Lokal
Share this on:

Digugat Cerai, Suami Bacok Ibu dan Anak Balitanya

  • Digugat Cerai, Suami Bacok Ibu dan Anak Balitanya
  • Digugat Cerai, Suami Bacok Ibu dan Anak Balitanya

TERBARING – Kedua korban dirawat di Rumah Sakit Siaga Medika Pemalang. (istimewa/radar pemalang)

PEMALANG - Tak terima dicerai, Priyono (52), warga RT 2 RW 5 Dukuh Sijambu Desa Pecangakan Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang, membantai mantan istri dan anaknya. Pembantaian itu dilakukannya dengan sebilah golok di warung makan tempat mantan istrinya berjualan, Selasa (8/1) lalu, sekitar pukul 19.30 WIB.

Setelah melakukan aksi brutalnya itu, pelaku kabur dan masih diburu polisi. Sedangkan kedua korban, Eli Faidah (42) dan Rofiudin (5), masih mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Siaga Medika Pemalang. Faidah terluka syatan bagian di pelipis mata kiri dan pahanya, sedangkan Rofiudin di pelipis mata kanannya.

Salah seorang warga sekitar lokasi kejadian, Jenawi (44) menuturkan, sebelum kejadian dia sedang duduk di depan warung milik korban dan sempat ngobrol dengan pelaku. Saat ngobrol itulah pelaku melihat korban sedang menggendong anaknya di dalam warung.

“Entah kenapa tiba-tiba pelaku langsung masuk memburu isterinya," katanya.

Cerita itu dibenarkan saksi lainnya Rustanti (34), warga sekitar. Begitu pelaku masuk ke dalam warung, lanjutnya, tidak lama kemudian terdengar suara teriakan minta tolong. Dia dan Jenawi bermaksud masuk ke dalam warung menolong korban, namun pelaku malah mengancam dengan mengacungkan golok ke arahnya.

"Setelah itu dia kabur," ujarnya.

Saat berhasil masuk ke dalam warung, dia dan Jenawi melihat korban mengalami luka bacok di kepala dan pahanya, begitu juga anaknya. Setelah mengevakuasi korban, akhirnya kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Comal.

Dikonfirmasi kasus tersebut, Kapolsek Comal AKP Tarhim, Rabu (9/1), membenarkan kejadiannya. Kasus masih dalam proses penyelidikan. Pelakunya adalah mantan suami korban yang sudah digugat cerai istrinya beberapa bulan lalu.

"Pelaku dari semalam hingga sore belum pulang ke rumah, masih dalam pengejaran petugas," ujarnya.

Menurut dia, awalnya korban dibawa ke Puskesmas Purwoharjo untuk mendapatkan perawatan namun akhirnya dirujuk ke RSU Siaga Medika Pemalang. "Korban Eli Faidah mengalami luka di pelipis mata kiri dan paha sedangkan anaknya Rofiudin di pelipis sebelah kanan," jelas kapolsek.

Terpisah, Kapolres Pemalang AKBP Nona Pricillia Ohei membenarkan kejadian tersebut. Dia sudah mengerahkan anak buahnya untuk mengejar pelaku yang identitasnya sudah dikantongi.

”Sudah jelas siapa pelakunya, yakni mantan suami korban yang tak terima dicerai. Barang bukti dan sejumlah saksi sudah dimintai keterangan. Tim kami sudah bergerak memburu pelaku,” tegasnya.

Kapolres menceritakan, berdasarkan keterangan korban kepada petugas, peristiwa tragis itu terjadi saat korban sedang berjualan di warung makannya. Tiba-tiba pelaku masuk sambil membawa sebilah golok.

Sempat terjadi keributan sehingga korban dan anaknya yang masih kecil dibacok. Merasa nyawanya terancam, korban berteriak minta tolong, sedangkan pelaku langsung melarikan diri.

Peristiwa tersebut, imbuh kapolres, erat kaitannya dengan dendam pribadi. Pelaku sudah diceraikan sekitar tujuh bulan lalu. Karena tidak memiliki penghasilan, diduga pelaku masih tidak terima. Hingga akhirnya pelaku nekat menganiaya anak dan mantan istrinya tersebut.

“Atas perbuatanya, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan sanksi pidana hukuman di atas lima tahun penjara,” ujarnya. (sul/rid/wan/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Hujan Deras, Dua Rumah Warga Tiba-tiba Ambruk

Hujan Deras, Dua Rumah Warga Tiba-tiba Ambruk

Rumah milik Watro, 60, dan Zaenal Abidin, 45, warga RT 1 RW V Desa Sumbaga, Kecamatan Bumijawa, Sabtu (19/1) sekitar pukul 18.30 WIBambruk.


Sembilan Desa di Brebes dan Pemalang Terendam Banjir

Sembilan Desa di Brebes dan Pemalang Terendam Banjir

Curah hujan yang cukup tinggi di mingu-minggu ini perlu menjadi kewaspadaan bagi masyarakat.


Partai Hanura Sayangkan Surat Penundaan PAW KPU ke DPRD

Partai Hanura Sayangkan Surat Penundaan PAW KPU ke DPRD

Sejumlah kader dan simpatisan Partai Hanura Kota Tegal mendatangi kantor KPU Kota Tegal, Jumat (18/1).


Digulung Puting Beliung, 15 Bangunan Rusak

Digulung Puting Beliung, 15 Bangunan Rusak

Belasan rumah dan bangunan yang berada di Desa Selapura RT 01 dan RT 02 RW 01 Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal mengalami kerusakan cukup parah.


Diterjang Hujan dan Angin, Alun-alun Hanggawana Slawi Terendam Banjir

Diterjang Hujan dan Angin, Alun-alun Hanggawana Slawi Terendam Banjir

Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Tegal membuat ‎sejumlah pohon tumbang, Kamis (17/1).


Tegal Diterjang Hujan Badai, Tower Ambruk dan Sejumlah Wilayah Banjir

Tegal Diterjang Hujan Badai, Tower Ambruk dan Sejumlah Wilayah Banjir

Sejumlah daerah di wilayah Kota Tegal tergenang air dengan ketinggian hampir mencapai pinggang orang dewasa, menyusul hujan deras yang disertai angin kencang.


Dikeluhkan Warga Cemari Desanya, Limbah Beracun di Margasari Dicek

Dikeluhkan Warga Cemari Desanya, Limbah Beracun di Margasari Dicek

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal mengambil sampel udara dan air di kawasan pabrik pengolah limbah berbahaya dan beracun (B3).


Pura-pura Tanya Alamat, Dihipnotis lalu Emas dan Uang Dirampas

Pura-pura Tanya Alamat, Dihipnotis lalu Emas dan Uang Dirampas

Warga Desa Demangharjo Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal diresahkan dengan penipuan dengan hipnotis bermodus tanya alamat.


Sebelum Lakukan Penyerangan, Siswa SMK Lebih Dulu Pesta Miras

Sebelum Lakukan Penyerangan, Siswa SMK Lebih Dulu Pesta Miras

Satreskrim Polres Tegal Kota masih melakukan pemeriksaan maraton siswa SMK swasta yang terlibat penyerangan dan pengeroyokan pelajar lainnya, kemarin.


Cemari Lingkungan, Warga Minta Pabrik-pabrik Pengolah Limbah Ditutup

Cemari Lingkungan, Warga Minta Pabrik-pabrik Pengolah Limbah Ditutup

Bupati Tegal Umi Azizah mendatangi sejumlah pabrik penampungan dan pengolahan limbah B3 di Desa Karangdawa Kecamatan Margasari yang dikeluhkan warga setempat.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!