• Home
  • Berita Lokal
  • Dikumpulkan, Pengikut Sutrisno yang Ngaku Titisan Nabi Adam Diminta Tobat

Lokal
Share this on:

Dikumpulkan, Pengikut Sutrisno yang Ngaku Titisan Nabi Adam Diminta Tobat

  • Dikumpulkan, Pengikut Sutrisno yang Ngaku Titisan Nabi Adam Diminta Tobat
  • Dikumpulkan, Pengikut Sutrisno yang Ngaku Titisan Nabi Adam Diminta Tobat

DIKUMPULKAN - Suasana pertemuan antara muspika, pemerintah desa, Kemenag, MUI, pengikut, dan mantan pengikut Sutrisno, Senin (9/10) kemarin. (istimewa)

PANGKAH - 30 orang pengikut dan mantan pengikut ajaran Sutrisno (42), warga Desa Bogares Kidul Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal yang tengah diselidiki atas dugaan penistaan agama, dikumpulkan untuk mencegah penyebaran ajaran menyimpang. Mereka diminta membuat surat pernyataan untuk kembali ke ajaran yang benar.

Kapolsek Pangkah AKP Sehroni mengungkapkan, para pengikut dan mantan pengikut Sutrisno sudah dikumpulkan, Senin (9/10), untuk diklarifikasi terkait ajaran yang disampaikan Sutrisno.

"Kemarin sudah dikumpulkan dan diminta membuat surat pernyataan untuk kembali ke jalan yang benar," kata Sehroni, Selasa (10/10).

Dalam pertemuan yang digelar di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pangkah sejak pukul 13.00-16.00 WIB itu, terdapat 30 pengikut dan mantan pengikut Sutrisno yang hadir.

Dalam surat pernyataan yang dibuat, mereka menyatakan dengan sesungguhnya akan kembali melaksanakan ajaran Islam yang sesuai dengan Alquran dan sunah Nabi Muhamad SAW, baik akidah, ibadah, dan muamalah.

Sehroni mengungkapkan, dalam pertemuan, pengikut dan mantan pengikut Sutrisno menyampaikan keterangan terkait ajaran agama yang disampaikan Sutrisno dalam pengajian yang mereka ikuti.

"Kalau mantan pengikut mengatakan menyimpang. Sedangkan kata pengikut masih sesuai ajaran yang benar. Jadi bertolak belakang. Tapi yang jelas pengajian Sutrisno sudah dibubarkan," tandas Sehroni.

Sehroni menambahkan, selain jajaran muspika dan pemerintah desa, pertemuan tersebut juga melibatkan Kementerian Agama (Kemenag), MUI, dan pemimpin organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam.

Seperti diketahui, Sutrisno dilaporkan ke polisi oleh mantan pengikutnya karena diduga menyebarkan ajaran menyimpang. Selain itu, pria yang mengaku sebagai guru spiritual dan titisan nabi Adam ini juga diproses hukum karena mencabuli anak di bawah umur. (far/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Direhab Rp20 Miliar, Pedagang Pasar Margasari Minta Dipindah ke Sinderan

Direhab Rp20 Miliar, Pedagang Pasar Margasari Minta Dipindah ke Sinderan

Bupati Tegal Enthus Susmono mengaku akan mengakomodir keinginan para pedagang Pasar Margasari, yang meminta relokasi pasa.


Dorong Warga Hingga Tersiram Aspal Panas, Suami Kades Jadi Tersangka

Dorong Warga Hingga Tersiram Aspal Panas, Suami Kades Jadi Tersangka

Polisi menetapkan Imam Rojai (54), suami Kades Desa Dukuhtengah yang mendorong Nasori hingga tersiram aspal panas sebagai tersangka.


Bayi yang Ditemukan di Musala dengan Mulut Dilakban Membaik

Bayi yang Ditemukan di Musala dengan Mulut Dilakban Membaik

Bayi malang yang ditemukan warga di depan Musala Baitul Hikmah RT 5 RW 1 Desa Kajenengan Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal akan diadopsi.


Banding Ditolak, Eksekusi Supriyanto Tinggal Tunggu Waktu

Banding Ditolak, Eksekusi Supriyanto Tinggal Tunggu Waktu

Tim Pidana Umum Kejari Tegal hingga kini masih menunggu kabar MA terkait eksekusi terhadap terdakwa H Supriyanto, yang kesandung kasus tindak perzinaan.


Amankan Gereja, Polres Slawi Siagakan 280 Personel

Amankan Gereja, Polres Slawi Siagakan 280 Personel

Menghadapi libur mudik panjang Natal dan Tahun Baru dipastikan lintasan tol transjawa yang berada di wilayah hukum Polres Tegal tidak difungsikan.


Kronologi Meninggalnya Bayi 7 Bulan di Brebes setelah Ditolak Berobat di Puskesmas

Kronologi Meninggalnya Bayi 7 Bulan di Brebes setelah Ditolak Berobat di Puskesmas

Icha Selvia bayi yang masih berusia tujuh bulan meninggal dunia, Sabtu (9/12) lalu.


Jika Menyalahi SOP, Petugas Puskesmas Terancam Sanksi Tegas

Jika Menyalahi SOP, Petugas Puskesmas Terancam Sanksi Tegas

Kepala Puskesmas Sidamulya dr Arlinda akan langsung menindaklanjuti dengan pengecekan ke bagian pelayanan yang menerima pendaftaran sang bayi.


Istri Nasori yang Minta Suami Kades Diproses Hukum

Istri Nasori yang Minta Suami Kades Diproses Hukum

Nasori warga yang terkena aspal panas setelah didorong oleh Imam Rojai, suami kades Dukuh Tengah, meminta polisi memproses hukum.


Dinkes Kabupaten Tegal Waspadai Ancaman Wabah Difteri

Dinkes Kabupaten Tegal Waspadai Ancaman Wabah Difteri

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal mewaspadai munculnya kasus difteri yang saat ini tengah mewabah di sejumlah daerah dalam beberapa hari terakhir.


Asyik Pesta Miras Oplosan, Empat Anak Punk Diamankan Polisi

Asyik Pesta Miras Oplosan, Empat Anak Punk Diamankan Polisi

Diketahui sedang pesta obat batuk oplosan yang melebihi dosis, empat anak punk yang biasa malak di pertigaan lampu merah Petarukan dicokok polisi.



Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!