Lokal
Share this on:

Dinilai Hamburkan Uang, Gedung MPP Diminta Dikaji Ulang

  • Dinilai Hamburkan Uang, Gedung MPP Diminta Dikaji Ulang
  • Dinilai Hamburkan Uang, Gedung MPP Diminta Dikaji Ulang

FOTO: Catur Buan Zanbika

SLAWI - Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) yang rencananya akan dibangun Pemkab Tegal di wilayah Slawi supaya dikaji ulang. Pembangunan gedung itu dinilai hanya menghambur-hamburkan uang semata.

Hal ini diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tegal Catur Buan Zanbika, Kamis (7/11).

Menurut Catur, pembentukan MPP tidak harus membangun gedung. MPP bisa dilakukan di pusat perbelanjaan atau tempat publik lainnya. Hal itu berkaca pada Pemerintah Daerah Kota Bekasi. Catur menyebut, di kota itu, MPP berada di salah satu pusat perbelanjaan atau mal. Jumlah stan pelayanan yang disediakan sebanyak 107.

"Jadi, tidak harus membangun gedung untuk MPP. Bisa dilakukan di mal. Pihak mal juga bisa diuntungkan karena banyaknya pengunjung," sarannya.

Catur menjelaskan, pembentukan MPP bertujuan untuk mendekatkan pelayanan terhadap masyarakat. Artinya, masyarakat bisa melakukan kepengurusan izin dan pelayanan lainnya di satu tempat di lokasi berkumpulnya banyak orang. Dengan sistem MPP di pusat perbelanjaan, kantor pelayanan tetap berjalan untuk melayani masyarakat.

"Anggaran untuk pembangunan gedung MPP Rp15 miliar. Ini harus dikaji ulang sehingga anggaran bisa dialihkan untuk kebutuhan lainnya," sambungnya.

Dia menambahkan, pemkab memiliki aset bangunan yang berada di pusat perbelanjaan, yakni Banjaran Permai (BP). Supermarket itu telah habis masa sewanya di tahun ini, karena perjanjian sewanya hanya 20 tahun. Bangunan yang berada di pusat keramaian itu bisa digunakan untuk MPP. Selain menghemat anggaran, bangunan itu lokasinya sangat strategis.

"Bangunan itu bisa dimanfaatkan jika memang sewanya tidak diperpanjang," pungkasnya. (yer/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sebelum Ditemukan Jadi Tengkorak, Ibu Muda Itu Sempat Pinjam Uang

Sebelum Ditemukan Jadi Tengkorak, Ibu Muda Itu Sempat Pinjam Uang

Lily Andriani (23), warga Desa Losari Lor Kecamatan Losari Kabupaten Brebes yang ditemukan sudah menjadi mayat di pekarangan kosong dilaporkan hilang sejak Juni


Gedung Dewan Segera Dibangun

Gedung Dewan Segera Dibangun

Setelah sempat mengalami gagal lelang, pembangunan tahap dua Gedung DPRD Kabupaten Pemalang di Jalan Perintis Kemerdekaan akhirnya akan segera dimulai.


Pasar Beras Sepi, Pemkab Kaji Ulang

Pasar Beras Sepi, Pemkab Kaji Ulang

Kondisi Pasar Beras Kabupaten Pemalang di Jalan Slamet Riyadi cukup sepi.


Siswa Sisihkan Uang Saku, Bagi Kacamata Gratis

Siswa Sisihkan Uang Saku, Bagi Kacamata Gratis

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 10 Tegal membagikan kacamata gratis. Kacamata itu dibagikan untuk siswa yang memiliki ganguan penglihatan.


Wali Kota Tegal wanti-wanti Pedagang Tak Gunakan Jasa Rentenir

Wali Kota Tegal wanti-wanti Pedagang Tak Gunakan Jasa Rentenir

Para pedagang dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Tegal diminta untuk tidak lagi menggunakan jasa rentenir untuk mendapatkan permodalannya.


Siswa SMA Negeri 2 Tegal Saling Lempar Bubuk Warna, Ada Apa?

Siswa SMA Negeri 2 Tegal Saling Lempar Bubuk Warna, Ada Apa?

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri (N) 2 Tegal memperingati puncak Hari Ulang Tahun ke- 39 di Lapangan SMA Negeri 2 Tegal, Kota Tegal.


Desa Mindaka Masuk Pengawasan Bawaslu

Desa Mindaka Masuk Pengawasan Bawaslu

Maraknya politik uang di setiap perhelatan pesta demokrasi disikapi secara serius oleh Bawaslu.


Sisihkan Uang Belanja, Emak-emak Desa Jejeg Bantu Korban Angin Puting Beliung

Sisihkan Uang Belanja, Emak-emak Desa Jejeg Bantu Korban Angin Puting Beliung

Emak-emak di Desa Jejeg, Kecamatan Bumijawa sepakat menyisihkan rezekinya untuk membantu warga yang sedang tertimpa bencana.


Lesehan Temui Pedagang, Jumadi Janji Perda Retribusi Dikaji Ulang

Lesehan Temui Pedagang, Jumadi Janji Perda Retribusi Dikaji Ulang

Aksi dmonstrasi peedagang Pasar Pagi Blok ATegal akhirnya ditemui Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi, Senin (4/11).


Penutupan Pabrik Gamping di Margasari Harus Ditinjau Ulang

Penutupan Pabrik Gamping di Margasari Harus Ditinjau Ulang

Kabar tentang rencana penutupan pabrik gamping di Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, semakin ramai diperbincangkan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!