Lokal
Share this on:

Diduga Ada Pungutan, Ombudsman Datang ke SMAN 1 Brebes

  • Diduga Ada Pungutan, Ombudsman Datang ke SMAN 1 Brebes
  • Diduga Ada Pungutan, Ombudsman Datang ke SMAN 1 Brebes

PUNGUTAN - Pkt ORI Jateng saat datang ke SMAN 1 Brebes terkait laporan adanya dugaan pungutan terhadap siswa baru, kemarin. (dedi sulastro/radar brebes)

BREBES - Menindaklanjuti dugaan pungutan di sekolah, Selasa (16/7) Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jawa Tengah (Jateng) mendatangi SMAN 1 Brebes.

Dari informasi yang beredar, dugaan pungutan bagi siswa baru dilakukan melalui Komite Sekolah untuk pembangunan gedung sebesar Rp3 juta.

Plt Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah Sabarudin Hulu saat dikonfirmasi mengatakan, pungutan Rp3 juta yang dilakukan sekolah itu tidak dibenarkan. Jika itu dilakukan, hal itu merupakan tindak maladminitrasi.

Meskipun, pungutan dilakukan melalui Komite Sekolah.

"Sudah ada larangan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah terkait larangan pungutan. Jadi, walau melalui komite itu tidak diperbolehkan," kata Sabarudin Hulu.

Dijelaskan, semua proses penarikan sumbangan atau pungutan dari orang tua siswa harus dilakukan sesuai prosedur. Pasalnya, pemerintah sendiri telah mengalokasikan 20 persen anggaran dari APBN untuk pendidikan.

Prosedur yang dimaksud, kata dia, program atau kegiatan sekolah itu harus dituangkan dalam Rencana Anggaran Kegiatan Sekolah (RAKS) yang kemudian diajukan ke Disdikbud Jawa Tengah. Sehingga nanti akan jelas untuk apa peruntukannya.

"Semua bentuk pungutan harus distop dan dicegah. Sebelum ada arahan dari Disdikbud Jateng tidak diperkenankan melakukan pungutan. Ini agar tidak ada potensi terjadi maladministrasi," jelasnya.

Terkait pungutan di SMAN 1 Brebes, Sabarudin mengungkapkan, dari total 496 siswa baru, telah ada sekitar 80 orang tua siswa yang membayar uang gedung senilai Rp3 juta. Jumlah tersebut, sebagian dibayar lunas sedang lainnya mencicil sebagian.

Dari keterangan pihak sekolah, lanjut Sabarudin, diketahui jika pungutan tersebut telah dikembalikan ke seluruh orang tua. Atas hal itu, ia pun mengapresiasi sikap SMAN 1 Brebes.

"Informasi sudah dikembalikan ke orang tua siswa (jadi sudah clear). Karenanya, kami mengimbau tidak hanya SMAN 1 Brebes saja tapi sekolah lain juga, agar tidak melakukan pungutan dalam bentuk apapun sebelum ada arahan dari disdikbud," imbaunya.

Terpisah, Wakil Kepala SMAN 1 Brebes Bidang Humas Wahyudin Zufri membenarkan, seluruh sumbangan orang tua siswa baru telah dikembalikan Senin (15/7) lalu.

"Kemarin orang tua siswa dikumpulkan semua, dan semuanya sudah dikembalikan ke semua wali murid" ujarnya.

Dia menerangkan, pungutan dilakukan oleh Komite Sekolah berdasarkan kesepakatan dengan orang tua siswa. Sehingga, pengembalian uang pungutan juga dilakukan oleh Komite Sekolah.

"Dan kami sudah sampaikan sumbangan orang tua baru akan dilakukan kalau sudah ada petunjuk dari Disdikbud Jateng," tandasnya. (ded/ima*)


Berita Sejenis

Rutin Adakan Sekolah Sungai, Komunitas Ini Raih Juara Harapan Dua Tingkat Jateng

Rutin Adakan Sekolah Sungai, Komunitas Ini Raih Juara Harapan Dua Tingkat Jateng

Di tengah perkembangan teknologi dan maraknya pergaulan bebas, rupanya masih ada sekumpulan anak muda di Pemalang


Aquaponic Jadi Solusi untuk Pesarean

Aquaponic Jadi Solusi untuk Pesarean

Sampah merupakan masalah terbesar yang masih menjadi tugas utama bagi semua unsur masyarakat yang ada di Desa Pesarean.


Malu Hamil, Oknum Mahasiswi Ini Buang Bayinya

Malu Hamil, Oknum Mahasiswi Ini Buang Bayinya

RS (19), warga Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes harus mempertanggungjawabkan perbuatannya membuang bayi yang baru saja dilahirkannya.


Saluran Bau dan Penuh Sampah, Bupati Brebes Tegur Sejumlah Kepala Dinas

Saluran Bau dan Penuh Sampah, Bupati Brebes Tegur Sejumlah Kepala Dinas

Bupati Brebes Idza Priyanti naik pitam saat meninjau saluran irigasi di sebelah pasar belakang Markas Kodim 0713/Brebes, Rabu (14/8).


Penahanan Dua Kades Terduga Korupsi Dana Desa dan PBB Dipindah ke Semarang

Penahanan Dua Kades Terduga Korupsi Dana Desa dan PBB Dipindah ke Semarang

Dua tersangka kasus korupsi dana desa (DD) dan pajak bumi bangunan (PBB) di Kabupaten Brebes dititipkan di Lapas Kedungpane Semarang oleh Kejaksaan Negeri (Keja


Pemakaman Jazad ABG Dalam Karung Dikawal Ketat Polisi

Pemakaman Jazad ABG Dalam Karung Dikawal Ketat Polisi

Jenazah Nurhikmah (16), anak baru gede (ABG) yang diduga menjadi korban pembunuhan, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU)


Harga Anjlok, Petani Garam di Pantura Galauw

Harga Anjlok, Petani Garam di Pantura Galauw

Petani garam di Kabupaten Brebes galaw, lantaran dibayang-bayangi anjloknya harga garam saat musim.


Para Terduga Pembantai ABG Dalam Karung Masih Ada Hubungan Saudara

Para Terduga Pembantai ABG Dalam Karung Masih Ada Hubungan Saudara

Jajaran Polres Tegal terus berupaya mengungkap misteri penemuan jazad dalam karung yang ditemukan di Desa Cerih Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal.


Jenazah Korban Tertabrak Kereta Akhirnya Diambil Keluarganya

Jenazah Korban Tertabrak Kereta Akhirnya Diambil Keluarganya

Identitas jenazah yang diduga remaja perempuan korban tertabrak kereta di Pemalang sudah diketahui setelah ayah kandungnya datang ke rumah sakit


Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Lengkap Tali Pusarnya

Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Lengkap Tali Pusarnya

Sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di antara tumpukan sampah di Dusun Kendaga Desa Larangan Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!