Lokal
Share this on:

Dicatut untuk Dukung Capres, Ansor Lapor Polisi

  • Dicatut untuk Dukung Capres, Ansor Lapor Polisi
  • Dicatut untuk Dukung Capres, Ansor Lapor Polisi

LAPOR – Ketua GP Ansor Kabupaten Pemalang Mahfudin melaporkan pencatutan NU untuk dukung salah satu capres di Mapolres Pemalang, kemarin. (agus pratikno/radar pemalang)

PEMALANG - Pemuda Ansor bersama PC NU Pemalang melaporkan akun Facebook dengan nama Asep Suganda ke Polres Pemalang, kemarin. Laporan dilakukan lantaran GP Ansor dan PC NU tidak terima, akun dimaksud mencatut organisasi Nahdlatul Ulama (NU) untuk kepentingan pemilihan presiden dan wakil presiden.

Ketua GP Ansor Kabupaten Pemalang Mahfudin mengaku geram ketika organisasi NU diseret-seret ke politik kepentingan mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden. Menurutnya, dalam postingannya, akun Asep Suganda mencantumkan logo NU dan NU Pemalang dalam posko pemenangan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Provokasi semacam itu membuat geram seluruh pengurus NU dan banomnya, termasuk Pemuda Ansor. "Saya merasa terpanggil untuk mengambil tindakan tegas. Karena masalah ini bikin fitnah dan gaduh di kepengurusan, bahkan masyarakat umum. Apa yang disampiakan akun Asep Suganda adalah hoax," tegasnya.

Menurutnya, PC NU dan banomnya tidak pernah memberikan dukungan secara resmi pada pasangan calon presiden dan wakil presiden. Apalagi mencantumkan logo dan nama NU yang diviralkan melalui media sosial oleh akun Asep Suganda, sehingga nahdliyin merasa sangat dirugikan.

"Kalau dukung mendukung, mestinya PC NU mendukung capres nomor 01, yang jelas ada KH Ma’ruf Amin kader NU, tapi itupun tidak dilakukan karena menyalahi peraturan organisasi," ujarnya.

Kendati demikian, terkait hal itu, warga NU mempunyai kewajiban bagi setiap warga nahdliyin untuk mendukung dan memenangkan kadernya sendiri.

Sementara itu, kedatangan Pemuda Ansor di Mapolres Pemalang langsung diterima Kanit SPKT. Mahfudin dalam laporannya menyampaikan bahwa ada akun di group Facebook Pemalang City, atas nama Asep Suganda yang mengaku sebagai orang Pemalang telah membuat provokasi melalui media sosial. (apt/adi/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

KPU Tetapkan 38 Lapangan untuk Kampanye Terbuka

KPU Tetapkan 38 Lapangan untuk Kampanye Terbuka

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal sudah menetapkan lokasi kampanye terbuka parpol peserta pemilu 2019 yang akan dimulai, Minggu (24/3) besok.


Banyak Hoax Bikin Pilpres 2019 Jadi Mahal

Banyak Hoax Bikin Pilpres 2019 Jadi Mahal

Perempuan Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tegal diajak untuk memerangi hoaks atau berita bohong yang banyak beredar di masyarakat pada masa kampanye Pemilu Presiden (


Amankan Coblosan, Polres Tegal Kota Turunkan Kekuatan Penuh

Amankan Coblosan, Polres Tegal Kota Turunkan Kekuatan Penuh

Jajaran Polres Tegal Kota berkomitmen untuk all out dalam mengamankan jalannya tahapan Pemilu 2019 di wilayah Kota Tegal.


Bupati Tegal Minta Jaga Paseduluran meski Berbeda Pilihan

Bupati Tegal Minta Jaga Paseduluran meski Berbeda Pilihan

Bupati Tegal Umi Azizah meminta masyarakat Kabupaten Tegal untuk tetap menjaga persatuan dan kondusifitas wilayah.


Kasihan, Empat Kakak Beradik di Pemalang Ini Lumpuh Sejak Kecil

Kasihan, Empat Kakak Beradik di Pemalang Ini Lumpuh Sejak Kecil

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Itulah kiasan yang pas untuk menggambarkan nasib empat bersaudara asal Pemalang.


Pantau Arus Mudik, Satlantas Polres Tegal Akan Pasang 50 CCTV

Pantau Arus Mudik, Satlantas Polres Tegal Akan Pasang 50 CCTV

Satlantas Polres Tegal akan memasang 50 CCTV baru untuk memantau arus lalu lintas sebagai persiapan menghadapi arus mudik lebaran 2019.


Kepala Dinas Bantah Ada Pungutan UNBK, Hanya Sumbangan Sukarela

Kepala Dinas Bantah Ada Pungutan UNBK, Hanya Sumbangan Sukarela

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal menegaskan bahwa tidak ada pungutan untuk pengadaan komputer sebagai penunjang pelaksanaan UNBK.


Tujuh Rampok Minimarket Dibekuk, Dua Buron, Tiga Lainnya Diburu Polisi

Tujuh Rampok Minimarket Dibekuk, Dua Buron, Tiga Lainnya Diburu Polisi

Tujuh pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) di tiga minimarket berbeda di wilayah Kabupaten Pemalang akgirnya berhasil dibekuk.


Lantik 59 Kasek dan Pengawas, Bupati Minta Sekolah Tak Bebani Orangtua Siswa

Lantik 59 Kasek dan Pengawas, Bupati Minta Sekolah Tak Bebani Orangtua Siswa

Bupati Tegal Umi Azizah meminta kepala sekolah di Kabupaten Tegal melakukan inovasi dan terobosan untuk mengembangkan sekolahnya.


Dicari-cari Polisi se-Jawa Tengah, Pelaku Curanmor Takluk di Brebes

Dicari-cari Polisi se-Jawa Tengah, Pelaku Curanmor Takluk di Brebes

Berakhir sudah petualangan Fajar Setiawan (30), pemuda asal Cinde, Kota Semarang, Jawa Tengah ini.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!