Lokal
Share this on:

Desa Wajib Gunakan Dana Desa untuk Bangun Jamban

SLAWI - Seluruh pemerintah desa di Kabupaten Tegal diminta untuk mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jamban melalui Dana Desa (DD) yang diterima dari pemerintah pusat. Pasalnya, masih ada warga di desa yang buang air sembarangan.

"Setiap desa wajib mengalokasikan anggaran melalui DD untuk jambanisasi," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono di usai rapat koodinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, di Ruang Rapat Bupati Tegal, Jumat (25/1).

Joko menghendaki, setiap desa membangun septic tank komunal supaya bisa digunakan secara individu maupun bersama-sama. Septic tank komunal itu bisa digunakan untuk 5 sampai 10 rumah warga atau jamban.

Dengan langkah itu, diharapkan tidak ada lagi warga di desa yang masih buang air sembarangan.

"Warga di desa-desa itu masih ada yang buang air besar sembarangan," ujar Joko.

Joko menegaskan, pemkab akan terus menggencarkan ODF (open defecation free) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) melalui program jambanisasi.

Sejauh ini, lanjut Joko, ada 43 desa yang masih menjadi perhatian khusus ihwal jambanisasi. Sedangkan yang perlu tindakan khusus sebanyak enam desa.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal Hendardi Setiaji menyatakan, desa yang sudah mendeklarasikan ODF sebanyak 66 desa. Sedangkan desa yang sudah menganggarkan melalui DD dan akan mendeklarasikan ODF sebanyak 138 desa.

Dia menjabarkan, desa yang sudah ODF dengan prosentase 75-99 persen sebanyak 172 desa. Sedangkan yang prosentasenya 50-74 persen 43 desa. Sementara yang masih dibawah 50 persen, hanya 6 desa. "Yang dibawah 50 persen ini perlu tindakan khusus," tandasnya.

Hendardi berharap tahun ini desa-desa yang belum kampanye ODF supaya menganggarkan jambanisasi melalui DD. "Sehingga setiap rumah memiliki jamban yang difasilitasi dengan septic tank," ucapnya. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Awas! Brebes Sangat Potensial untuk Peredaran Narkoba

Awas! Brebes Sangat Potensial untuk Peredaran Narkoba

BNK Brebes menyatakan, Kabupaten Brebes merupakan tempat atau daerah yang sangat potensial bagi perlintasan dan peredaran narkoba.


Khawatir Kades Tersandung, Bupati Ingatkan Pengelolaan Keuangan Desa

Khawatir Kades Tersandung, Bupati Ingatkan Pengelolaan Keuangan Desa

Sebanyak 52 kepala desa (kades) di Kabupaten Brebes bagian tengah resmi dilantik di Lapangan PG Kecamatan Kersana, Rabu (17/7).


Pegang Senpi, Wajib Latihan Berkala

Pegang Senpi, Wajib Latihan Berkala

Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto mengingatkan pada seluruh anggota Polres Tegal khususnya yang memegang senpi untuk berlatih secara berkala.


Setubuhi ABG Dua Kali, Nelayan Muda Diringkus Polisi

Setubuhi ABG Dua Kali, Nelayan Muda Diringkus Polisi

Nelayan muda berinsial KJ (17) warga Desa Sidaharja, diringkus petugas Reskrim Polres Tegal karena diduga menyetubuhi WR (13) sebanyak dua kali.


Bencana Kekeringan Melanda Empat Desa di Brebes

Bencana Kekeringan Melanda Empat Desa di Brebes

Bencana kekeringan mulai melanda pemukiman warga di beberapa desa di Kabupaten Brebes.


Jalan Rusak Desa Legok Kian Meresahkan

Jalan Rusak Desa Legok Kian Meresahkan

Warga Desa Legok, Kecamatan Bantarkawung masih menunggu perbaikan terhadap sebagian ruas jalan kabupaten Legok-Mayana yang kian rusak parah.


Waduk Penjalin Susut, Petani Berkebun di Lahan Kajog

Waduk Penjalin Susut, Petani Berkebun di Lahan Kajog

Seiring dengan menyusutnya volume air di Waduk Penjalin Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, warga masyarakat sekitar waduk memanfaatkan munculnya tanah


Begini Cara Anjing K9 Deteksi Narkoba

Begini Cara Anjing K9 Deteksi Narkoba

Ratusan pelajar SMA, MA dan SMK se-Kota Tegal antusias melihat aksi anjing K9 untuk mendeteksi narkoba.


Radar Tegal Gembleng Wawasan Jurnalistik Polisi

Radar Tegal Gembleng Wawasan Jurnalistik Polisi

Langkah menyikapi perkembangan zaman menuju 4.0 ditempuh jajaran Polres Tegal dengan menggelar kegiatan pelatihn jurnalistik untuk meningkatkan kemampuan dan wa


Warga Tolak Perubahan Status Slawi Kulon

Warga Tolak Perubahan Status Slawi Kulon

Sejumlah warga yang tergabung dalam Pemuda Karang Taruna Tuna Jaya Desa Slawi Kulon, Kecamatan Slawi menolak adanya perubahan status



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!