• Home
  • Berita Lokal
  • Dinas Sebut Spanduk "Jangan Tambah Penderitaan Kami" Bukan Dipasang Pedagang

Lokal
Share this on:

Dinas Sebut Spanduk "Jangan Tambah Penderitaan Kami" Bukan Dipasang Pedagang

  • Dinas Sebut Spanduk "Jangan Tambah Penderitaan Kami" Bukan Dipasang Pedagang
  • Dinas Sebut Spanduk "Jangan Tambah Penderitaan Kami" Bukan Dipasang Pedagang
  • Dinas Sebut Spanduk "Jangan Tambah Penderitaan Kami" Bukan Dipasang Pedagang
  • Dinas Sebut Spanduk "Jangan Tambah Penderitaan Kami" Bukan Dipasang Pedagang

PEMALANG - Spanduk "Jangan Tambah Penderitaan Kami" muncul di dekat lokasi pembangunan Pasar Randudongkal. Foto spanduk itu bahkan sempat diposting sejumlah akun media sosial dan mengundang beragam komentar warganet di Pemalang.

Kepala Diskoperindag Hepi Priyanto saat ditanyai pendapatnya mengenai spanduk itu, mengatakan sudah mengetahui. Namun menurutnya itu bukan dipasang oleh pedagang sendiri. Sebab komunikasi dengan para pedagang selama ini sudah terjalin secara terbuka, termasuk progres lanjutan pembangunan pasar itu sudah disampaikan kepada paguyuban.

"Itu yang bikin pasti bukan komponen pedagang," katanya lewat pesan tertulis kepada reporter radartegal.com, Minggu (13/10).

Saat ditanyakan lagi indikasi siapa oknum yang memasang bila bukan pedagang dan dengan tujuan apa, dirinya menjawab tidak tahu.

"Wah nggak mudeng," ujarnya.

Menurut Hepi, yang dibutuhkan pedagang saat ini adalah pekerjaan bisa segera dilanjut, bukan yang lain. Dan pihak paguyuban pasar setempat pun sudah ikut mengawal prosesnya.

Dijelaskan, pembangunan lanjutan Pasar Randudongkal masih dalam proses lelang. Bila sesuai jadwal minggu ketiga Oktober ini sudah muncul pemenang. Sehingga setelahnya pekerjaan bisa langsung dimulai.

Untuk lelang lanjutan Pasar Randudongkal dianggarkan sebesar Rp50 miliar. Nantinya sesuai rancangan kapasitas pasar akan mampu menampung 900 pedagang. Dengan rincian 200 unit kios, dan 700 los. Juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti MCK dan kantor. (sul/ima)

Berita Sebelumnya

Dewan Kunjungi 18 Kecamatan
Dewan Kunjungi 18 Kecamatan

Berita Sejenis

Berstatus Waspada, Gunung Slamet Dipasang Alat Pemantau Kegempaan

Berstatus Waspada, Gunung Slamet Dipasang Alat Pemantau Kegempaan

Hingga kini status waspada atau level 2 Gunung Slamet belum dicabut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).


RSUD Suradadi dan Dinas Kesehatan Naik Status, Jadi Apa?

RSUD Suradadi dan Dinas Kesehatan Naik Status, Jadi Apa?

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tegal meminta pada RSUD Suradadi dan Dinas Kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Wali Kota Tegal wanti-wanti Pedagang Tak Gunakan Jasa Rentenir

Wali Kota Tegal wanti-wanti Pedagang Tak Gunakan Jasa Rentenir

Para pedagang dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Tegal diminta untuk tidak lagi menggunakan jasa rentenir untuk mendapatkan permodalannya.


Pedagang Asongan dan Pemulung Ikut Upacara

Pedagang Asongan dan Pemulung Ikut Upacara

Komandan Lanal Tegal memimpin upacara sederhana memperingati Hari Pahlawan di Rumah Riani Pengelola Daerah Pembinaan


Diduga Mark Up Harga Fingerprint, 3 Pejabat Dikbud Diperiksa Kejaksaan

Diduga Mark Up Harga Fingerprint, 3 Pejabat Dikbud Diperiksa Kejaksaan

Kejaksaan Negeri Slawi memeriksa tiga pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal


Di Balik Warung Esek-esek Tepi Pantura dan Misteri Kematian Rini

Di Balik Warung Esek-esek Tepi Pantura dan Misteri Kematian Rini

Pasca penemuan mayat Marni alias Rini (45), aktivitas pedagang di jalur pantura berjalan seperti biasa.


Jika Mutu Pekerjaan Jelek, Pemkab Tak Beri Toleransi

Jika Mutu Pekerjaan Jelek, Pemkab Tak Beri Toleransi

Bupati Tegal didampingi kepala Dinas Pekerjaan Umum melakukan inspeksi mendadak proyek peningkatan Jalan Sumbaga-Cawitali.


Nikah Massal, Target 100 Baru Masuk 31 Pasang

Nikah Massal, Target 100 Baru Masuk 31 Pasang

Pemerintah Kota Tegal melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menargetkan 100 pasangan akan dinikahkan secara massal.


Proyek Pasar Buah dan Sayur Dilanjutkan, Pedagang Berharap Lancar

Proyek Pasar Buah dan Sayur Dilanjutkan, Pedagang Berharap Lancar

Setelah sempat berhenti akibat putus kontrak, pembangunan pasar buah dan sayur Pemalang kini dilanjutkan lagi.


Lesehan Temui Pedagang, Jumadi Janji Perda Retribusi Dikaji Ulang

Lesehan Temui Pedagang, Jumadi Janji Perda Retribusi Dikaji Ulang

Aksi dmonstrasi peedagang Pasar Pagi Blok ATegal akhirnya ditemui Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi, Senin (4/11).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!