinciannya, 320 untuk SMA Negeri 1, 320 SMA Negeri 2, 320 SMA Negeri 3, 288 SMA Negeri 4, dan 288 SMA Negeri 5. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Masduki menyampaikan, setelah dilakukan verifikasi, hanya satu SKTM yang dinyatakan tidak valid. Sedangkan 321 SKTM lainnya diyakini valid.

Merujuk petunjuk teknis, hasil PPDB di lima SMA dapat diketahui seluruhnya Rabu, setelah pukul 23.55. Usai pengumuman, pendaftar melakukan daftar ulang dan bisa mencabut berkas. Soal SKTM, Masduki berpendapat ke depan alangkah baiknya dibatasi nilainya, seperti tahun sebelumnya.

“Sehingga, rasa keadilan untuk yang memiliki nilai tinggi (tanpa SKTM) itu ada,” ujar Masduki. (nam/ela/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

KPU Tegal Coret 163 Pemilih dari DPT

KPU Tegal Coret 163 Pemilih dari DPT

Ratusan pemilih yang tercantum dalam DPT Pemilu 2019 dicoret.


Simulasi Demo, Tiga Polisi Digigit Anjing Pelacak, Bahkan Ada yang sampai Dijahit

Simulasi Demo, Tiga Polisi Digigit Anjing Pelacak, Bahkan Ada yang sampai Dijahit

Polres Tegal menggelar simulasi penanganan unjuk rasa pemilu 2019 untuk mengantisipasi munculnya ketidakpuasan terhadap hasil pemilu, Rabu (19/9).


Harga Bawang Merah Anjlok Hanya Rp10 Per Kilogram

Harga Bawang Merah Anjlok Hanya Rp10 Per Kilogram

Harga bawang merah kembali jeblok semenjak sepekan terakhir.


Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Bibit Bawang di Brebes Kembalikan Uang Rp225 Juta

Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Bibit Bawang di Brebes Kembalikan Uang Rp225 Juta

Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes menerima pengembalian uang kerugian negara senilai Rp225.472.500 dari dua terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi.


Berwenang Selesaikan Sengketa Pemilu, Bawaslu Miliki Ruang Sidang

Berwenang Selesaikan Sengketa Pemilu, Bawaslu Miliki Ruang Sidang

Tak hanya berubah namanya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang sebelumnya Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tegal memiliki kewenangan menyelesaikan sengk


 Gaes, Pacu Adrenalinmu dengan Panjat Tebing di Bukit Mendelem

Gaes, Pacu Adrenalinmu dengan Panjat Tebing di Bukit Mendelem

Satu lagi destinasi wisata yang bisa Anda kunjungi di Kabupaten Pemalang.


Di Police Line, 23 Room Karaoke New B’Fun Ludes Terbakar

Di Police Line, 23 Room Karaoke New B’Fun Ludes Terbakar

Setelah dianggap aman dari amukan si jago merah, managemen Karaoke New B Fun Kota Tegal hingga kini belum bisa menaksir kerugian atas insiden kebakaran.


Pembangunan Pasar Margasari Molor, Pedagang Tak Mampu Bayar Utang Bank

Pembangunan Pasar Margasari Molor, Pedagang Tak Mampu Bayar Utang Bank

Sejumlah pedagang Pasar Margasari di Desa Margasari Kabupaten Tegal banyak yang terlilit utang di bank.


Harus Dioperasi, Istri Syok Lihat Suaminya Dibacok Kawanan Begal

Harus Dioperasi, Istri Syok Lihat Suaminya Dibacok Kawanan Begal

Nafi Iftihatul Amin (34) karyawan SPBU Cabawan yang menjadi korban amukan senjata tajam pelaku pembegalan kini masih ditangani tim dokter RS Harapan Anda.


Ratusan Tukang Becak Deklarasi Dukung Jokowi

Ratusan Tukang Becak Deklarasi Dukung Jokowi

Ratusan tukang becak di Kabupaten Tegal mendeklarasikan dukungan kepada Presiden Joko Widodo yang kembali mencalonkan diri dalam Pilpres 2019, Senin (17/9).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!