• Home
  • Berita Lokal
  • Di Pemalang, Kepala Sekolah Turun langsung Verifikasi Kebenaran SKTM

Lokal
Share this on:

Di Pemalang, Kepala Sekolah Turun langsung Verifikasi Kebenaran SKTM

  • Di Pemalang, Kepala Sekolah Turun langsung Verifikasi Kebenaran SKTM
  • Di Pemalang, Kepala Sekolah Turun langsung Verifikasi Kebenaran SKTM

PEMALANG - Untuk memastikan kebenaran pengguna SKTM, pihak sekolah negeri di Kabupaten Pemalang juga mendatangi alamat rumah calon peserta didik. Sekolah menyiapkan tim khusus yang langsung menyebar mendatangi rumah mereka satu per satu.

Seperti yang dilakukan pihak SMA Negeri 3 Pemalang. Kepala SMAN 3 Pemalang Cahyono mengatakan, dibutuhkan waktu dua hari untuk bisa menyurvei seluruh siswa, bahkan dengan melibatkan 30 petugas sekaligus. ”Kita sudah datangi semua siswa yang memakai SKTM, butuh waktu dua hari full dari kemarin,” ujarnya, Selasa (10/7).

Menurut Cahyono, dari 168 peserta didik SKTM yang diterima di sekolah tersebut, ada 3 siswa yang menurut penilaiannya abal-abal atau tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Temuan itu didasari dari kondisi kelayakan rumah tempat tinggal yang bersangkutan.

”Yang kami temukan di lapangan, ada tiga siswa yang kondisinya tidak masuk dalam kategori miskin,” terangnya.

Namun demikian, pihaknya tidak dapat memberi keputusan dan hanya melaporkan saja hasil survei tersebut kepada Balai Pengendali Pendidikan Menengah dan Khusus (BP2MK) wilayah 6 dan juga Pemprov melalui email yang sudah disediakan.

”Wewenang semua ada di provinsi, kami hanya mengirimkan hasil survei, semuanya termasuk foto, biar dari sana yang menilai dan memutuskan,” katanya.

Sebelumnya, langkah tegas juga ditempuh Ketua MKKS SMA Kabupaten Tegal Dra Mimik Supriyatin terkait penyertaan SKTM yang digunakan calon peserta didik baru. Di SMAN 1 Slawi sempat mencurigai ada dua calon peserta didik yang menyertakan SKTM agar bisa diterima di sekolah yang dipimpinnya.

Namun dari hasil proses ulang identifikasi dan verifikasi , akhirnya positif mencoret atau mendiskualifikasi 1 calon peserta didik baru yang menggunakan SKTM abal-abal atau tidak sesuai dengan kondisi riil keluarga.

Sementara itu, Pemprov Jateng sudah mencoret 500-an pendaftar SMA yang ditengarai menggunakan surat miskin tersebut tidak sesuai kondisi di lapangan. Kepala BP2MK Dinas Pendidikan Provinsi Jateng Wilayah Surakarta Jasman Indradno mengatakan, angka tersebut masih terus berkembang. Sebab, seleksi siswa di Jateng masih berproses hingga pengumuman 11 Juli nanti. Pencoretan berdasar laporan dari sekolah dan yang dicurigai aspal.

Secara keseluruhan, jumlah pendaftar SMA negeri di Jateng mencapai 113.092 calon peserta didik dari kuota 113.325 siswa. Dari jumlah tersebut, pendaftar dengan SKTM sebanyak 62.000-an anak, dan yang diterima ada sekitar 26.600 anak, termasuk yang sudah didiskualifikasi, sekitar 500 anak. (sul/fat/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jempol Ah! Di Pemalang, Buah Nanas Dibuat Shampoo dan Sabun Mandi

Jempol Ah! Di Pemalang, Buah Nanas Dibuat Shampoo dan Sabun Mandi

Melimpahnya buah nanas di Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang, membuat warganya harus memutar otak untuk memanfaatkannya.


 Gaes, Pacu Adrenalinmu dengan Panjat Tebing di Bukit Mendelem

Gaes, Pacu Adrenalinmu dengan Panjat Tebing di Bukit Mendelem

Satu lagi destinasi wisata yang bisa Anda kunjungi di Kabupaten Pemalang.


Tunggu Kementerian PUPR, Tol Brexit-Pemalang Gratis Dua Hari Ditunda

Tunggu Kementerian PUPR, Tol Brexit-Pemalang Gratis Dua Hari Ditunda

Jalan tol Pejagan-Pemalang seksi III dan IV (Brebes Timur-Pemalang) direncanakan untuk mulai dioperasikan.


Begini Eksotikanya Keindahan Alam Taman Rancah dari Ketinggian

Begini Eksotikanya Keindahan Alam Taman Rancah dari Ketinggian

Keindahan alam Bukit Mendelem atau biasa disebut Gunung Jimat di Desa Mendelem Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang mulai menjadi daya tarik wisatawan.


 Kendalikan Sampah Plastik, Siswa Diwajibkan Bawa Alat Makan dari Rumah

Kendalikan Sampah Plastik, Siswa Diwajibkan Bawa Alat Makan dari Rumah

Salah satu sekolah di Kabupaten Brebes mewajibkan siswanya membawa alat makan sendiri untuk keperluan makan dan minum saat jam istirahat.


Sebentar Lagi, Warga Pemalang Dilarang Merokok di Masjid, Sekolah, dan Angkutan Umum

Sebentar Lagi, Warga Pemalang Dilarang Merokok di Masjid, Sekolah, dan Angkutan Umum

Pemkab bersama DPRD Pemalang sedang menyusun sejumlah raperda program pembentukan perda tahun II 2018.


Selewengkan Sewa Bengkok, Kades Penarukan Terancam Dipenjara

Selewengkan Sewa Bengkok, Kades Penarukan Terancam Dipenjara

Tak hanya terancam diberhentikan, karena mangkir kerja berbulan-bulan, Kepala Desa (Kades) Penarukan ZA juga terancam jerat pidana.


Kepala Dinas Pensiun, KK dan Akta Kelahiran Belum Bisa Diteken

Kepala Dinas Pensiun, KK dan Akta Kelahiran Belum Bisa Diteken

Pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di Kabupaten Brebes sempat terhambat per 1 September lalu.


Empat Bulan Tak Turun Hujan, Kebutuhan Air Bersih Masih Tinggi

Empat Bulan Tak Turun Hujan, Kebutuhan Air Bersih Masih Tinggi

Kekeringan masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal meski di beberapa daerah lain sudah turun hujan.


Tiap Bulan di Pemalang Ada 6 sampai 9 Orang Tertular HIV/AIDS

Tiap Bulan di Pemalang Ada 6 sampai 9 Orang Tertular HIV/AIDS

Penyebaran virus HIV/AIDS di Kabupaten Pemalang semakin meluas.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!