Lokal
Share this on:

Di Kabupaten Tegal, dari 108 LSM Hanya 16 yang Legal

  • Di Kabupaten Tegal, dari 108 LSM Hanya 16 yang Legal
  • Di Kabupaten Tegal, dari 108 LSM Hanya 16 yang Legal

BERPOSE - Plt Assisten 1 Bidang Pemerintahan Kabupaten Tegal Eko Jati Suntoro dan Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Tegal Zaenal Arifin foto bersama dengan pimpinan LSM di Kabupaten Tegal, Rabu (5/12). (yeri novel/Radar slawi)

SLAWI - Kantor Kesatuan Bangsa, Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tegal mencatat jumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang legal atau memiliki Surat Keterangan Terdaftar (SKT) hanya 16 organisasi. Sedangkan puluhan lainnya ilegal.

Itu terungkap saat Kesatuan Kebangsaan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tegal menggelar acara Silaturahmi Organisasi Kemasyarakatan se-Kabupaten Tegal, di Pendapa Amangkurat Pemkab Tegal, Rabu (5/12). Acara itu dipimpin Plt Asisten 1 Bidang Pemerintahan Kabupaten Tegal Eko Jati Suntoro dan dihadiri Pasiter Kodim 0712/Tegal, Kasat Intel Polres Tegal, dan Badan Intelijen Negara (BIN).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Tegal Zaenal Arifin mengungkapkan, jumlah LSM yang terdata di kantornya sebanyak 108 organisasi. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 16 organisasi yang memiliki SKT. Sisanya, masa berlaku SKT-nya sudah habis.

"Yang sudah (SKT-nya, Red.) habis jumlahnya puluhan," kata Zaenal, usai acara silaturahmi.

Dia menjelaskan, SKT merupakan bukti legalitas LSM, karena sudah terdaftar resmi di pemerintahan. Masa berlaku SKT yang dikeluarkan Kemendagri adalah lima tahun.

Untuk mendapatkan SKT sangat mudah. LSM hanya mengirimkan syarat pendaftaran melalui Kesbangpol. Setelah itu, Kesbangpol akan melakukan verifikasi kemudian berkasnya dikirim ke Kemendagri.

"Setelah permohonan memenuhi syarat, SKT dikeluarkan hanya 15 hari. Pemohon tidak dikenai biaya apapun alias gratis," tegasnya.

Dalam silaturahmi itu, Zaenal mengaku, mendapat aspirasi atau masukan dari LSM terkait dengan situasi dan kondisi di wilayah Kabupaten Tegal. Dia berharap, setelah silaturahmi, LSM dengan Pemkab Tegal dapat bersinergi.

"Kami memahami LSM juga ingin dilibatkan dalam kegiatan pemerintahan. Termasuk dalam musrenbang. Masukan ini nanti kita akan tindaklanjuti," katanya.

Sementara, Ketua LSM Barisan Anti Korupsi Indonesia (Bakin) Kabupaten Tegal Bambang Asmoyo sempat mengkritisi ihwal pelaksanaan kegiatan tersebut. Dia menilai kegiatan tidak disiapkan matang, karena sejumlah LSM kebingungan dengan lokasi kegiatan yang berpindah. Selain itu, pelaksanaan kegiatan yang seharusnya dimulai pukul 08.15, baru dimulai pukul 10.30.

"Baru kali ini, LSM diundang secara resmi di acara kegiatan pemkab. Apakah kegiatan ini hanya untuk menghabiskan anggaran?" ujar Bambang.

Terpisah, Zaenal Arifin membantah tuduhan tersebut. Dia menegaskan, LSM merupakan mitra kerja Kesbangpol termasuk partai politik, sehingga keberadaan ormas menunjang kegiatan Kesbangpol.

"Silaturahmi ini dalam rangka menjaga kondusivitas Kabupaten Tegal," ucapnya.

Plt Asisten 1 Setda Kabupaten Tegal Eko Jati mengaku jika kegiatan tersebut belum tersistem secara rutin. Karenanya, dia berterimakasih kepada seluruh pimpinan LSM yang telah memberikan pendapat dan saran untuk kebaikan Kabupaten Tegal.

"Semoga ke depan komunikasi kita (LSM dan pemkab) bisa lebih baik lagi," harapnya. (yer/ima/zul)

Berita Sebelumnya

Kesetrum Kepalanya, Tukang Cat Kritis
Kesetrum Kepalanya, Tukang Cat Kritis

Berita Sejenis

Kakek yang Hilang Ditemukan Lemah Tergeletak di Jalan

Kakek yang Hilang Ditemukan Lemah Tergeletak di Jalan

Sanuri (63), yang sebelumnya dikabarkan hilang di sekitar Kali Sirongge akhirnya ditemukan, Jumat (14/6) sore.


Duh... Pemkab Tegal Alami Defisit Rp 33 Miliar

Duh... Pemkab Tegal Alami Defisit Rp 33 Miliar

Kabupaten Tegal kembali mengalami defisit anggaran di APBD tahun 2019 sebesar Rp 33 miliar.


Jika Masih Ditinggal di Alun-alun, Gerobak PKL Akan Disita

Jika Masih Ditinggal di Alun-alun, Gerobak PKL Akan Disita

Pedagang kaki lima (PKL) diminta tidak meninggalkan gerobaknya, setelah berdagang di Alun-alun Tegal.


Sertijab Direktur RSUD, Sekda Minta Ada Peningkatan Pelayanan

Sertijab Direktur RSUD, Sekda Minta Ada Peningkatan Pelayanan

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono menghadiri proses serah terima jabatan Direktur RSUD dr Soeselo Slawi, Kamis (13/6) siang.


Halalbihalal, Ketua Dewan Berpesan ke Anggota Incumbent untuk Lebih Disiplin Lagi

Halalbihalal, Ketua Dewan Berpesan ke Anggota Incumbent untuk Lebih Disiplin Lagi

DPRD Kabupaten Tegal menggelar halalbihalal yang bertempat di ruang paripurna.


Pedagang di Depan RSUD Brebes Ditertibkan

Pedagang di Depan RSUD Brebes Ditertibkan

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Brebes akhirnya menertibkan sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di depan RSUD Brebes.


Duh... Pegawai Uji Kendaraan Ketahuan Tidur di Tempat Kerja

Duh... Pegawai Uji Kendaraan Ketahuan Tidur di Tempat Kerja

Bupati Tegal Umi Azizah menegur pegawai uji kendaraan bermotor Dinas Perhubungan yang tidur di ruang kerjanya.


Museum Purbakala Semedo, Minus Infrastruktur dan Instalasi Air

Museum Purbakala Semedo, Minus Infrastruktur dan Instalasi Air

Keberadaan Museum Purbalaka Semedo yang terletak di Kecamatan Kedungbanteng akan dibuka pada tahun 2020.


Lakalantas Turun, Kapolres Terbantu Jalan Tol

Lakalantas Turun, Kapolres Terbantu Jalan Tol

Ratusan prajurit TNI-Polri dan unsur PNS dari Kota dan Kabupaten Tegal mengikuti apel konsolidasi Kamis (13/6) pagi di Markas Kodim 0712/Tegal.


Pamit Pengajian, Sanuri Diduga Hilang di Kali Sirongge

Pamit Pengajian, Sanuri Diduga Hilang di Kali Sirongge

Sejumlah warga saat ini masih melakukan pencarian terhadap Sanuri, 63, warga Desa Sumbaga, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!