Lokal
Share this on:

Dijaga Ketat, Polisi Penembak Mati Nelayan Divonis 13 Tahun

  • Dijaga Ketat, Polisi Penembak Mati Nelayan Divonis 13 Tahun
  • Dijaga Ketat, Polisi Penembak Mati Nelayan Divonis 13 Tahun

TEGAL - Sidang ke-7 kasus penembakan yang dilakukan oknum anggota polisi aktif, hingga menyebabkan seorang warga tewas digelar, Selasa (13/2), dengan agenda pembacaan vonis. Dalam sidang kali ini majelis hakim memvonis terdakwa dengan pidana 13 tahun penjara.

Hakim ketua Elsa Lina Br. Purba mengatakan dalam persidangan sebelumnya menurut penasehat hukum terdakwa, majelis hakim tidak Objektif dalam dakwakan terhadap terdakwa. Selain itu, penasehat hukum terdakwa menyimpulkan terdakwa tidak sengaja telah menembakan ke korban Ragiman alias Warin karena terdesak.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Risky Fani Ardiyansah mendakwa terdakwa dengan pasal primernya, yakni pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun. Kemudian, terdakwa juga dijerat pasal sekunder, dengan pasal 351 ayat 2 KUHP yakni melukai berat orang lain.

"Majelis hakim berkesimpulan terdakwa adalah orang yang normal yang mampu bertanggung jawab atas perbuatannya," katanya.

Karenanya, majelis hakim telah menyatakan terdakwa telah terbukti bersalah dengan sengaja menghilangkan orang lain. Terdakwa dihukum 13 tahun penjara dikurangi masa tahanan yang sudah dijalani terdakwa.

"Pengembalian pistol akan dilakukan ke Polres Surakarta dan barang bukti berupa pakaian dan selongsong peluru agar dimusnahkan. Terdakwa juga harus membayar biaya persidangan Rp5.000," tegasnya.

Untuk diketahui majelis hakim memberi waktu terhadap JPU maupun terdakwa selama 7 (tujuh) hari atas putusan yang di bacakan majelis hakim. Apabila selama waktu 7 (tujuh) hari baik terdakwa maupun JPU tidak ada banding maka akan putusan majelis hakim tersebut memiliki kekuatan hukum tetap. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tol Brebes-Pemalang Diuji, Penerangan dan Rambu-rambu Masih Kurang

Tol Brebes-Pemalang Diuji, Penerangan dan Rambu-rambu Masih Kurang

Tol Brebes-Pemalang rencananya akan dioperasionalisasikan saat mudik tahun ini.


Dilindas Truk, Sales Teh Tewas Mengenaskan

Dilindas Truk, Sales Teh Tewas Mengenaskan

Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalur Pantura, tepatnya di depan Pos Polisi Krandon Kota Tegal, Senin (21/5) siang, sekitar pukul 13.00 WIB.


Ada Dua Titik Rest Area di Tol Brebes-Pemalang yang Dilengkapi ATM

Ada Dua Titik Rest Area di Tol Brebes-Pemalang yang Dilengkapi ATM

Jalur tol antara Brebes-Semarang rencananya akan mulai digunakan saat mudik tahun ini.


Lebaran Tahun Ini, Pensiunan PNS Dapat THR

Lebaran Tahun Ini, Pensiunan PNS Dapat THR

Pegawai negeri sipil (PNS) yang sudah purna atau pensiun, rencananya akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).


Polisi dan TNI Jaga Ketat Gereja di Kabupaten Tegal

Polisi dan TNI Jaga Ketat Gereja di Kabupaten Tegal

Polisi bersama TNI di Kabupaten Tegal menggelar patroli bersama ke sejumlah gereja untuk memastikan keamanan tempat ibadah itu, Minggu (13/5) sore.


Pasca Bom Bunuh Diri, Gereja-gereja di Kota Tegal Dijaga Ketat

Pasca Bom Bunuh Diri, Gereja-gereja di Kota Tegal Dijaga Ketat

Tak mau kecolongan aksi teror, Polres Tegal Kota memperketat penjagaan gereja-gereja di Kota Tegal.


Polisi Ketati Pengamanan dan Patroli di 18 Gereja

Polisi Ketati Pengamanan dan Patroli di 18 Gereja

Kepolisian meningkatkan pengamanan di gereja yang ada di wilayah Kabupaten Tegal menyusul terjadinya ledakan bom bunuh diri.


Tambah Pasokan Tebu, PG Pangkah Buka 4.000 Hektare Lahan Baru

Tambah Pasokan Tebu, PG Pangkah Buka 4.000 Hektare Lahan Baru

Pabrik Gula (PG) Pangkah Kabupaten Tegal bekerjasama dengan Perhutani untuk meningkatkan pasokan tebu seiring sudah dimulainya musim giling tahun ini.


Tak Mau Kecolongan, Polisi Geledah Barang Bawaan Tahanan

Tak Mau Kecolongan, Polisi Geledah Barang Bawaan Tahanan

Kerusuhan yang terjadi di Rutan Cabang Salemba di Mangga Dua mendapat perhatian serius dari jajaran penegak hukum.


Lima Pasangan Digedor Polisi

Lima Pasangan Digedor Polisi

Asyik berduaan di kamar kos, lima pasang yang diketahui bukan suami istri sah, Rabu (9/5) malam, digedor Satuan Sabhara Polres Tegal Kota.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!