Lokal
Share this on:

Debit Air PDAM Menurun

  • Debit Air PDAM Menurun
  • Debit Air PDAM Menurun

KALKULASI - Kabag Hublang dan Kabag Keuangan PDAM Kabupaten Tegal memberikan penjelasan. (hermas purwadi/radar slawi)

SLAWI - Memasuki puncak musim kemarau, mengakibatkan debit air untuk melayani kebutuhan pelanggan PDAM mengalami penurunan. Persentase penurunan debit air diperkirakan terjadi di kisaran 10 hingga 15 persen.

Direktur PDAM Brahmono Weko Pujiono melalui Kabid Hubungan Langganan Puguh Hangudiyo didampingi Kabag Keuangan Edi Sofyan menyatakan, turunnya debit air mengakibatkan air yang dikelola dan didistribusikan ke pelanggan sedikit mengalami hambatan.

"Sebelumnya, air yang kita kelola dan distribusikan ke pelanggan adalah 4.000 liter untuk 40.000 pelanggan. Saat ini pelanggan kita sudah di angka 43.000. Hal ini diperparah dengan turunnya debit air dipuncak kemarau. Idealnya dengan 4.000 liter hanya mampu melayani secara maksimal untuk 4.000 pelanggan," ujarnya, Jumat (20/9).

Kekurangan debit air diupayakan baru akan tertangani usai rampungnya proyek jaringan perpipaan baru yang didanai APBN kelar di penghujung tahun ini.

"Kalkulasi kami, dengan rampungnya jaringan perpipaan baru. Akan menambah debit air sebanyak 80 liter. Nantinya 30 liter akan dimaksimalkan untuk penyelamatan pemenuhan tambahan 3.000 pelanggan, dan 50 liter sisanya untuk mendukung pengadaan air sambungan baru. Diharapkan pemanfaatan ini bisa terealisasi di awal tahun 2020," bebernya.

Pihaknya mengaku tengah menunggu kerja sama dengan Fakultas Geologi Universitas Gajah Mada (UGM), mengembangkan teknologi air bawah tanah untuk penambahan debit air. Dia menegaskan secara geografis Kabupaten Tegal mempunyai cekungan air yang bisa dimanfaatkan untuk penambahan debit air di wilayah Bumijawa dan Bojong. (her/gun/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Gawat, Debit Air Waduk Cacaban Tinggal Lima Juta Meter Kubik Saja

Gawat, Debit Air Waduk Cacaban Tinggal Lima Juta Meter Kubik Saja

Waduk Cacaban mulai mengalami pengurangan debit air yang cukup signifikan.


Krisis Berlanjut, 50 Tangki Air Bersih Dikirimkan ke Belik dan Pulosari

Krisis Berlanjut, 50 Tangki Air Bersih Dikirimkan ke Belik dan Pulosari

Kondisi kesulitan air hingga kini masih dialami sejumlah masyarakat di wilayah Kecamatan Pulosari dan Belik.


Kereenn... Sungai Pemali di Brebes Jadi Destinasi Ukiran Batu

Kereenn... Sungai Pemali di Brebes Jadi Destinasi Ukiran Batu

Musim kemarau panjang di Kabupaten Brebes tidak melulu pada musibah kekurangan air bersih semata. Tetapi justru bisa memunculkan kreativitas seni.


Komunitas Kirim Bantuan Air Ke Pondok Pesantren

Komunitas Kirim Bantuan Air Ke Pondok Pesantren

Komunitas Pemalang Bersatu mengirimkan bantuan 8000 liter air bersih dan dua buah tandon atau penampung air ke Pondok Pesantren Annur


Kedatangan Jenazah Korban Ambruknya Jembatan di Taiwan, Diwarnai Isak Tangis

Kedatangan Jenazah Korban Ambruknya Jembatan di Taiwan, Diwarnai Isak Tangis

Orangtua Domiri (28), korban insiden rubuhnya jembatan di Taiwan, tak kuat membendung air mata melihat jenazah anaknya tiba.


Selama Kemarau, BPBD Siapkan 700 Tangki Air Bersih

Selama Kemarau, BPBD Siapkan 700 Tangki Air Bersih

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang menyiapkan sedikitnya 700 tangki air untuk menyetok kebutuhan air bersih selama musim kemarau.


Kekeringan Merata, REI Distribusikan 30 Tangki Air Bersih ke 11 Desa

Kekeringan Merata, REI Distribusikan 30 Tangki Air Bersih ke 11 Desa

Kekeringan di wilayah Kabupaten Tegal terus meluas dan dikeluhkan oleh masyarakat.


Bantuan Air Bersih Masih Terus Berdatangan

Bantuan Air Bersih Masih Terus Berdatangan

Hingga kini, bantuan air bersih untuk masyarakat di sejumlah desa di Kecamatan Pulosari masih terus berdatangan.


Didera Krisis Air Sepanjang Kemarau, Tujuh Desa di Pemalang Salat Minta Hujan

Didera Krisis Air Sepanjang Kemarau, Tujuh Desa di Pemalang Salat Minta Hujan

Masyarakat di tujuh desa di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang menggelar Salat Istisqa untuk meminta hujan.


Kekeringan Belum Berakhir, Masyarakat Pulosari Masih Andalkan Bantuan Air

Kekeringan Belum Berakhir, Masyarakat Pulosari Masih Andalkan Bantuan Air

Masyarakat di wilayah Kecamatan Pulosari dan sebagian Belik hingga kini masih mengandalkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!