• Home
  • Berita Lokal
  • Diduga Gelapkan Mobil Rentalan, Mantan Kades yang juga Caleg Ditangkap Polisi

Lokal
Share this on:

Diduga Gelapkan Mobil Rentalan, Mantan Kades yang juga Caleg Ditangkap Polisi

  • Diduga Gelapkan Mobil Rentalan, Mantan Kades yang juga Caleg Ditangkap Polisi
  • Diduga Gelapkan Mobil Rentalan, Mantan Kades yang juga Caleg Ditangkap Polisi

Foto: eko fidiyanto/radar brebes

BREBES - Seorang calon legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Brebes Daerah Pemilihan 6 (Kecamatan Wanasari dan Kecamatan Bulakamba) berinisial JD diringkus polisi, kemarin. Caleg dari Partai Golkar itu diduga sebagai pelaku penggelapan satu unit mobil rental.

Saat ditangkap dia tak sendirian, tapi bersama seorang rekannya. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, dugaan kasus itu berawal saat rekan JD, yakni JK merental mobil Toyota Avanza G 9182 RP warna putih selama tiga hari dengan tarif Rp 600 ribu. Selanjutnya JK dan JD menggadaikan mobil tersebut Rp30 juta.

Kemudian hasil gadai tersebut dibagi dua. Tersangka JD mendapatkan bagian Rp5 juta. Polisi hingga kini masih terus mengembangkan kasusnya, karena dimungkinkan korban JD dan JK tidak hanya warga Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal.

Kini, satu unit barang bukti mobil Toyota Avanza sudah diamankan. Keduanya langsung dijebloskan ke sel tahanan dan dititipkan di Rutan Polres Tegal. Caleg berinisial JD dan temannya, JK, ditangkap aparat Unit Reskrim Kepolisian Sektor Tarub Polres Tegal.

JD ditangkap saat sedang berada di warung kopi dekat rumahnya di Desa Banjaratma Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes. Sedangkan JK diburu aparat kepolisian saat baru saja tiba dari Bogor.

JK ditangkap di jalan tidak jauh dari rumahnya di Desa Banjaratma, Senin (15/10) lalu. JD ditangkap jajaran Polsek Tarub Polres Tegal, lantaran korbannya merupakan warga Desa Karangjati Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto membenarkan penangkapan seorang mantan kades yang juga caleg tersebut. “Ya besok (hari ini, Red) akan kami rilis di Polres Tegal,” kata Dwi Agus Prianto, Kamis (18/10).

Sementara itu, terkait status JD sebagai caleg, Ketua KPU Kabupaten Brebes Muamar Riza Pahlevi menjelaskan, pihaknya akan menunggu proses hukum tersangka hingga mempunyai keputusan hukum tetap atau inkracht. JD terancam dicoret jika sudah inkracht sebelum proses pencoblosan pemilu.

“Jadi kita tunggu dulu kalau sudah inkracht sebelum proses pencoblosan pemilu, maka nama yang bersangkutan akan kami coret,” kata Muamar Riza Pahlevi.

Adapun pencoretan yang dia maksud yakni, tidak ada foto dan nama yang bersangkutan di dalam surat suara. Namun, pencoretan yang bersangkutan tidak mengubah nomor urut caleg. “Jadi begini, misal dia nomor urut 6, ya nanti nomor 6 kosong, tidak ada nama dan fotonya. Hal itu tidak mengubah nomor urut caleg,” tambahnya.

Kemudian, lanjut dia, jika proses hukum ditetapkan setelah proses pencoblosan pileg yang menyatakan bahwa dia bersalah, hal itu sudah bukan lagi menjadi ranah KPU. “Ya nanti tentu saja kami hanya mengurus pihak yang masuk DCT caleg. Kalau sudah pencoblosan lalu dia kalah, ya bukan urusan kami lagi. Namun, jika dia menang dan mendapatkan kursi tentunya suara akan diberikan ke caleg nomor urut berikutnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Brebes Wakro mengaku pihaknya akan mendukung langkah KPU yang akan mencoret nama yang bersangkutan jika terlibat kasus hukum dan berkekuatan hukum tetap.

“Nanti dilihat dulu posisi hukumnya ada di mana. Kalau sudah berkekuatan hukum tetap sebelum masa pencoblosan, tentunya akan ada langkah yang harus diambil KPU,” ucap Wakro. (fid/fat/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Wow! Empat Pasang Suami Istri Maju Calon Kades

Wow! Empat Pasang Suami Istri Maju Calon Kades

Sebanyak empat pasangan suami istri (pasutri) maju dalam bursa pemilihan kepala desa serentak yang dilangsungkan, Minggu (16/6).


80 Titik di Kota Slawi Bakal Terekam CCTV

80 Titik di Kota Slawi Bakal Terekam CCTV

Sejumlah kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di wilayah Kabupaten Tegal kini tidak hanya memantau perkembangan lalu lintas.


Kakek yang Hilang Ditemukan Lemah Tergeletak di Jalan

Kakek yang Hilang Ditemukan Lemah Tergeletak di Jalan

Sanuri (63), yang sebelumnya dikabarkan hilang di sekitar Kali Sirongge akhirnya ditemukan, Jumat (14/6) sore.


Lakukan Pelecehan di Guci, ABG Nyaris Dipukuli

Lakukan Pelecehan di Guci, ABG Nyaris Dipukuli

Seorang pengunjung Obyek Wisata Guci harus berurusan dengan polisi.


Brebes Masuk DPS Pilkades, Warga Masih Bisa Mencoblos

Brebes Masuk DPS Pilkades, Warga Masih Bisa Mencoblos

Pemerintah masih memberikan kesempatan bagi warga desa untuk memilih calon kades meski tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).


Halalbihalal, Ketua Dewan Berpesan ke Anggota Incumbent untuk Lebih Disiplin Lagi

Halalbihalal, Ketua Dewan Berpesan ke Anggota Incumbent untuk Lebih Disiplin Lagi

DPRD Kabupaten Tegal menggelar halalbihalal yang bertempat di ruang paripurna.


Pedagang di Depan RSUD Brebes Ditertibkan

Pedagang di Depan RSUD Brebes Ditertibkan

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Brebes akhirnya menertibkan sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di depan RSUD Brebes.


Duh... Pegawai Uji Kendaraan Ketahuan Tidur di Tempat Kerja

Duh... Pegawai Uji Kendaraan Ketahuan Tidur di Tempat Kerja

Bupati Tegal Umi Azizah menegur pegawai uji kendaraan bermotor Dinas Perhubungan yang tidur di ruang kerjanya.


Museum Purbakala Semedo, Minus Infrastruktur dan Instalasi Air

Museum Purbakala Semedo, Minus Infrastruktur dan Instalasi Air

Keberadaan Museum Purbalaka Semedo yang terletak di Kecamatan Kedungbanteng akan dibuka pada tahun 2020.


Pamit Pengajian, Sanuri Diduga Hilang di Kali Sirongge

Pamit Pengajian, Sanuri Diduga Hilang di Kali Sirongge

Sejumlah warga saat ini masih melakukan pencarian terhadap Sanuri, 63, warga Desa Sumbaga, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!