• Home
  • Berita Lokal
  • Diduga Musnahkan Surat Suara, Camat Tarub Dipolisikan Mantan Kades

Lokal
Share this on:

Diduga Musnahkan Surat Suara, Camat Tarub Dipolisikan Mantan Kades

  • Diduga Musnahkan Surat Suara, Camat Tarub Dipolisikan Mantan Kades
  • Diduga Musnahkan Surat Suara, Camat Tarub Dipolisikan Mantan Kades

LAPORAN - Penasihat Hukum Putra Fajar Sunjaya saat melaporkan camat Tarub ke Polres Tegal, Selasa (17/9). (yeri novel/radar slawi)

SLAWI - Mantan Kepala Desa Bumiharja, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Suryoto melaporkan Camat Tarub Munawar ke Satreskrim Polres Tegal, Selasa siang (17/9).

Saat melaporkan itu, Suryoto didampingi Penasihat Hukum Putra Fajar Sunjaya. Dalam laporannya, camat Tarub diduga telah memusnahkan atau membakar surat suara yang sudah dicoblos pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bumiharja tahun 2018 lalu.

Dugaan itu mencuat saat Plt Sekretaris Camat (Sekcam) Tarub Sunaryo menjadi saksi dalam sidang perkara Pilkades Bumiharja di Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang, baru-baru ini.

"Saat fakta persidangan, saksi mengatakan seperti itu," kata Putra Fajar Sunjaya, saat ditemui di Polres Tegal.

Fajar mengungkapkan, laporan itu berawal saat pencocokan jumlah daftar hadir pemilih dengan jumlah kertas suara yang telah dicoblos pada Pilkades Bumiharja tahun 2018 lalu. Dalam pencocokan itu, ternyata ada selisih 32 surat suara yang sudah dicoblos oleh pemilih.

Lalu Plt Sekcam Tarub Sunaryo menghubungi Camat Tarub Munawar melalui telepon genggam saat pilkades berlangsung. Dalam perbincangannya, camat Tarub memerintahkan surat suara sebanyak 32 lembar itu supaya tidak dimasukkan dalam perhitungan perolehan suara pada Pilkades Bumiharja.

Selanjutnya, camat tersebut membakar 32 surat suara tersebut di Kantor Kecamatan Tarub.

"Pembakaran ini menyalahi Pasal 86 Undang-Undang RI Nomor 43 Tahun 2009," kata Fajar.

Fajar menyatakan, setiap orang yang dengan sengaja memusnahkan arsip di luar prosedur yang benar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 51 ayat (2), maka dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp500 juta.

"Mestinya kalau mau dibakar, harus ada saksi dari panitia pilkades, para calon kades, forkopimcam dan harus ada berita acaranya," tegasnya.

Terpisah, Camat Tarub Munawar saat dikonfirmasi hal itu, pihaknya membenarkan telah memusnahkan surat suara tersebut. Dia menganggap, surat suara yang mengalami selisih itu, sudah tidak berguna. Maka untuk mencocokkan surat suara dengan jumlah daftar hadir, surat suara yang berjumlah 32 lembar itu dimusnahkan.

"Pemusnahan itu kita ambil secara acak," kata Munawar, saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa siang.

Saat memusnahkan surat suara itu, Munawar mengaku bukan keinginannya sendiri. Tapi setelah ada kesepakatan antara panitia, saksi, dan panitia pengawas (panwas).

"Sudah disepakati. Menggunakan daftar hadir," tandasnya.

Sementara, laporan Mantan Kades Bumiharja Suryoto diterima oleh Penyidik Satreskrim Polres Tegal Iptu Aris Maryono.

"Ya, laporannya sudah kami terima," ucapnya singkat. (yer/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis


Lama Nganggur, Suami Ditemukan Tewas Menggantung oleh Istrinya

Lama Nganggur, Suami Ditemukan Tewas Menggantung oleh Istrinya

Toha (42), warga Desa Setu Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal ditemukan tewas tergantung di dalam rumahnya, Senin (15/10), sekitar pukul 15.45 WIB.


Diduga Lokasi Parkir Dijualbelikan, Petugas Dipersilakan Lapor Komisi III

Diduga Lokasi Parkir Dijualbelikan, Petugas Dipersilakan Lapor Komisi III

Dugaan adanya beberapa lokasi parkir jalan umum di Kabupaten Tegal yang dijualbelikan oknum yang bukan petugas dikeluhkan petugas parki


Besok, Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa Ditutup

Besok, Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa Ditutup

Selasa (15/10) besok, merupakan batas akhir pendaftaran bakal calon (balon) kepala desa (kades) pilkades gelombang II di Kabupaten Brebes.


Rumah Terduga Pelaku Penyerangan dan Penusukkan Wiranto Dipolice Line

Rumah Terduga Pelaku Penyerangan dan Penusukkan Wiranto Dipolice Line

Rumah Fitria Diana (20), di RT 07 RW 02 Dusun Sitanggal 1 Desa Sitanggal Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, yang diduga terlibat peristiwa penusukan Menteri K


Dua Pemburu Landak yang Sebabkan Hutan Pinus Terbakar, Terancam 6 Tahun Penjara

Dua Pemburu Landak yang Sebabkan Hutan Pinus Terbakar, Terancam 6 Tahun Penjara

Dua pemburu landak yang diduga memicu terjadinya kebakaran hutan pinus di Bukit Clirit Desa Kalibakung Kecamatan Kabupaten Tegal, Minggu (6/10), ditahan di sel


Nelayan yang Hilang di Tengah Laut, Belum Jelas Nasibnya

Nelayan yang Hilang di Tengah Laut, Belum Jelas Nasibnya

Warsum (45), warga Desa Prapag Kidul Kecamatan Losari Kabupaten Brebes yang diduga hilang di tengah Perairan Jongor Kabupaten Brebes, Selasa (8/10) siang, belum


Diduga Gelapkan Uang, Eks Ketua Paguyuban Pasar Buah dan Sayur Digiring ke Persidangan

Diduga Gelapkan Uang, Eks Ketua Paguyuban Pasar Buah dan Sayur Digiring ke Persidangan

Eks Ketua Paguyuban Pasar Buah dan Sayur Pemalang Cari Antoni menjalani sidang pertama pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Pemalang, Selasa (8/10).


Bolos lalu Diduga Pesta Miras, Sejumlah Pelajar Diamankan Polisi

Bolos lalu Diduga Pesta Miras, Sejumlah Pelajar Diamankan Polisi

Sejumlah pelajar dari dua sekolah terpaksa diamankan anggota Polsek Balapulang Polres Tegal, Senin (7/10) siang, sekitar pukul 13.00 WIB.


Qomar Empat Sekawan Dituntut Penjara Tiga Tahun

Qomar Empat Sekawan Dituntut Penjara Tiga Tahun

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut tiga tahun penjara terdakwa Nurul Qomar dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen pendidikan (surat keterangan lulus).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!