• Home
  • Berita Lokal
  • Dikeroyok Oknum Pelajar SMK Swasta, Tiga Pelajar Masuk Rumah Sakit

Lokal
Share this on:

Dikeroyok Oknum Pelajar SMK Swasta, Tiga Pelajar Masuk Rumah Sakit

  • Dikeroyok Oknum Pelajar SMK Swasta, Tiga Pelajar Masuk Rumah Sakit
  • Dikeroyok Oknum Pelajar SMK Swasta, Tiga Pelajar Masuk Rumah Sakit

DIRAWAT – Salah seorang pelajar korban penganiayaan masih menjalani perawatan di rumah sakit. (teguh iman s/radartegal.com)

SLAWI - Aksi brutal oknum pelajar salahsatu SMK Swasta di Kecamatan Adiwerna memakan korban. Dua pelajar SMK Negeri 2 Slawi dan warga umum dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soesilo Slawi karena mengalami luka akibat sabetan benda tajam.

Adapun ketiga korban adalah, Muhamad Nur Jamaludin (19) warga Desa Pekauman Kulon RT 04 RW 01 Kecamatan Dukuhturi. Risqi Apriadi (17) pelajar SMK Negeri 2 Slawi Kelas XII, warga Desa Dukuhsalam RT 05 RW 01 Kecamatan Slawi dan Sahrul Amar Maulana (16) pelajar kelas XI TKR I SMK Negeri 2 Slawi, warga Dusun Cergomas RT 01 RW 07 Kelurahan Pakembaran Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal.

Penuturan saksi mata Mohamad Erwin warga Kota Tegal mengatakan, aksi brutal oknum pelajar sebuah SMK Swasta di Kecamatan Adiwerna terjadi, Rabu (15/11) pukul 15.00 WIB. Saat itu, dia bersama korban Muhamad Nur dari arah utara bermaksud ke selatan.

Sesampainya di Dukuh Jomblang Desa Dukuhwringin berpapasan dengan iring-iringan sepeda motor pelajar. Melihat itu, dia berhenti tapi lima oknum pelajar tersebut menghentikan laju sepeda motornya dan langsung memukuli mereka dengan helm.

Karena takut, sepeda motornya langsung di gas dan jatuh ke sawah. "Ada sekitar 20 anak menggunakan sepeda motor dari arah Selatan menuju ke Utara. Melihat temannya terluka, akhirnya langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan," akunya.

Hal sama juga dikatakan Warnoto, warga Slawi saat sedang duduk di warung melihat ada iring-iringan sepeda motor yang dikendarai oleh para pelajar dari arah Selatan ke Utara. Namun secara bersamaan, melintas sepeda motor yang dikendarai korban dari arah Timur ke Barat, tepatnya di Perum Kartika belakang kantor pemda.

Tujuh oknum pelajar mendatangi dua pelajar dari SMKN 2 Slawi dan langsung melakukan penganiayaan. "Selesai menganiaya pelajar di belakang Pemkab Tegal, mereka juga menganiaya seorang pelajar SMKN 2 Slawi lainnya di Tegalandong, hingga korban terkena sabetan benda tajam. Selesai menganiaya, rombongan pelajar ini langsung kabur. Sedang para korban penganiayaan dibawa ke rumah sakit," tambahnya.

Kapolsek Slawi, AKP Sunyarni membenarkan telah terjadi penganiayaan yang dilakukan oleh oknum pelajar SMK Swasta di Adiwerna. Kasus itu saat ini tengah ditangani oleh PPA Reskrim Polres Tegal. (guh/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Hari ke-4 Porprov, Kabupaten Tegal Raih 3 Emas dan 3 Perunggu

Hari ke-4 Porprov, Kabupaten Tegal Raih 3 Emas dan 3 Perunggu

Kontingen Kabupaten Tegal yang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2018 sudah meraih tiga medali emas dan tiga medali perunggu.


Hari Ketiga Porprov, Kota Tegal Baru Raih Tiga Emas

Hari Ketiga Porprov, Kota Tegal Baru Raih Tiga Emas

Memasuki hari ke-3 penyelenggaraan Pekan Olah Raga Provinsi (Poprprov) Jawa Tengah XV 2018, kontingen Kota Tegal telah berhasil meraih tiga medali emas.


Boncengan Tiga usai Ambil Ijazah, Seorang Pelajar Tewas Terlindas Truk

Boncengan Tiga usai Ambil Ijazah, Seorang Pelajar Tewas Terlindas Truk

Kecelakaan kembali terjadi Jalan Pantura Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Sabtu (20/10).


Belum Berizin, Tiga Minimarket Terancam Ditutup

Belum Berizin, Tiga Minimarket Terancam Ditutup

Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal menegaskan akan segera berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menutup sementara tiga minimarket.


Kepergok Panjat Tembok Rumah, Pencuri Babak Belur Dimassa

Kepergok Panjat Tembok Rumah, Pencuri Babak Belur Dimassa

RS (25), warga Dukuh Gintung Desa Harjosari Lor Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal menjadi bulan-bulanan warga, Rabu (17/10) dinihari WIB.


Puting Beliung Rusak yang Rusak Rumah Warga di Balapulang

Puting Beliung Rusak yang Rusak Rumah Warga di Balapulang

Memasuki peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, masyarakat di wilayah Kabupaten Tegal diminta mewaspadai terjadinya angin puting beliung.


Oknum PNS Brebes Pemilik Narkoba Terancam 15 Tahun Hingga Hukuman Mati

Oknum PNS Brebes Pemilik Narkoba Terancam 15 Tahun Hingga Hukuman Mati

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal melimpahkan berkas kasus narkoba yang menjerat oknum ASN Pemkab Brebes kepada Kejaksaan Negeri Tegal, Selasa (16/10) s


Diduga Korupsi Dana BOS Rp2,53 Miliar, Kepala SMK dan Wakilnya Ditahan

Diduga Korupsi Dana BOS Rp2,53 Miliar, Kepala SMK dan Wakilnya Ditahan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes menahan Kepala Sekolah (Kasek) dan Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SMK Kerabat Kita Bumiayu, Senin (15/10).


Rujukan BPJS Bikin Bingung, Pasien RSUD Brebes Turun 60 Persen

Rujukan BPJS Bikin Bingung, Pasien RSUD Brebes Turun 60 Persen

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes drg O’o Suprana keberatan dengan pemberlakuan uji coba sistem rujukan online BPJS Kesehatan.


Astaghfirullohaladzim, Bayi di Tegal Ini Menderita Hydrosephalus Sejak di Kandungan

Astaghfirullohaladzim, Bayi di Tegal Ini Menderita Hydrosephalus Sejak di Kandungan

Kiana Nawaliah, harus menanggung sakit karena menderita hydrosephalus di usianya yang baru 23 hari.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!