Lokal
Share this on:

Desain di Flyover Kretek Sesuai Perencanaan

  • Desain di Flyover Kretek Sesuai Perencanaan
  • Desain di Flyover Kretek Sesuai Perencanaan

BREBES - Kecelakaan yang kerap terjadi di jalan layang (flyover) Kretek, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes dinilai bukan disebabkan oleh faktor struktur bangunan yang melintang di atas perlintasan kereta api (KA) sebidang itu. Diperlukan pengaturan perilaku pengguna jalan untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK) Underpass Karangsawah dan Jembatan Kolonel Sunandar Cs Alik Mustakim mengatakan, desain flyover Kretek sudah sesuai perencanaan yang matang. "Permasalahan utamanya adalah jalan existingnya miring. Jadi tidak bisa menyalahkan desain," kata Alik, Jumat (‎13/4).

Menurut Alik, yang diperlukan adalah pengaturan perilaku pengguna jalan untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Upaya itu sudah dilakukan dengan memasang sejumlah rambu-rambu peringatan hingga rubber stick cone sebagai pembatas jalan.

Terakhir, Alik berujar, pihaknya sudah memasang rel pengaman (guard rail) sepanjang 60 meter dengan tinggi 50 sentimeter di sisi kanan dan kiri jalan setelah flyover.‎

"Penanganan sudah dilakukan untuk mencegah, baik oleh kami (pelaksana pembangunan flyover), kepolisian dan juga Dinas Perhubungan. Tinggal mengatur perilaku pengguna jalannnya," ujar Alik.

Mengutip data Satlantas Polres Tegal, Alik mengungkapkan, terhitung sejak Desember 2017-Maret 2018, tidak ada kecelakaan yang terjadi di flyover. Hal ini setelah dilakukan upaya penanganan dan juga dipengaruhi faktor pengemudi yang menjadi lebih berhati-hati. "Padahal sebelum kurun waktu tiga bulan itu terjadi 15 kecelakaan," ucapnya.

Adapun dua kecelakaan terakhir yang terjadi yakni truk tronton menabrak sejumlah kendaraan pada 20 Maret dan mobil van terguling ke sawah berselang empat hari kemudian, Alik menyebut faktor penyebabnya adalah rem blong dan‎ pengemudi mobil menghindari kendaraan yang menyeberang berdasarkan penyelidikan oleh kepolisian.

‎"Pengaturan perilaku pengguna jalan ini juga melihat data bahwa 17 persen kendaraan yang lewat di flyover Kretek itu adalah truk. Potensi (muatan) overload selalu ada," tandas Alik sembari menyebut fungsi keberadaan jembatan timbang.

‎Disinggung terkait permintaan dibangunannya jalur darurat di flyover Kretek dari sejumlah pihak, Alik mengatakan sudah ada audit yang dilakukan dari kepolisian, dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Ada tiga audit termasuk audit internal. Tiga-tiganya tidak ada yang merekomendasikan jalur darurat sebenarnya.‎ Tapi permintaan itu kita sudah sampaikan ke Balai Besar, karena kita hanya pelaksana," pungkasnya. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Jual Miras, Warung Sembako Digerebek
Jual Miras, Warung Sembako Digerebek

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Roda Motor Slip, Istri Tewas Terlindas Truk Boks

Roda Motor Slip, Istri Tewas Terlindas Truk Boks

Arus balik Lebaran diwarnai dengan insiden kecelakaan hingga menimbulkan korban jiwa di jalur Flyover Kretek ruas jalan Nasional Tegal-Purwokerto.


Pertigaan Flyover Dermoleng Ketanggungan Mulai Padat dan Sesak

Pertigaan Flyover Dermoleng Ketanggungan Mulai Padat dan Sesak

Hingga H-3 jumlah kendaraan di Exit Pejagan mengalami keniakan jumlah kendaraan pemudik yang keluar di Exit tol tersebut.


Pemudik Diingatkan Cek Rem saat Akan Melintasi Flyover Kretek

Pemudik Diingatkan Cek Rem saat Akan Melintasi Flyover Kretek

H-6 Lebaran, jalur tengah Brebes-Tegal-Purwokerto mulai ramai dengan kendaraan pemudik.


Jalur Selatan Mulai Ramai, Waspadai Flyover Kesambi

Jalur Selatan Mulai Ramai, Waspadai Flyover Kesambi

Kondisi jalur selatan terpantau lancar meski terlkihat ada peningkatan arus mudik.


Resmi Dilantik, Petugas KPPS Diminta Periksa Jari Pemilih saat ke TPS

Resmi Dilantik, Petugas KPPS Diminta Periksa Jari Pemilih saat ke TPS

Usai dilantik, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) diminta bekerja secara profesional dan sesuai mekanisme yang ada.


Belum Seluruh Perusahaan di Tegal Gaji Karyawan Sesuai UMK Rp1,6 Juta

Belum Seluruh Perusahaan di Tegal Gaji Karyawan Sesuai UMK Rp1,6 Juta

Pemkot Tegal telah menetapkan upah minimum kerja (UMK) senilai Rp1,6 juta per Januari kemarin.


Pemkab Tegal Tepis Masih Ada Perusahaan yang Gaji Karyawan Tidak sesuai UMK

Pemkab Tegal Tepis Masih Ada Perusahaan yang Gaji Karyawan Tidak sesuai UMK

Pekerja pabrik teh 2 Tang Adiwerna Kabupaten Tegal sempat menggelar aksi unjuk rasa dan mogok kerja untuk menuntut pembayaran upah sesuai UMK.


Satgas Black Campaign Pelototi Medsos 24 Jam

Satgas Black Campaign Pelototi Medsos 24 Jam

Pelaksanaan Pilkada di Kota Tegal hingga saat ini berjalan sesuai tahapan.


Dibayar Sesuai UMK dan HRD Mundur, Pekerja Teh 2 Tang Akhiri Mogok Kerja

Dibayar Sesuai UMK dan HRD Mundur, Pekerja Teh 2 Tang Akhiri Mogok Kerja

Tuntutan pekerja Pabrik Teh 2 Tang Adiwerna di Kabupaten Tegal, akhirnya dipenuhi pihak perusahaan.


Tak Kuat Nanjak, Truk Minyak Melorot Tabrak Dua Bus dan Satu Mobil

Tak Kuat Nanjak, Truk Minyak Melorot Tabrak Dua Bus dan Satu Mobil

Kecelakaan beruntun kembali terjadi di ruas jalan utama Tegal-Purwokerto tepatnya di Flyover Kretek Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!