• Home
  • Berita Lokal
  • Didemo dan Dituntut Mundur Siswanya, Begini Jawaban Kepala SMK BP Talang

Lokal
Share this on:

Didemo dan Dituntut Mundur Siswanya, Begini Jawaban Kepala SMK BP Talang

  • Didemo dan Dituntut Mundur Siswanya, Begini Jawaban Kepala SMK BP Talang
  • Didemo dan Dituntut Mundur Siswanya, Begini Jawaban Kepala SMK BP Talang

TALANG - Siswa SMK Bhakti Praja (BP) Talang Kabupaten Tegal berunjuk rasa menuntut kepala sekolah (kepsek) Rofikoh mundur dari jabatannya karena dinilai arogan, dan kerap melakukan kekerasan. Rofikoh membantah.

Setelah didesak untuk keluar dari ruangannya, Rofikoh sempat menemui ratusan siswa yang berkumpul dan berorasi di halaman sekolah sembari membentangkan sejumlah spanduk dan poster berisi aspirasi dan tuntutan.

Di hadapan para siswa‎, Rofikoh mengaku menyerahkan kepada pihak yayasan keputusan yang akan diambil. "Permasalahan serta informasi yang anda sampaikan ke ketua yayasan, Polsek, dan ibu guru sudah saya dengar. Semua ini ada mekanismenya dan akan saya serahkan kepada ketua yayasan dan pengurus," katanya.

‎Sementara saat ditemui di ruangannya, Rofikoh membantah tudingan siswa bahwa dia kerap melakukan tindak kekerasan. "Saya kira salah besar, tidak pernah. Bisa dibuktikan anak yang mengatakan saya melakukan kekerasan‎, kekerasan yang mana," tukasnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan pihaknya kepada para siswa bertujuan untuk mendidik dan menjaga nama baik sekolah, terutama ketika ada siswa yang melakukan pelanggaran. "Mungkin anak-anak terpengaruh dengan sekolah lain. Mungkin di sana terlalu bebas," ucapnya.

Saat ditanya ihwal tuntutan para siswa agar dirinya mundur dari jabatannya, Rofikoh kembali menegaskan menyerahkan keputusan kepada pihak yayasan.

‎"Saya bekerja bukan karena apa-apa. Mau dipakai ya monggo, tidak dipakai saya sudah biasa jadi orang kecil. Intinya saya melaksanakan tugas yang diberikan yayasan," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, ratusan siswa SMK BP Talang menggelar unjuk rasa di kompleks sekolah mereka, Senin (13/3). Para siswa dengan membentangkan sejumlah spanduk dan poster menuntut kepala sekolah mundur dari jabatannya karena dinilai arogan dan kerap melakukan kekerasan kepada siswa dan guru.

Selain itu, para siswa juga menuntut sarana prasarana sekolah yang memadai, karena sudah dibebani sejumlah biaya oleh kepala sekolah. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

BPJS Ketenagakerjaan Peduli Bencana
BPJS Ketenagakerjaan Peduli Bencana

Berita Sejenis

Sedapnya Nasi Kebuli, Menu Wajib Jamaah Jamiyahan di Kota Tegal

Sedapnya Nasi Kebuli, Menu Wajib Jamaah Jamiyahan di Kota Tegal

Gelaran pengajian dan pembacaan maulid, tak lengkap rasanya bila tak ada menu yang satu ini.


Ganjar Minta Pramuka Ikut Kawal Pemilu dan Tak Sebar Hoax

Ganjar Minta Pramuka Ikut Kawal Pemilu dan Tak Sebar Hoax

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Pramuka ikut berperan dalam mewujudkan pemilihan umum (pemilu) 2019 yang damai.


Jembatan Wanasari Mengkhawatirkan dan Rawan Ambruk

Jembatan Wanasari Mengkhawatirkan dan Rawan Ambruk

Jembatan Kali Kumusik di Desa Wanasari Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal sangat mengkhawatirkan kondisinya.


Masih Suka Nyetrum Ikan, Siap-siap Saja Dipenjara atau Denda Rp1,2 Miliar

Masih Suka Nyetrum Ikan, Siap-siap Saja Dipenjara atau Denda Rp1,2 Miliar

Untuk menjaga kelangsungan ekosistem ikan dan habitat perairan, Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Tegal melarang menangkap ikan dengan al


Mau ke Arah Purwokerto, Awas Macet Panjang Berjam-jam di Bumiayu

Mau ke Arah Purwokerto, Awas Macet Panjang Berjam-jam di Bumiayu

Bagi para pengendara yang ingin bepergian ke Purwokerto, Cilacap, dan sekitarnya melalui jalur tengah perlu berpikir ulang.


Petani dan Pengusaha Ricemill di Pemalang Tolak Impor Beras

Petani dan Pengusaha Ricemill di Pemalang Tolak Impor Beras

Stok beras di Kabupaten Pemalang masih mencukupi bahkan terbilang melimpah.


Tiga Kades dan Satu Karyawan BUMD Dicoret dari Daftar Caleg

Tiga Kades dan Satu Karyawan BUMD Dicoret dari Daftar Caleg

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal menetapkan 541 bakal calon anggota legislatif (caleg) masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT).


Masuk Tahapan Kampanye Pemilu, Polisi Mulai Diterjunkan

Masuk Tahapan Kampanye Pemilu, Polisi Mulai Diterjunkan

Polres Tegal mengerahkan dua pertiga personel yang dimiliki untuk mengamankan pemilu presiden (pilpres) dan pemilu legislatif (pileg) 2019.


Enam Pengedar dan Pemakai Narkoba Disergap di Jalan dan Hotel

Enam Pengedar dan Pemakai Narkoba Disergap di Jalan dan Hotel

Satuan Reserse Narkoba Polres Tegal berhasil mengungkap kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu di wilayah Kabupaten Tegal.


Kekeringan, Kawanan Monyet Serbu Pemukiman Warga di Brebes

Kekeringan, Kawanan Monyet Serbu Pemukiman Warga di Brebes

Diduga lantaran sudah tak lagi ada sumber makanan di hutan, gerombolan monyet liar menyerang kebun dan ladang milik warga.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!