Lokal
Share this on:

Dewan Minta Soal KTP Elektronik Numpuk Dibenahi

  • Dewan Minta Soal KTP Elektronik Numpuk Dibenahi
  • Dewan Minta Soal KTP Elektronik Numpuk Dibenahi

SIDAK - Bupati Tegal Umi Azizah melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah rumah paten di Kabupaten Tegal. (Iman Teguh S/radartegal.com)

SLAWI - Komisi IV DPRD meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tegal membuat mekanisme soal pendistribusian KTP Elektronik. Sehingga, kejadian menumpuknya KTP Elektronik di rumah paten tidak terulang lagi.

Wakil Ketua Komisi IV, Bakhrun, Sabtu (20/4) mengatakan, kasus menumpuknya KTP Elektronik di dua kecamatan hasil inspeksi mendadak (sidak) bupati seharusnya tidak perlu terjadi jika Disdukcapil membuat mekanisme yang jelas soal pengambilannya. Karena sering terjadi, ada warga yang akan mengambil KTP Elektronik ‘diping-pong’.

"Ada beberapa warga yang ngadu ke saya. Saat hendak mengambil KTP Elektronik ke Disdukcapil katanya sudah di rumah paten, begitu datang ke rumah paten katanya sudah di desa. Saat datang ke desa, jawabannya belum menerima," katanya.

Komisi IV, tambah Bakhrun, sudah beberapa kali memberi masukan pada Disdukcapil agar membuat aturan jelas. Kalau memang pembagian KTP Elektronik ada di rumah paten, harus ada tata aturannya. Sehingga, warga yang akan mengambil tidak merasa dipermainkan.

"Semisal pengambilan di rumah paten, petugas di sana mencatat siapa yang sudah mengambil KTP Elektronik. Lalu dipasang di papan pengumuman, sehingga tidak saling lempar," tambahnya.

Sementara, Anggota Dewan dari Fraksi Golkar, M. Khuzaeni menyatakan bahwa menumpuknya KTP Elektronik di rumah paten tidak ada unsur kesengajaan. Karena dalam SOP sudah jelas, pengambil KTP Elektronik harus pemiliknya.

Kalau pun tidak bisa mengambil, harus ada surat mandat dari orang yang bersangkutan. Makanya kenapa di rumah paten masih banyak KTP Elektronik yang belum diambil, faktornya karena pemiliknya belum sempat datang untuk mengambil.

“Petugas rumah paten juga tidak bisa menyerahkan ke pihak desa jika tidak ada surat mandat dari pemilik KTP Elektronik tersebut,” tandasnya. (guh/wan)

Berita Berikutnya

Beni Yakin Bakal Lolos ke Parlemen
Beni Yakin Bakal Lolos ke Parlemen

Berita Sejenis

15 Tahun Derita Penyakit Kulit Langka, Keluarga Koriah Minta Bantuan Bupati

15 Tahun Derita Penyakit Kulit Langka, Keluarga Koriah Minta Bantuan Bupati

Sekitar 15 tahun, Koriah (30), warga Desa Begawat RT 5 RW 3 Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal menderita penyakit kulit.


Soal Tambahan Kuota Haji, Kemenag Tunggu Juknis Pusat

Soal Tambahan Kuota Haji, Kemenag Tunggu Juknis Pusat

Kantor kementerian Agama (Kemenag) Kota Tegal saat ini masih menunggu petunjuk dari Kemenag Pusat, terkait kuota tambahan haji.


Soal Form C1 yang Ditemukan di Menteng, KPU Tunggu Rekomendasi Bawaslu

Soal Form C1 yang Ditemukan di Menteng, KPU Tunggu Rekomendasi Bawaslu

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal tidak akan mengomentari soal temuan form C1 di Menteng yang menjadi kewenangan Bawaslu.


Jamin Mutu Layanan, BPJS Kesehatan Minta Kepastian Akreditasi Rumah Sakit

Jamin Mutu Layanan, BPJS Kesehatan Minta Kepastian Akreditasi Rumah Sakit

BPJS Kesehatan mengingatkan sejumlah rumah sakit yang menjadi mitranya untuk memperbarui status akreditasinya.


Sebelum Ditemukan Meninggal, Santi Sempat Minta Uang

Sebelum Ditemukan Meninggal, Santi Sempat Minta Uang

Kasud (55) mengakui anaknya Santi (19) mengidap epilepsi.


Dewan Kesenian Lima Tahun Mati Suri

Dewan Kesenian Lima Tahun Mati Suri

Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Tegal mengaku sudah lima tahun ini mati suri. Seluruh kegiatan yang digelar Dewan Kesenian semua patungan dari para pengurus.


Jelang Puasa, Warga Bumiayu Minta PJU yang Padam Segera Diperbaiki

Jelang Puasa, Warga Bumiayu Minta PJU yang Padam Segera Diperbaiki

Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, warga Kecamatan Bumiayu minta sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang padam diperbaiki.


Bukit Dadablangan, Destinasi Wisata Unik dari Malahayu Brebes

Bukit Dadablangan, Destinasi Wisata Unik dari Malahayu Brebes

Soal wisata, Kabupaten Brebes dikenal memiliki puluhan tempat destinasi wisata yang sangat unik dan menarik.


Ini Alasannya Mengapa PKS Bakal Hapus Pajak Motor dan Berlakukan SIM Seumur Hidup

Ini Alasannya Mengapa PKS Bakal Hapus Pajak Motor dan Berlakukan SIM Seumur Hidup

Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah, Abdul Fikri Faqih, menyampaikan dua alasan mendasar kenapa PKS mengeluarkan pr


Dewan Sepakat, Relokasi Pasar Muaraanyar Tetap di Muarareja

Dewan Sepakat, Relokasi Pasar Muaraanyar Tetap di Muarareja

Rencana revitalisasi pasar Muaraannyar mendapatkan dukungan dari Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!