Lokal
Share this on:

Diduga Aniaya Karyawannya, Bos WNA Dilaporkan ke Polisi

  • Diduga Aniaya Karyawannya, Bos WNA Dilaporkan ke Polisi
  • Diduga Aniaya Karyawannya, Bos WNA Dilaporkan ke Polisi
  • Diduga Aniaya Karyawannya, Bos WNA Dilaporkan ke Polisi
  • Diduga Aniaya Karyawannya, Bos WNA Dilaporkan ke Polisi

BREBES - General manager salah satu perusahaan di Brebes yang berstatus warga negara asing (WNA), LHK, dilaporkan ke Polres Brebes. Dia dilaporkan Nia Kusniawati (35), karyawannya, warga Jalan Lagoa Desa Lagoa Kecamatan Koja Jakarta Timur, karena diduga telah menganiayanya.

Sekitar pukul 11.30, Selasa (17/9), korban ditemani suaminya, Idris (35), mendatangi Satreskrim Polres Brebes. Menurut Nia, dia beserta suaminya sebelumnya telah melaporkan kasus dugaan tersebut ke Polsek Bulakamba. Akibat kejadian itu, dia mengalami luka di bagian paha sebelah kanan.

“Datang ke sini untuk menayakan perkembangan kasusnya sudah sampai mana,” ujar Nia Kusniawati saat ditemui di Mapolres Brebes.

Diceritakan Nia, dugaan kasus itu terjadi, Kamis (5/9) malam. Saat itu, seperti hari-hari biasanya dia bekerja di pabrik garmen milik milik salah satu PT. Dugaan penaniayaan yang dipicu masalah pekerjaan, berawal saat sekitar pukul 17.00 WIB, atasannya memintanya untuk menyelesikan tugas-tugasnya dan harus selesai sekitar pukul 19.00 WIB.

Namun, lantaran terlalu banyak tugas-tugas yang diberikan, Nia menjelaskan kepada atasannya kalau pekerjaan baru bisa diselesaikan sekitar 5-6 jam. Awalnya, atasannya menerima penjelasan dari Nia yang tidak bisa menyelesaikan tepat waktu.

Sekitar pukul 20.00 saat dia mau pulang dan berpaminatan ke atasannya, dia mengatakan tugas-tugasnya baru bisa diselesikan sebagian. Mendengar hal itu, atasannya marah-marah. Dia lantas meminta kembali ke ruang kerja di lantai dua untuk melanjutkan tugas-tugasnya itu.

"Saat kembali ke ruangan kerja di lantai dua, atasan saya memukul bagaian paha kanan saya, yang kebetulan ada bekas luka akibat terjatuh. Kalau bagi saya sih, pukulan itu lumayan keras. Soalnya sampai sekarang masih terasa sakit," ungkapnya.

Nia melanjutkan, meski sudah mendapatkan perlakuan tidak mengenakan dari atasannya, dia pun masih terus dimarahi. Hingga akhirnya, sekitar pukul 22.00, kakinya yang sempat dipukul mendadak kram dan terasa sakit. Bahkan, saat akan pulang, kakinya terpaksa diseret lantaran susah untuk berjalan.

“Awalnya saya laporkan kasus ini, sehari setelah kejadian ke Polsek Bulakamba dengan nomor laporan SPTLA/ 111/XI/2019 pada 6 September lalu. Dan informasi yang saya terima, kasus ini sudah dilimpahkan ke Polres Brebes, jadi saya ke sini untuk menanyakan perkembangannya,” tuturnya. (ded/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Diduga Lokasi Parkir Dijualbelikan, Petugas Dipersilakan Lapor Komisi III

Diduga Lokasi Parkir Dijualbelikan, Petugas Dipersilakan Lapor Komisi III

Dugaan adanya beberapa lokasi parkir jalan umum di Kabupaten Tegal yang dijualbelikan oknum yang bukan petugas dikeluhkan petugas parki


Kosek Lima Toko, Polisi Sita 11 Dus Minuman Keras

Kosek Lima Toko, Polisi Sita 11 Dus Minuman Keras

Belasan dus minuman kerss berbagai merek dan ukuran, disita petugas kepolisian dari Polres Tegal Kota, Minggu (13/10) dinihari, kemarin.


Rumah Terduga Pelaku Penyerangan dan Penusukkan Wiranto Dipolice Line

Rumah Terduga Pelaku Penyerangan dan Penusukkan Wiranto Dipolice Line

Rumah Fitria Diana (20), di RT 07 RW 02 Dusun Sitanggal 1 Desa Sitanggal Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, yang diduga terlibat peristiwa penusukan Menteri K


Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas Terapung di Tengah Laut Jawa

Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas Terapung di Tengah Laut Jawa

Warsum (45), nelayan dari Desa Prapag Kidul Kecamatan Losari Kabupaten Brebes, yang dilaporkan hilang di Perairan Jongor, Rabu (9/10), ditemukan tak bernyawa.


Dua Pemburu Landak yang Sebabkan Hutan Pinus Terbakar, Terancam 6 Tahun Penjara

Dua Pemburu Landak yang Sebabkan Hutan Pinus Terbakar, Terancam 6 Tahun Penjara

Dua pemburu landak yang diduga memicu terjadinya kebakaran hutan pinus di Bukit Clirit Desa Kalibakung Kecamatan Kabupaten Tegal, Minggu (6/10), ditahan di sel


Nelayan yang Hilang di Tengah Laut, Belum Jelas Nasibnya

Nelayan yang Hilang di Tengah Laut, Belum Jelas Nasibnya

Warsum (45), warga Desa Prapag Kidul Kecamatan Losari Kabupaten Brebes yang diduga hilang di tengah Perairan Jongor Kabupaten Brebes, Selasa (8/10) siang, belum


Diduga Gelapkan Uang, Eks Ketua Paguyuban Pasar Buah dan Sayur Digiring ke Persidangan

Diduga Gelapkan Uang, Eks Ketua Paguyuban Pasar Buah dan Sayur Digiring ke Persidangan

Eks Ketua Paguyuban Pasar Buah dan Sayur Pemalang Cari Antoni menjalani sidang pertama pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Pemalang, Selasa (8/10).


Polisi Sambangi Lokasi TMMD Sengkuyung untuk Beri Tumpeng

Polisi Sambangi Lokasi TMMD Sengkuyung untuk Beri Tumpeng

Sejumlah anggota Kepolisian Sektor Petarukan mendatangi lokasi TMMD Sengkuyung III di Desa Temuireng


Bolos lalu Diduga Pesta Miras, Sejumlah Pelajar Diamankan Polisi

Bolos lalu Diduga Pesta Miras, Sejumlah Pelajar Diamankan Polisi

Sejumlah pelajar dari dua sekolah terpaksa diamankan anggota Polsek Balapulang Polres Tegal, Senin (7/10) siang, sekitar pukul 13.00 WIB.


Dua Terduga Pelaku Pembakaran Hutan Clirit Ditangkap, Seorang Di-DPO

Dua Terduga Pelaku Pembakaran Hutan Clirit Ditangkap, Seorang Di-DPO

Dua terduga pelaku pembakaran hutan pinus di Kawasan Bukit Clirit Desa Kalibakung Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal berhasil diamankan polisi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!